Wa'alaikum salam warohmatullahi wabarokatuh Benar sekali, banyak seseorang atau golongan yang mengaku sebagai ahlussunnah waljamaah walau mereka banyak melakukan bid'ah. Tentu tidak semua yang ikut millist ini bermanhaj salaf dan anda tidak perlu risau dengan itu, cukuplah anda instrospeksi diri apakah anda bermanhaj salaf atau tidak dan anda juga tidak usah risau jika ada yang mengaku benar sendiri, karena memang semua pada dasarnya ingin mencari kebenaran dan seandainya anda mengetahui ada yang berpendapat atau menyampaikan pendapat yang salah toh anda bisa menasehatinya baik lewat millist atau lewat japri jika anda memang mengetahui.
Kalimat yang haq (benar) "kembalikanlah semua kepada ALLAH SWT...", namun kalimat benar bisa jadi tidak benar jika maksud yang di kehendakinya salah, sebagai mana penghulu kawarij yang menyeru kepada Rasulullah salallahu 'alaihi wasalam dengan mengatakan adillah ya Muhammad, tiada hukum kecuali hukum Allah (mohon koreksi jika salah). Jika yang anda maksud "kembalikanlah semua kepada ALLAH SWT..." adalah kita tidak usah mengkritik atau lebih halusnya menasehati dan kita tidak usah mengatakan kesalahan suatu golongan atau pemikiran/pendapat seseorang yang salah kepada saudara kita yang belum tahu dan agar mereka terhindar dari kesalahannya, lalu apa yang akan anda katakan jika di tanya golongan apa sih syiah itu? atau yang lokal, siapa sih LDII itu? apakah anda akan mengatan mereka adalah salah satu golongan dalam Islam dan tentang benar salahnya kembalikanlah semua kepada ALLAH SWT...? barangkali kalau anda memang tidak mengetahui tentang apa yang ditanyakan, tidaklah mengapa namun jika anda mengetahui apakah anda akan menyembunyikan kebenaran? jawablah wahai saudaraku!. Saudara M. Fadlah semoga Allah merahmati anda. Anda melarang didalam milist atau ta'lim untuk tidak mencemooh aliran tertentu saya sependapat, namun jika yang di maksud tidak usah menyampaikan kesalahan-kesalahan mereka jika memang oleh ulama ahlussunnah telah di fonis salah (sesat), sedang kita mengetahuinya apakah kita akan diam saja dan terus mengatakan kembalikanlah semua kepada ALLAH SWT..., sedangkan Allah telah menerangkan yang benar dan yang salah, yang halal dan yang haram lewat lisan dan tulisan para ulama dan kita di suruh untuk beramar ma'ruf nahi munkar, dan bukan berarti orang yang menyampaikan kesalahan saudaranya agar saudara yang lainnya tidak ikut-ikutan salah itu merupakan pernyataan benar sendiri dan kalau ternyata pernyataannya salah, tentunya bagi saudarannya yang tahu akan menasehatinya dan yang menasehatinya tentu juga tidak merasa benar sendiri bukan? itulah Islam wahai saudaraku, saling nasehat menasehati dalam mengajak yang ma'ruf dan mencegah dari yang munkar. Saudara M. Fadlan, jika anda mengetahui ada anggota millist yang salah dalam berpendapat, menyampaikan pendapat, menukil pendapat dan lainnya, anda punya hak dan bahkan kewajiban untuk mengingatkan jika anda mengetahuhi. Dan tentunya dalam megoreksi kesalahan yang ada pada saudaranya dengan cara yang ma'ruf dan fokus pada kesalahannya bukan menyampaikan secara global dan yang lebih penting mesti disampaikan secara ilmiah berdasar pada Al-Qur'an dan Sunnah dengan pemahaman para salafus sholeh. Soal mencemo'oh di belakang, tidak termasuk bagian dari itu seorang da'i menyampaikan kesalahan/kesesatan yang ada pada orang lain atau kelompok tertentu, setelah yakin akan kesesatanya dengan menukil pernyataan para ulama Ahlussunnah, agar umat terhindar dari fitnah dan terjerumus dalam kesesatan tersebut. Allahu ta'ala a'lam. Semua yang benar dari Allah azza wajalla, yang salah dari diri saya dan syaiton. Semoga Allah selalu menampakkan kebenaran di hadapan kita sehingga kita tahu mana yang salah dan mana yang benar dengan mudah, mohon nasehatnya jika ada yang salah. Wasalamu'alaikum warohmatullahi wabarokatuh. -------------------- sunaryo ---------------------------- "M Fadlan" <[EMAIL PROTECTED]> wrote: Assalamu'alaikum Wr. Wb. "menjadi ahlusunnah waljama'ah (salafi)". Semua golongan mengumandangkan bahwasanya golongan yang ia anut itu adalah Ahlussunnah Wal Jama'ah, dari 72 golongan semua mengaku sebagai ahli sunnatur rosul. Masya ALLAH.... tak kira yang lagi di milist ini bener-bener SALAFY tulen.... Tapi ternyata sama aja dengan yang lainnya... masih suka merasa paling benar dari ummat muslim yang lain. Pak, saudaraku... kembalikanlah semua kepada ALLAH SWT... Janganlah kiranya kita menjadi buih yang terhanyut dalam lautan nan luas. Sungguh kita akan menyesal jika kita benar-benar terjerumus dalam pertikaian yang tak kunjung selesai. Untuk itu, dalam berda'wah di dalam milist, atau ta'lim, atau dimanapun itu tempatnya... Janganlah kita mencemo'oh aliran tertentu... Apalagi aliran yang dimana kita hidup sekarang ini ada di Bumi Indonesia. Rosullullah kan pernah menasihati kita untuk To'at kepda U;ama dan Umaro'. Nah kita ikuti mereka... kalau mereka salah ya kita ingatkan (Tapi harus dengan keimanan, bukan dengan jalan mencemo'oh di belakangnya). Sekirany itu yang bisa saya utarakan, semoga kita menjadi Ummat rosulloh yang benar-benar mempredikati AHlussunnah Wal Jama'ah. Dan semoga Allah mengampuni semua kekhilafan kita dan menggantinya dengan kebaikan yang diridhoi-Nya, amien. Wassalam Fadlan. ------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> Protect your PC from spy ware with award winning anti spy technology. It's free. http://us.click.yahoo.com/97bhrC/LGxNAA/yQLSAA/TXWolB/TM --------------------------------------------------------------------~-> -------------------------------------------- Website Anda: http://www.assunnah.or.id & http://www.almanhaj.or.id Website audio: http://assunnah.mine.nu Berhenti berlangganan: [EMAIL PROTECTED] Ketentuan posting : [EMAIL PROTECTED] -------------------------------------------- Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/assunnah/ <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
