Waalaikum salam warahmatullohiwabarokatuh wa almaghfirotu wa ridwaanu,
Menyimak kisah yang diceritakan di bawah, saya ikut prihatin dengan  kejadian 
tersebut. Hanya saja ada beberapa keterangan yang menurut saya kurang 
tersentuh. Saya ingin menanyakan beberapa fakta seperti:
1. Tentu si ibu tersebut banyak cerita tentang pengemis tua tersebut sehingga 
teman saudara itu tahu apa yang diminta pengemis tua kepada bunda nya seperti 
jumlah uang dengan bilangan 2 (dua), Kapan waktunya pengemis itu datang, 
menurut saya dengan bercerita tersebut si ibu ada dalam kondisi sadar.
2. Kapankah cerita itu diketahui oleh teman saudara itu sehingga tak ada 
sesuatupun yang dilakukan oleh anak maupun menantu dalam menyikapi perbuatan 
aneh bunda nya itu malah perceraian yang dipilihnya.
3. Apakah teman saudara itu pernah berhadapan dengan pengemis tua aneh itu? 
mungkin menanyakan apa maksud kedatangan atau lainnya, dan coba rasakan 
pengaruhnya kepada orang lain selain bunda nya.
4. Jika benar si ibu kena pengaruh pak tua, mengapa tidak coba pindahkan bunda 
nya ke tempat lain untuk sementara, lalu perhatikan apakah pak tua itu masih 
bisa tahu dan mengikuti kemana bunda teman saudara dipindahkan.
5. Jika memang demikian, cobalah minta bantuan polisi untuk menyiapkan 
perangkap untuk pak tua tersebut, dan untuk bunda nya coba lakukan therapi 
psikologis.
6. Jika tercium ada campur tangan Jin, maka bunda anda harus di ruqyah syariyah.
Mungkin itu saja tanggapan dari teman anda yang awam

Wassalamu'alaikum



aqila nuha <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
Assalamu'alaikum warohmatullahi wabarokatuh,
Mohon  bantuan pak Ustadz atau para sahabat yang lainnya. Ada seorang sahabat  
muslim kita yang sedang punya masalah dgn ibundanya. Dia sudah menikah  dgn 
wanita yang dulunya beragama Budha, dan sudah masuk Islam.  Ayahandanya sudah 
meninggal dunia. Dan tidak meninggalkan warisan  sedikitpun. Jadi dia sekarang 
yang memberi nafkah ibunya. Sang ibu  tidak mau bekerja atau usaha apapun untuk 
membantu mencari nafkah.  Karena dia merasa inilah saatnya anakku harus 
berbakti kepada orang tua  dan membalas kebaikan orang tua dgn menafkahinya. 
Sang ibu dulunya  terkenal sbg seorang yang angkuh, sombong, pelit, dan merasa 
selalu  benar (tidak pernah mengakui kesalahan).

Kejadiannya kira2, 1 tahun yang lalu. Pada suatu hari, sang ibu  kedatangan 
seorang pengemis yang mengaku sbg seorang wali, entah apa  yang terjadi pada 
saat itu, semenjak itu sang ibu merasa ketakutan  kepada sang pengemis. apa 
yang pak tua itu katakan selalu dia turuti.  Pak tua mengajarkan kepada sang 
ibu, kalo mau ngasih duit kepadanya  harus selalu bilangan 2, semakin banyak 
ngasih semakin dia akan  ditolong masuk sorga kata pak tua. Jadi sang ibu 
sekarang jika   mendapat kiriman uang dari anaknya hampir semua dikasihkan ke 
pak tua  itu. Jadi untuk urusan uang sewa rumah, bayar listrik, uang makan dsb. 
 terbengkalai. Jadi karena tidak ada uang buat mengurus biaya hidup, dia  minta 
lagi, dan minta lagi kepada anaknya dgn berbagai alasan. Pertama2  diturutin 
aja sama sang anak. Tapi lama kelamaan kok jadi semakin  merongrong. Dan karena 
sang istri mengetahui bahwa dia selalu kirim  uang banyak buat ngurusin 
ibundanya akhirnya terjadi pertikaian, dan  akhirnya mereka
cerai. Dan dia sudah mempunyai 2 orang anak dari hasil  pernikahan tsb. 
Dikarenakan dia takut kalo anak2 tsb. nantinya akan  terjerumus jika hidup dgn 
istri dan orang tua sang istri yang non  muslim, maka dia memutuskan untuk 
memelihara anak2 tsb. dan dititipkan  ke ibundanya tadi, karena dia harus 
mencari nafkah yang tempatnya cukup  jauh, di luar negri . Jadi dia hanya 
menengok anak2nya setahun 2 kali.

Tapi masalahnya, si ibu tsb. masih terkena pengaruh (atau hipnotis  barangkali) 
dari pak tua tsb. Yang ditakutkan ibunda tsb. terjerumus ke  dalam menyekutukan 
Allah. Karena semenjak dia ketemu dgn pak tua tsb.  si ibu membuat peraturan 
yang aneh2 dirumah. Antara lain, anak tidak  boleh keluar dan masuk rumah 
sebelum jam2 tertentu. Jika melanggar  walaupun 1 menitpun, akan dimarahin. 
Atau setiap mau Maghrib, sang ibu  tsb. keluar dan berada didepan rumah sambil 
menggerak2kan tangannya dgn  aneh sambil berkomat kamit. anak2 tidak boleh 
makan beras lain, kecuali  yang dari pemberian pak tua. Dan dia mengatakan 
bahwa dirinya sekarang  adalah orang yang suci, karena dia pernah bermimpi 
menikah dgn orang  ghaib, dan mempunyai anak dari kaum ghoib tsb. Dan dia 
membuat  peraturan2 yang lainnya yang aneh dan tidak masuk akal.

Yang lebih parah lagi, setiap kali dikirimin uang anaknya untuk biaya  makan 
dan biaya sekolah cucunya tsb, selalu dikasihkan ke pak tua tsb,  dgn bilangan 
2, yaitu 2 ratus ribu, atau 2 juta, dan itu setiap hari  jum'at dia harus 
menyediakan uang buat pak tua. Dan juga keluarga pak  tua yang juga datang pada 
hari2 lainnya. Jika dia kehabisan uang, dia  akan jual semua perabotan rumah, 
atau uang sekolah anak2 tidak  terbayarkan, hutang dimana2 dan menumpuk. 
Terkadang anak2 sampai  kelaparan karena tidak ada makanan. Anak2 jadi suka 
mencuri, dan  berbohong. Sang ibu juga sering memfitnah anaknya dgn cucunya 
(anak dia  sendiri) jadi jika uang habis, cucunya difitnah dan disalahkan, 
padahal  anak2 tsb. masih kecil. Sang ibu juga pernah berkata kepada anaknya,  
bahwa tiap malam dia sudah rela bangun malam untuk melakukan sholat  tahajud, 
hanya karena ingin menebus dosa2 anaknya. Jadi sudah  sewajarnya jika dia 
membalas jasa sang ibu tsb. dgn membahagiakannya  dan menafkahinya
tanpa banyak komentar. Juga ketika anak2 (cucu2 tsb)  sedang sakit, uang yg 
dikirim untuk berobat, tidak dipergunakan untuk  berobat, dia kasihkan lagi 
uang itu kpd si pengemis tsb, dg mengatakan,  penyakitnya akan dibawa oleh si 
pengemis tsb, oleh karena itu uangnya  harus dikasihkan ke dia.

Yang saya sedihkan, waktu itu ada seorang tetangga sang ibu, yang  kebetulan 
lagi sakit, dan minta pinjaman uang untuk berobat, tapi sang  ibu menolak 
menolong, padahal dia ada uang, tapi uang itu dia khususkan  untuk jatah si 
pengemis kalo dia datang nanti. Dan ternyata, si  tetangga tsb. akhirnya 
meninggal dunia. Astaghfirullah,... Saya sudah  coba untuk membantu membuatkan 
surat, yang isinya memperingatkan sang  ibu agar tidak jatuh kedalam syirik dgn 
kata2 yang sangat halus sekali,  serta saya sertakan juga beberapa petikan ayat 
suci Al-Qur'an dan  beberapa hadits serta contoh2 agar sang ibu tidak menjadi 
marah. Dan  juga berbagai cara telah dilakukan, tapi tidak membawa hasil. 
Hubungan  sang anak tsb. akhirnya semakin memburuk dgn ibundanya. Setiap kali  
ditelpon akhirnya berujung ke kemarahan Dia sudah tidak tahu lagi apa  yang 
harus diperbuatnya. Saya bilang dia harus sabar dan banyak berdoa,  mungkin ini 
salah satu cobaan. Tapi dia sudah benar2 tidak kuat lagi.
Dan dia takut jika dia akhirnya berkata2 atau berbuat sesuatu kepada  ibundanya 
yang akhirnya melahirkan dosa besar.

Sang ibu sepertinya sudah tidak mempan nasehat dari siapapun apalagi  dari anak 
yang lebih muda darinya. Termasuk sindiran2 ayat suci  Al-Qur'an pun spt-nya 
tidak menggugah / merubah hatinya. Yang agak  menyulitkan karena jarak yg 
berjauhan, jadi dia kurang bisa mengambil  tindakan, mungkin mengajak sang ibu 
ke ulama untuk mendapat wejangan  atau yg lainnya agar sang ibu bisa berubah. 
Dan saudara2 dia lainnyapun  juga sudah angkat tangan dan menjauh dari si ibu, 
karena tidak tahan dg  perlakuan dan cemoohan si ibu yg merasa lebih baik dan 
tahu dari yg  lainnya. Mohon bantuan pak Ustadz atau para sahabat.apa yang 
sebaiknya  dilakukan. Ma'af jika terlalu panjang nulisnya.  terimakasih atas  
bantuannya. Jazakumullah khairan katsiran.

Wassalamu'alaikum warohmatullahi wabarokatuh;

Aqila



---------------------------------
How low will we go? Check out Yahoo! Messenger’s low  PC-to-Phone call rates.





------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
Get to your groups with one click. Know instantly when new email arrives
http://us.click.yahoo.com/.7bhrC/MGxNAA/yQLSAA/TXWolB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

--------------------------------------------
Website Anda: http://www.assunnah.or.id & http://www.almanhaj.or.id
Website audio: http://assunnah.mine.nu
Berhenti berlangganan: [EMAIL PROTECTED]
Ketentuan posting : [EMAIL PROTECTED]
--------------------------------------------
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/assunnah/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 


Kirim email ke