DAMPAK MAKANAN HARAM BAGI MASYARAKAT

Oleh
Syaikh Dr Shalih bin Fauzan Al-Fauzan
sumber http://www.almanhaj.or.id


Mengkonsumsi  makanan yang halal lagi baik akan memberikan pengaruh yang 
signifikan dalam proses pembersihan jiwa, terkabulnya do’a dan 
diterimanya amal ibadah. Sebaliknya, mengkonsumsi makanan yang haram, akan 
menghalangi terkabulnya doa dan diterimanya ibadah. Allah berfirman tentang 
orang-orang Yahudi.

“Artinya : Mereka itu adalah orang-orang yang Allah tidak hendak 
menyucikan hati mereka. Mereka beroleh kehinaan di dunia dan di akhirat 
mereka beroleh siksaan yang besar. Mereka itu adalah orang-orang yang suka 
mendengar berita bohong dan banyak memakan makanan yang haram” 
[Al-Maidah ; 41-42]

As-Suhtu maksudnya adalah makanan yang haram. Barangsiapa yang keadaannya 
demikian, bagaimana mungkin Allah membersihkan hatinya dan mengabulkan 
permohonannya ?

Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda. “ Sesungguhnya 
Allah Maha Baik, tidak menerima kecuali hal yang baik. Dan sesungguhnya 
Allah memerintahkan kaum mukminin dengan perintah yang diarahkan kepada para 
rasulNya. Allah Ta’ala berfirman.

“Artinya : Hai para rasul, makanlah dari makanan yang baik dan 
kerjakanlah amalan yang shalih” [Al-Mukminun : 51]

“Artinya : Hai orang-orang yang beriman, makanlah di antara rezeki 
yang baik-baik yang Kami berikan kepadamu” [Al-Baqarah : 172]

Sesudah itu, beliau Shallallahu ‘alaihi wa sallam menceritakan keadaan 
seseorang yang sedang dalam perjalanan jauh. Orang tersebut rambutnya kusut, 
tubuhnya penuh debu, menengadahkan kedua tangannya ke langit seraya 
memanjatkan (permohonan do’a) : ‘Wahai, Rabb-ku, wahai 
Rabb-ku”, namun makanannya haram, minumannya haram dan pakaiannya 
haram. Dia tumbuh dengan makanan yang haram, bagaimana mungkin dikabulkan 
?[1]

Makanan yang halal maupun yang haram, tidak hanya berpengaruh pada hati 
individu dan perangainya saja, yang berpotensi memperbaiki  atau 
menyimpangkannya, tetapi efek negatif tersebut juga merambah mempengaruhi 
masyarakat. Sebab sebuah komunitas terdiri dari sekelompok individu.

Masyarakat yang di dominasi dengan kejujuran dalam bermua’malah, 
mengkonsumsi makanan yang diperbolehkan, ia akan tumbuh menjadi sebuah 
komunitas yang bersih, teladan dan saling menolong lagi kokoh.

Sebaliknya, masyarakat yang terkungkung oleh praktek risywah (suap), tipu 
menipu dan tersebarnya makanan yang haram, akan menjadi komunitas yang 
ternoda, tercerai berai, indiviudalis, tak mengenal kerjasama saling 
menolong, hina di mata masyarakat lain, (juga sebagai) ladang subur bagi 
perkembangan sifat-sifat buruk. Pada gilirannya, akan menyeret masyarakat 
tersebut pada kondisi yang lemah, tidak lama kemudian akan sirna oleh arus 
yang kecil sekalipun.

Pasalnya, makanan-makanan yang buruk tersebut bisa merusak tabiat manusia, 
“Allah mengharamkan makanan-makanan yang buruk lantaran mengandung 
unsur yang dapat menimbulkan kerusakan, baik pada akal, akhlak ataupun aspek 
lainnya. Keganjilan prilaku akan nampak pada orang-orang yang menghalalkan 
makanan dan minuman yang haram tersebut, sesuai dengan kadar kerusakan yang 
terkandung (dalam makanan tersebut). Seandainya, mereka tidak mencari-cari 
alasan takwil (sebagai pembenaran), niscaya sudah pantas untuk ditimpa siksa 
(dari Allah)” [2]

[Dikutip dari kitab Al-Ath’imah, Syaikh Al-Fauzan, hal. 18-19, 
Maktabah Al-Ma’arif, Riyadh Cet. II, Th 1419/1999]

[Disalin dari majalah As-Sunnah Edisi 01/Tahun X/1427H/1426. Baituna, hal. 
07. Diterbitkan oleh Yayasan Lajnah Istiqomah Surakarta, Jl. Solo-Purwodadi 
Km. 8 Selokaton Gondangrejo Solo 5718]
_________
Foote Note
[1]. Hadits Riwayat Ahmad, Muslim dan At-Tirmidzi
[2]. Majmu Fatawa, Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah (10/21)

_________________________________________________________________
Express yourself instantly with MSN Messenger! Download today it's FREE! 
http://messenger.msn.click-url.com/go/onm00200471ave/direct/01/





--------------------------------------------
Website Anda: http://www.assunnah.or.id & http://www.almanhaj.or.id
Website audio: http://assunnah.mine.nu
Berhenti berlangganan: [EMAIL PROTECTED]
Ketentuan posting : [EMAIL PROTECTED]
--------------------------------------------
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/assunnah/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 


Kirim email ke