Prinsip muwazanah yang bid`ah adalah tatkala/ketika membantah ahli
bid'ah, maka kita dituntut untuk tidak hanya menyebutkan kesalahannya
saja, namun harus disertai juga dengan penyebutan kebaikan mereka.Maka
hal ini tentu akan menjadikan tidak berarti atau rancu sanggahan atau
bantahan yang dilakukan.Bahkan membuat bingung.
Yang perlu diingat adalah lemah lembut dalam berdakwah bukan berarti
kita mendukung prinsip muwazanah ini.Ini adalah hal lain.
Allahu a`lam

--- In [email protected], "wardaisme2000" <[EMAIL PROTECTED]>
wrote:
>
> Assalamu'alaykum 
> 
> apakah fiqh al muwazanat sesuatu yang baru dalam agama? Mohon
pencerahan.
> 
> barakallahu fikum
>








------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
Join modern day disciples reach the disfigured and poor with hope and healing
http://us.click.yahoo.com/lMct6A/Vp3LAA/i1hLAA/TXWolB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

--------------------------------------------
Website Anda: http://www.assunnah.or.id & http://www.almanhaj.or.id
Website audio: http://assunnah.mine.nu
Berlangganan: [EMAIL PROTECTED]
Ketentuan posting : [EMAIL PROTECTED]
--------------------------------------------
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/assunnah/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 


Kirim email ke