-----Original Message-----
From: [email protected] [mailto:[EMAIL PROTECTED] On
Behalf Of Hari
Sent: Monday, January 30, 2006 3:31 PM
To: [email protected]
Subject: Re: [assunnah] Solat Jenazah Ghaib

Wa'allaikumsalam warohmatulloh wabarokatuh

Ibnu Tameem wrote:
> Assalamualaikum warohmatullahi wabarokatuh,
>
> Ana difahamkan bahawa rasulullah ada melakukan solat jenazah di
> atas.
> Ana memerlukan penerangan sama ada solat tersebut dilakukan oleh
> beliau semasa jenazah maseh belum dikebumikan atau setelah ia nya
> dikebumikan.
>
> Jawapan antum ana dahului dengan ucapan Jazakumullahu khair.


Assalamuallaikum Warahmatullah Wabarakatuhu...

Ikhwan Ibnu Tameem

Ana coba berbagi ilmu yang insya Allah bermanfaat...

Menshalati jenazah serang muslim adalah Fardhu Kifayah, karena nabi shalallahu 
'allaihi wassalam telah memerintahkannya.

Orang yang meninggal di suatu negri yang tidak ada orang yang menshalatinya. 
Maka orang ini dapat dishalati oleh sekelompok kaum muslimin dengan cara shalat 
ghaib.

Nabi shalallahu 'allaihi wassalam pernah melaksanakan shalat ghaib terhadap 
raja Najasyi.

Diriwayatkan oleh Abu Hurairah radhiyallahu anhu,
"Sesungguhnya Rasullullah shalallahu 'allaihi wassalam mengabarkan kepada 
manusia sebuah berita kematian (dan pada saat itu Beliau shalallahu 'allaihi 
wassalam sedang berada di Madinah) An-Najasyi (Ashhamah) (pemimpin Habasyah) 
pada hari kematiaannya.

Rasulullah shalallahu 'allaihi wassalam bersabda :

"Sesungguhnya saudara kalian telah meninggal"

Dalam riwayat lain disebutkan,
"Pada hari ini telah meninggal seorang hamba Allah yang shalih. (diluar 
negrimu, maka berdirilah dan shalatilah dia). Mereka bertanya, 'siapakah dia ya 
Rasulullah'? Beliau shalallahu 'allaihi wassalam bersabda, 'An-Najasyi'. Dan 
Beliau shalallahu 'allaihi wassalam bersabda, 'Mohonlah ampunan untuk saudara 
kamu'."

Abu Hurairah radhiyallahu anhu berkata, Nabi shalallahu 'allaihi wassalam 
membawa mereka keluar mushalla (dalam riwayat lain, "keluar ke Baqi"), 
(kemudian Beliau shalallahu 'allaihi wassalam maju dan mereka membuat shaf 
dibelakangnya) (sebanyak dua shaf), (Abu Hurairah berkata, "Kami membuat shaf 
dibelakangnya seperti shaf shalat jenazah, dan kami shalat sebagaimana kami 
menshalati jenazah), (kami tidak mengetahui caranya selain cara menshalati 
jenazah yang ada dihadapan kami), (dia berkata, "Nabi shalallahu 'allaihi 
wassalam mengimami kami dan menshalatinya), dan bertakbir (atasnya) empat kali 
takbir, (dan dikatakan kepadanya, "Wahai Rasulullah, engkau menshalati hamba 
Habasyah (An-Najasyi)?". Maka Allah Subhanahu wa Ta'ala menunrunkan ayat, "Dan 
sesungguhnya di antara ahli kitab ada yang beriman kepada Allah."

Ibnu Qayyim berkata dalam kitabnya Zaadud Ma'ad (1/205-206), "Bukan termasuk 
petunjuk Beliau shalallahu 'allaihi wassalam atau sunnahnnya untuk melakukan 
shalat ghaib bagi setiap orang yang meninggal di tempat lain. Sejumlah besar 
kaum muslimin meninggal di negri lain namun Beliau shalallahu 'allaihi wassalam 
tidak menshalati mereka. Sekiranya mereka melakukan niscaya hal ini akan 
dinukil dari mereka secara mutawattir.

Berbeda dengan kondisi sekarang ini, apa yang dilakukan oleh kebanyakan kaum 
muslimin dewasa ini, yakni melakukan shalat ghaib untuk setiap jenazah yang 
tidak sempat dia ikut menshalatinya sebelum dimakamkan. Terutama apabila orang 
yang meninggal itu memiliki nama dan popularitas, meskipun hanya dari sisi 
politik semata dan tidak dikenal memiliki integritas dan loyalitas terhadap 
Islam.

Apa yang telah kami katakan ini dapat diyakini bahwa sikap ini adalah bid'ah 
yang tidak dapat diragukan lagi bagi seorang yang mengetahui sunnah Rasulullah 
shalallahu 'allaihi wassalam dan madzhab salaf.

Dinukil dari : "Ringkasan Hukum Jenazah"
Karya        : Syaikh Muhammad Nasirudin Al-Albani
Judul asli   : "Talkish Ahkam Al Janaiz"
Penerbit     : Pustaka Azam

Penjelasan :

Rasulullah shalallahu 'allaihi wassalam melaksanakan shalat ghaib untuk raja 
An-Najasyi disebabkan, raja An-Najasyi adalah seorang ahli kitab sehingga tidak 
ada yang menshalati, namun sebagaimana firman Allah Ta'ala bahwa diantara ahli 
kitab ada juga yang beriman kepada Allah sehingga Rasulullah shalallahu 
'allaihi wassalam melakukan shalat ghaib sebagaimana shalat ghaib kepada 
jenazah kaum muslimin.

Wallahu a'lam bissowab
Wasalamuallaikum Warahmatullah..




------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
Join modern day disciples reach the disfigured and poor with hope and healing
http://us.click.yahoo.com/lMct6A/Vp3LAA/i1hLAA/TXWolB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

-------------------------------------------------------------------------
HADIRILAH .. SILATURAHMI ULAMA DAN UMMAT KE II BERSAMA MURID-MURID SENIOR 
ULAMA AHLI HADITS ABAD INI SYAIKH MUHAMMAD NASHIRUDDIN AL-ALBANI, MASJID 
ISTIQLAL, AHAD 20 MUHARRAM 1427H/19 FEBRUARI 2006M JAM 08.00 – 12.00 
website anda.http://www.assunnah.or.id & http://www.almanhaj.or.id website audio
http://assunnah.mine.nu Berlangganan: [EMAIL PROTECTED] 
Ketentuan posting : [EMAIL PROTECTED]
------------------------------------------------------------------------ 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/assunnah/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 



Kirim email ke