From: Haris "Räikkönen" <[EMAIL PROTECTED]> 
Date: Thu Dec 22, 2005  5:29 am 
Subject: Tany: rapat lurus shaf 
Assalamu 'alaikum wr wb
ana mo tanya,
yang dimaksud rapat shaf itu bagaimana? apa samping kanan kiri kaki 
rapat dengan jamaah di sebelahnya? atau bisa rapat antara sesama 
bahu jamaah?
dan bagaimana dengan lurus shaf? apa lurus sesama jari kaki? ato 
lurus sesama tumit kaki??
syukran
===================

Dari Jabir ibn Samrah, dia berkata: "Rasulullah SAW, 
bersabda: "Tidakkah Kalian berbaris seperti ketika para malaikat 
berbaris dihadapan Tuhannya? "Kami berkata : "Wahai Rasulullah, 
bagaimana para malaikat berbaris ketika menghadap Tuhan 
mereka ?"Beliau bersabda : "Mereka menyempurnakan shaf sebaris demi 
sebaris. Mereka juga meluruskan shaf-shaf tersebut." (Diriwayatkan 
oleh Muslim didalam al Shahih nomor 430, al nasaa'ii didalam al 
Mujtaba (II/72) dan Ibn Khuzaimah didalam al shahih nomor 1544).
   
  Abu Ubaiday Masyur ibn Hasan Ibn Mahmud Ibn Salman berkata :
   
  " Ada keyakinan kebanyakan kaum muslimin bahwa yang dimaksud 
dengan meluruskan shaf shalat itu hanya dengan meluruskan bahu 
antara jamaah saja. Mereka tidak mengetahui bahwa yang dimaksud 
dengan meluruskan shaf shalat juga dengan meluruskan kaki."
   
  Dari Anas, dari Rasulullah SAW, beliau telah bersabda: "Dirianlah 
(luruskanlah) shaf-shaf Kalian. Karena sesungguhnya aku bisa melihat 
Kalian dari belakang punggungku."
   
  Anas berkata : "Aku telah melihat salah seorang dari kami 
menempelkan bahunya ke pundak yang lain, juga menempelkan tumitnya 
dengan kaki yang lain .Jika kamu akan mempraktekkan hal ini dizaman 
sekarang, pasti Kamu akan menjumpai salah seorang dair mereka 
seperti keledai yang tidak bisa diam."
  (Diriwayatkan oelah Abu Ya'la didalam al Musnad nomor 3720, al 
Mukhlish didlaam al Fawaaid (I/10/2), Sa'id ibn Manshur didalam al 
Sunan, dan al Ismaili sebagaimana didalam Fath al Baari (II/211).
   
  Al Nu'man berkata : "Lantas aku melihat seseorang menempelkan 
bahunya dengan bahu temannya, menempelkan lututnya dengan lutut 
temannya dan menempelkan mata kakinya dengan mata kaki temannya.
 "( Diriwayatkan oleh Abu Dawud nomor 396, Ahmad didalam al Musnad 
(IV/276), dan al Daulabi didalam al Kunaa wa al Asmaa' (II/86) 
dengan sanad yang shahih)
   
  Hendaklah dihindari merenggangkan kedua kaki. Jalan satu-satunya 
adalah dengan mengisi ruang kosong tersebut. Oleh karena itu para 
jamaah juga harus menempelkan bahu dengan bahu temannya. Coba 
perhatikan masalah ini !
   
  Demikianlah
   
  Semoga membantu
   
  Assalamualaikum 
   





------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
Join modern day disciples reach the disfigured and poor with hope and healing
http://us.click.yahoo.com/lMct6A/Vp3LAA/i1hLAA/TXWolB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

------------------------------------------------------------------------
Website Islam pilihan anda.
http://www.assunnah.or.id
http://www.almanhaj.or.id
Website kajian Islam -----> http://assunnah.mine.nu
Berlangganan: [EMAIL PROTECTED]
Ketentuan posting : [EMAIL PROTECTED]
------------------------------------------------------------------------ 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/assunnah/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 


Kirim email ke