>From: nazar suhut <[EMAIL PROTECTED]>
>Date: Fri Jan 27, 2006  7:30 pm
>Subject: Tanya : Masuk Masjid Muazzin Sedang Adzan
>Assalamualaikum warahmatullahi wabarokatuh
>Ana mau tanya tentang :
>Pada saat kita masuk mesjid dan mendapati muazzin
>sedang adzan sering sy jumpai orang yang baru datang
>tidak langsung sholat tahhiyatul masjid melainkan
>berdiri sejenak menunggu adzan selesai ,sebab ada
>sebagian paham yang mengatakan agar para makmun
>menghormati orang yang sdg adzan.Bagaimanakah yang
>disyariatkan?
>Syukron

Alhamdulillah,
Kemungkinan maksud dari orang-orang yang baru masuk masjid dan 
berdiri ketika muadzin sedang adzan sebenarnya adalah mereka sedang 
menunggu dan menjawab adzan sselesai, setelah itu baru mereka 
melakukan shalat Tahiyatul Masjid, seperti yang dijelaskan oleh 
Syaikh Muhammad bin Shalih Al-Utsaimin.

Pertanyaan.
Syaikh Muhammad bin Shalih Al-Utsaimin ditanya : Apabila seorang 
masuk masjid dan muadzin sedang mngumandangkan adzan, maka apakah 
yang harus ia lakukan ?

Jawab.
Hendaknya ia menjawab adzan, kemudian membaca do'a setelah adzan 
kemudian mengerjakan shalat tahiyatul masjid kecuali sebagian ulama 
yang mengecualikan.

Siapa yang masuk masjid dan muadzin sedang mengumandangkan adzan 
kedua (pada hari jum'at), maka ia shalat tahiyatul masjid untuk 
kemudian mendengarkan khutbah disebabkan karena mendengarkan khutbah 
adalah wajib sedangkan menjawab adzan bukanlah wajib, menjaga yang
wajib lebih utama daripada menjaga yang tidak wajib.

[Majmu Fatawa Arkanil Islam edisi Indonesia Majmu' Fatawa Bab 
Ibadah, Pustaka Arafah]

Catatan:
Dari penjelasan di atas, dapat saya sampaikan sebagai berikut:

Apabila kita masuk masjid sedang adzan waktu jum'at sedang 
dikumandangkan, maka kita tidak perlu menjawab adzan dan menunggu 
adzan sampai selesai, tetapi kita langsung shalat tahiyatul masjid
untuk kemudian mendengarkan khutbah Jum'at.

Akan tetapi jika kita masuk masjid sedang adzan shalat fardhu sedang 
dikumandangkan, maka sebaiknya kita menjawab adzan dan membaca do'a 
setelah adzan selesai, kemudian shalat tahiyatul masjid.

Contoh lain : Apabila kita masuk masjid sebelum adzan 
dikumandangkan, misalnya; jam 11.30 yang pertama kita lakukan adalah 
shalat tahiyatul masjid, kemudian apabila adzan waktu dzuhur sudah
dikumandangkan baru kita melaksanakan shalat qabliyah. 
Wallahu 'alam

Dan saya salinkan sunnah-sunnah dalam adzan dari situs 
http://www.almanhaj.or.id semoga bermnafaat

SUNNAH-SUNNAH DALAM ADZAN

Oleh
Syaikh Khalid al Husainan



Sunnah-sunnah yang berkaitan dengan adzan ada lima: seperti yang disebutkan 
oleh Ibnul Qayyim dalam Zaadul Ma’ad.

[1]. Sunnah Bagi Orang Yang Mendengar Adzan Untuk Menirukan Apa Yang 
Diucapkan Muadzin Kecuali Dalam lLfadz.

"Hayya 'alash-shollaah, Hayya 'alash-shollaah"

Maka ketika mendengar lafadz itu maka dijawab dengan lafad.

"Laa hawla walaa quwwata illa billahi"

“Tidak ada daya dan kekuatan kecuali dengan pertolongan Allah "[HR. 
Al-Bukhari dan Muslim no. 385.]

Faedah Dari Sunnah Tersebut
‘Sesungguhnya (sunnah tersebut (yaitu menjawab adzan) akan menjadi sebab 
engkau masuk surga, seperti dalil yang tercantum dalam Shahih Muslim (no. 
385. Pent)

[2]. Setelah Muadzin Selesai Mengumandangnkan Adzan, Maka Yang Mendengarnya 
Mengucapkan[1]

“Dan aku bersaksi bahwa tiada Tuhan melainkan Allah Yang Maha Esa tiada 
sekutu bagiNya, dan aku bersaksi bahwasannya Muhammad adalah hambaNya dan 
RasulNya. Aku ridho kepada Allah sebagai Rabb dan Islam sebagai agama(ku) 
dan Muhammad sebagai Rasul” [HR. Muslim 1/240 no. 386]

Faedah Dari Sunnah Tersebut
Dosa-dosa akan diampuni sebagaimana apa yang terkandung dalam makna hadits 
itu sendiri.

[3]. Membaca Shalawat Kepada Rasulullah Shallallahu 'Alaihi wa salam setelah 
selesai menjawab adzan dari muadzin dan menyempurnakan shalawatnya dengan 
membaca shalawat Ibrahimiyyah dan tidak ada shalawat yang lebih lengkap dari 
shalawat tersebut.

Dalilnya adalah sabda Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam.

"Artinya : Apabila kalian mendengar muadzin maka ucapkanlah seperti apa yang 
diucapkannya lalu bershalawatlah untukku karena sesungguhnya orang yang 
bershalawat untukku satu kali, maka Allah akan bershalawat untuknya sepuluh 
kali" [HR. Muslim 1/288 no. 384)]

Faedah Dari Sunnah Tersebut
Sesungguhnya Allah bershalawat atas hambaNya 10 kali

Makna bahwasanya Allah bershalawat atas hambaNya adalah Allah memuji 
hambaNya di hadapan para malaikat.

Sedangkan shalawat Ibrahimiyah adalah :

“Artinya : Ya Allah, berikanlah shalawat kepada Muhammad dan keluarga 
Muhammad, sebagaimana Engkau telah memberikan shalawat kepada Ibrahim dan 
keluarga Ibrahim. Sesungguhnya Engkau Mahaterpuji dan Mahamulia. Berikanlah 
berkah kepada Muhammad dan keluarga Muhammad, sebagaimana Engkau telah 
memberi berkah kepada Ibrahim dan keluarga Ibrahim. Sesungguhnya Engkau 
Mahaterpuji dan Mahamulia.” [HR. Bukhari dalam Fathul Baari 6/408, 4/118, 
6/27; Muslim 2/16, Ibnu Majah no. 904 dan Ahmad 4/243-244 dan lain-lain dari 
Ka’ab bin Ujrah]

[4]. Mengucapkan Doa Adzan Setelah Bershalawat Kepada Nabi Shallallahu 
'alaihi wa sallam

Ã"Artinya :Ya Allah, Tuhan Pemilik panggilan yang sempurna (adzan) ini dan 
shalat (wajib) yang didirikan. Berilah al-Wasilah (derajat di Surga), dan 
al-fadhilah kepada Muhammad Shalallahu 'alaihi wa sallm. Dan bangkitkan 
beliau sehingga bisa menempati kedudukan terpuji yang Engkau janjikan.” [HR. 
Bukhary no. 614, Abu Dawud no. 529, At-Tirmidzi no. 211, an-Nasaa’I 2/26-27. 
Ibnu Majah no. 722). adapun tambahan "Sesungguhnya Engkau Tidak pernah 
menyalahi janji" Ttidak boleh diamalkan karena sanadnya lemah. Lihat Irwa’ul 
Ghalil 1/260,261]

Faedah Dari Doa Tersebut
Barangsiapa yang mengucapkannya (doa tersebut) maka dia akan memperoleh 
syafa’at dari Nabi Shallallahu 'alaihi wa sallam

[5]. Berdoa Untuk Dirinya Sendiri, Dan Meminta Karunia Allah Karena Allah 
Pasti Mengabulkan Permintaannya.

Berdasarkan sabda Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam

“Artinya : Ucapkanlah seperti apa yang mereka (para muadzdzin) ucapkan dan 
jika engkau telah selesai, mohonlah kepadaNya, niscaya permohonanmu akan 
diberikan.” [Lihat Shahihul Wabili Shayyib oleh Syaikh Salim bin Ied 
Al-Hilaly, hal: 183]

Apabila sunnah-sunnah ketika mendengar adzan dikumpulkan, maka seorang 
muslim telah melaksanakannya sebanyak 25 sunnah.

SUNNAH-SUNNAH DALAM IQAMAH

Sunnah-sunnah saat iqamah sama dengan sunnah-sunnah pada adzan yaitu pada 
empat point yang pertama. Hal ini sesuai dengan Fatawa Lajnah ad Daimah lil 
Buhuts ‘Ilmiyyah wal Ifta’. Apabila dijumlah secara keseluruhan terdapat 20 
sunnah iqamah pada setiap shalat wajib.

Faidah :
Merupakan sunnah bagi yang mendengar iqomah untuk menirukan orang yang 
iqamah kecuali pada lafadz

"Hayya 'alash-shollaah, Hayya 'alash-shollaah"

Ketika mendengar lafadz itu, dijawab dengan lafadz

"Laa hawla walaa quwwata illa billahi"

“Artinya : Tidak ada daya dan kekuatan kecuali dengan pertolongan Allah" 
[HR. Muslim no. 385.]

Kemudian ketika ucapan

"Qod qoomatish shalah"

Hendaknya menirukannya dan tidak boleh mengucapkan

"Aqoomahaa Allahu wa adaamaha"

Karena ucapan itu berdasarkan hadits yang dhaif"
[Lajnah ad Daimah lil Buhuts ‘Ilmiyyah wal Ifta’]

[Disalin dari kitab Aktsaru Min Alfi Sunnatin Fil Yaum Wal Lailah, edisi 
Indonesia Lebih Dari 1000 Amalan Sunnah Dalam Sehari Semalam, Penulis Khalid 
Al-Husainan, Penerjemah Zaki Rachmawan]
_________
Foote Note
[1]. Ada yang berpendapat, dibaca sesudah muadzdzin membaca syahadat. Lihat 
Ats-Tsamarul Musthaahb fii Fiqhis Sunnah wal Kitaab hal. 172-185 oleh Syaikh 
Al-Albani rahimahullah

_________________________________________________________________
FREE pop-up blocking with the new MSN Toolbar - get it now! 
http://toolbar.msn.click-url.com/go/onm00200415ave/direct/01/






------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
Join modern day disciples reach the disfigured and poor with hope and healing
http://us.click.yahoo.com/lMct6A/Vp3LAA/i1hLAA/TXWolB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

------------------------------------------------------------------------
Website Islam pilihan anda.
http://www.assunnah.or.id
http://www.almanhaj.or.id
Website kajian Islam -----> http://assunnah.mine.nu
Berlangganan: [EMAIL PROTECTED]
Ketentuan posting : [EMAIL PROTECTED]
------------------------------------------------------------------------ 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/assunnah/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 


Kirim email ke