Assalaamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh
Kalimat yang haq (benar) "kembalikanlah semua kepada ALLAH SWT...",
Yaitu kembalikan kepada KitabNYA yaitu Al Qur'an yang di sampaikan kepada 
Rasulnya, yang beliau sampaikan pula kepada para Sahabatnya dan terus 
disampaikan kepada seluruh kaum mukminin pada saat itu,.dan sampai sekarang 
secara turun temurun, oleh karena itu kita yang merasa selalu mengambi jalan 
yang ditempuh yang seperti disebutkan tadi diatas, pasti benar dibandingkan 
dengan yang mengambil jalan selain itu.Oleh karena itu Ahlus Sunnah Wal Jamaah 
dengan pemahaman Salafus Sholeh berada diatas jalan yang hak.
Wa'alaikum salam warohmatullahi wabarokatuh



yang mengaku sebagai Ahlus Sunnah memang bisa terdapat diseluruh dunia,
termasuk Sufi, Jamaah Tabligh, Ikhwani, Muktazilah dan banyak lagi,
yang penting ialah manhajnya bukan nama kumpulan nya. Makanya kemenangan
selalu berada dimanhaj yang benar ini, ia itu Manhaj Salafus Soleh,
semoga Allah senantiasa memberi kemenangan kepada manhaj ini. Ameen.



sunaryo <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
Wa'alaikum salam warohmatullahi wabarokatuh

Benar sekali, banyak seseorang atau golongan yang mengaku sebagai
ahlussunnah waljamaah walau mereka banyak melakukan bid'ah.
Tentu tidak semua yang ikut millist ini bermanhaj salaf dan anda tidak
perlu
risau dengan itu, cukuplah anda instrospeksi diri apakah anda bermanhaj
salaf atau tidak dan anda juga tidak usah risau jika ada yang mengaku
benar
sendiri, karena memang semua pada dasarnya ingin mencari kebenaran dan
seandainya anda mengetahui ada yang berpendapat atau menyampaikan
pendapat
yang salah toh anda bisa menasehatinya baik lewat millist atau lewat
japri
jika anda memang mengetahui.

Kalimat yang haq (benar) "kembalikanlah semua kepada ALLAH SWT...",
namun
kalimat benar bisa jadi tidak benar jika maksud yang di kehendakinya
salah,
sebagai mana penghulu kawarij yang menyeru kepada Rasulullah salallahu
'alaihi wasalam dengan mengatakan adillah ya Muhammad, tiada hukum
kecuali
hukum Allah (mohon koreksi jika salah).
Jika yang anda maksud "kembalikanlah semua kepada ALLAH SWT..." adalah
kita
tidak usah mengkritik atau lebih halusnya menasehati dan kita tidak
usah
mengatakan kesalahan suatu golongan atau pemikiran/pendapat seseorang
yang
salah kepada saudara kita yang belum tahu dan agar mereka terhindar
dari
kesalahannya, lalu apa yang akan anda katakan jika di tanya golongan
apa sih
syiah itu? atau yang lokal, siapa sih LDII itu? apakah anda akan
mengatan
mereka adalah salah satu golongan dalam Islam dan tentang benar
salahnya
kembalikanlah semua kepada ALLAH SWT...? barangkali kalau anda memang
tidak
mengetahui tentang apa yang ditanyakan, tidaklah mengapa namun jika
anda
mengetahui apakah anda akan menyembunyikan kebenaran? jawablah wahai
saudaraku!.

Saudara M. Fadlah semoga Allah merahmati anda.
Anda melarang didalam milist atau ta'lim untuk tidak mencemooh aliran
tertentu saya sependapat, namun jika yang di maksud tidak usah
menyampaikan
kesalahan-kesalahan mereka jika memang oleh ulama ahlussunnah telah di
fonis
salah (sesat), sedang kita mengetahuinya apakah kita akan diam saja dan
terus mengatakan kembalikanlah semua kepada ALLAH SWT..., sedangkan
Allah
telah menerangkan yang benar dan yang salah, yang halal dan yang haram
lewat
lisan dan tulisan para ulama dan kita di suruh untuk beramar ma'ruf
nahi
munkar, dan bukan berarti orang yang menyampaikan kesalahan saudaranya
agar
saudara yang lainnya tidak ikut-ikutan salah itu merupakan pernyataan
benar
sendiri dan kalau ternyata pernyataannya salah, tentunya bagi
saudarannya
yang tahu akan menasehatinya dan yang menasehatinya tentu juga tidak
merasa
benar sendiri bukan? itulah Islam wahai saudaraku, saling nasehat
menasehati
dalam mengajak yang ma'ruf dan mencegah dari yang munkar.

Saudara M. Fadlan, jika anda mengetahui ada anggota millist yang salah
dalam
berpendapat, menyampaikan pendapat, menukil pendapat dan lainnya, anda
punya
hak dan bahkan kewajiban untuk mengingatkan jika anda mengetahuhi.
Dan tentunya dalam megoreksi kesalahan yang ada pada saudaranya dengan
cara
yang ma'ruf dan fokus pada kesalahannya bukan menyampaikan secara
global dan
yang lebih penting mesti disampaikan secara ilmiah berdasar pada
Al-Qur'an
dan Sunnah dengan pemahaman para salafus sholeh.

Soal mencemo'oh di belakang, tidak termasuk bagian dari itu seorang
da'i
menyampaikan kesalahan/kesesatan yang ada pada orang lain atau kelompok
tertentu, setelah yakin akan kesesatanya dengan menukil pernyataan para
ulama Ahlussunnah, agar umat terhindar dari fitnah dan terjerumus dalam
kesesatan tersebut.
Allahu ta'ala a'lam.

Semua yang benar dari Allah azza wajalla, yang salah dari diri saya dan
syaiton.
Semoga Allah selalu menampakkan kebenaran di hadapan kita sehingga kita
tahu
mana yang salah dan mana yang benar dengan mudah, mohon nasehatnya jika
ada
yang salah.

Wasalamu'alaikum warohmatullahi wabarokatuh.
-------------------- sunaryo ----------------------------


"M Fadlan" <[EMAIL PROTECTED]> wrote:

Assalamu'alaikum Wr. Wb.

"menjadi ahlusunnah waljama'ah (salafi)".
Semua golongan mengumandangkan bahwasanya golongan yang ia anut itu
adalah
Ahlussunnah Wal Jama'ah, dari 72 golongan semua mengaku sebagai ahli
sunnatur rosul.
Masya ALLAH.... tak kira yang lagi di milist ini bener-bener SALAFY
tulen....
Tapi ternyata sama aja dengan yang lainnya... masih suka merasa paling
benar
dari ummat muslim yang lain.
Pak, saudaraku... kembalikanlah semua kepada ALLAH SWT...
Janganlah kiranya kita menjadi buih yang terhanyut dalam lautan nan
luas.
Sungguh kita akan menyesal jika kita benar-benar terjerumus dalam
pertikaian
yang tak kunjung selesai.
Untuk itu, dalam berda'wah di dalam milist, atau ta'lim, atau dimanapun
itu
tempatnya... Janganlah kita mencemo'oh aliran tertentu... Apalagi
aliran
yang dimana kita hidup sekarang ini ada di Bumi Indonesia.
Rosullullah kan pernah menasihati kita untuk To'at kepda U;ama dan
Umaro'.
Nah kita ikuti mereka... kalau mereka salah ya kita ingatkan (Tapi
harus
dengan keimanan, bukan dengan jalan mencemo'oh di belakangnya).

Sekirany itu yang bisa saya utarakan, semoga kita menjadi Ummat
rosulloh
yang benar-benar mempredikati AHlussunnah Wal Jama'ah.
Dan semoga Allah mengampuni semua kekhilafan kita dan menggantinya
dengan
kebaikan yang diridhoi-Nya, amien.

Wassalam

Fadlan.



---------------------------------
Sneak preview the  all-new Yahoo.com. It's not radically different. Just 
radically better.




------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
You can search right from your browser? It's easy and it's free.  See how.
http://us.click.yahoo.com/_7bhrC/NGxNAA/yQLSAA/TXWolB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

--------------------------------------------
Website Anda: http://www.assunnah.or.id & http://www.almanhaj.or.id
Website audio: http://assunnah.mine.nu
Berhenti berlangganan: [EMAIL PROTECTED]
Ketentuan posting : [EMAIL PROTECTED]
--------------------------------------------
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/assunnah/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 



Kirim email ke