>--- In [email protected], 
>"febrik2002" <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> Assalamu'alaikum warahmatullah wabarakatuh
> Apakah ada yang bisa menjelaskan tentang hadist ini.Kaitannya 
>dengan hukum safar bagi wanita.Sebab ada subhat jika perjalanan 
>kurang dari 3 hari bisa safar
> "tidak diperbolehkan bagi wanita muslimah yang beriman kepada 
>Allah dan hari akhir berpergian menempuh perjalanan tiga (3) hari 
>atau lebih, melainkan bersama ayah, suami, atau muhrimnya."  (HR. 
>Muslim)
> wassalamu'alaikum warahmmatullah wabaraktuh


Dari „³ http://www.assunnah.or.id/artikel/annisaa/10bepergian.php

Larangan Bepergian Tanpa Adanya Muhrim Yang Mendampinginya
Amr bin Abdul Mun'im 

Dari Ibnu Umar Radhiyallahu anhu, Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa 
sallam, telah bersabda. 
"Artinya : Tidak diperbolehkan seorang wanita bepergian selama tiga 
hari melainkan bersamanya ada seorang muhrim". [Hadits Riwayat 
Muttafaqun 'alaihi] 

Dan dari Abu Said Al-Khudri Radhiyallahu anhu, Rasulullah 
Shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda. 
"Artinya : Tidak diperbolehkan seorang wanita bepergian selama dua 
hari melainkan bersamanya seorang muhrim darinya atau suaminya". 
[Hadits Riwayat Muttafaqun 'alaihi] 

Dari Abu Hurairah Radhiyallahu 'anhu, dari Nabi Shallallahu 'alaihi wa 
sallam, beliau bersabda. 
"Artinya : Tidak boleh bagi seorang wanita yang beriman kepada Allah 
dan hari akhir untuk bepergian menempuh perjalanan satu hari melainkan 
bersamanya seorang muhrimnya". [Hadits Riwayat Muttaffaqun 'alaihi] 

Dan dari Ibnu Abbas Radhiyalahu 'anhu, dari Nabi Shallallahu 'alaihi 
wa sallam, beliau bersabda. "Tidak diperbolehkan seorang wanita 
bepergian melainkan bersamanya seorang wanita". 
Lalu ada seorang yang berkata. "Wahai Rasulullah, isteriku keluar 
rumah untuk menunaikan ibadah haji dan aku bertugas di perang ini dan 
ini". 

Beliau pun bertutur. "Pergi dan berhajilah bersama isterimu". [Hadits 
Riwayat Muttafaqun 'alaihi] 

Dalam riwayat lain disebutkan. 
"Artinya : Janganlah wanita bepergian selama tiga hari kecuali bersama 
mahramnya". 

Dalam setiap kondisinya, wanita Muslimah harus selalu mengikuti 
langkah-langkah Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam, berusaha 
semampunya melaksanakan perintah-perintah beliau dan menjauhi apa yang 
dilarangnya. 

Perkataan beliau, "La Yakhilu", maksudnya "La Yajuzu", tidak 
diperbolehkan. Perkataan beliau, "Bagi wanita yang beriman kepada 
Allah dan hari akhirat", menurut sebagian ulama, pengertiannya bahwa 
larangan tersebut hanya dikhususkan bagi wanita Mukminah, tidak 
termasuk wanita-wanita kafir. Pendapat ini disanggah bahwa imanlah 
yang terus menerus menjadi seruan pembuat syari'at terhadap orang yang 
memiliki iman itu, sehingga dia dapat mengambil manfaat darinya dan 
dapat selamat.

Wahai Ukhti Muslimah ...!
Islam yang hanif menghendaki untuk melindungi wanita dan menjaganya 
dengan berbagai cara serta sarana, yang pada akhirnya ada manfaat yang 
kembali kepada wanita tersebut. Dari uraian ini kita bisa mengambil 
beberapa faidah di antaranya.

1. Diharamkannya wanita bepergian selain haji dan umrah tanpa disertai 
mahram atau suaminya. Ini menurut pendapat fuqaha, asalkan ada jaminan 
kemanan bila disertai wanita lain yang dapat dipercaya. Pendapat ini 
berbeda dengan pendapat orang yang mensyaratkan mahram atau suami. 
2. Perhatian Islam terhadap wanita untuk menjaganya, tidak memancing 
kekhawatiran apabila ada gangguan terhadap dirinya. 

Imam Nawawi Rahimahullah mengatakan [Syarhu Shahihi Muslim, III/484] 
"Yang jelas, segala macam bentuk bepergian (safar) dilarang bagi 
seorang wanita tanpa dibarengi oleh suami atau muhrimnya, baik itu 
selama satu, dua maupun tiga hari atau bepergian singkat dan lain 
sebagainya, hal itu didasarkan pada hadits dari Ibnu Abbas 
Radhiyallahu anhu di atas". 

Disalin dari buku 30 Larangan Bagi Wanita, oleh Amr Bin Abdul Mun'in 
terbitan Pustaka Azzam - Jakarta. 




------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
Join modern day disciples reach the disfigured and poor with hope and healing
http://us.click.yahoo.com/lMct6A/Vp3LAA/i1hLAA/TXWolB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

------------------------------------------------------------------
HADIRILAH.. SILATURAHMI ULAMA DAN UMMAT KE II BERSAMA MURID-MURID SENIOR
ULAMA AHLI HADITS ABAD INI SYAIKH MUHAMMAD NASHIRUDDIN AL-ALBANI, MASJID
ISTIQLAL, AHAD 20 MUHARRAM 1427H/19 FEBRUARI 2006M JAM 08.00 – 12.00
Website Anda: http://www.assunnah.or.id & http://www.almanhaj.or.id
Website audio: http://assunnah.mine.nu
Berlangganan: [EMAIL PROTECTED]
Ketentuan posting : [EMAIL PROTECTED]
------------------------------------------------------------------ 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/assunnah/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 



Kirim email ke