wa alaikumu salam ww

  saya akan coba bantu, bismillah:

  1. TTg gimana kita ber-Islam. 
  a. Al-qur'an yg 30 juz adalah qur'an-nya salafus shalih. 
ditetapkan berdasarkan riwayat, sebagaimana penshahihan hadits 
dinyatakan dengan riwayat. Anda perlu tahu ini, sehingga anda tidak 
phobi dgn yang namanya tashhih dan tadh'if riwayat hadits. Maka, 
orang yang menolak pemahaman dan pengamalan salaf, anda bilang sama 
orang itu, silakan anda datangkan al-qur'an baru, sebab al-qur'an yg 
30 juz ini adalah qur'an-nya salaf. Salaf meneriman warisan dari 
Muhammad Rasulullah.

  b. TTg saling ngaku paling benar. Juga sama. Jika kita dlm sholat, 
menggunakan rujukan Imam bukhari, Muslim, abu daud, ahmad, syafi'i, 
malik, abu hanifah, dll, maka Atas DASAR APA, kita mengambil rujukan 
qardhawi dan didin hafidudin dalam masalah zakat, politik 
keindonesiaan, dll???!!!!! Atas dasar apa, kita menimba tauhid dari 
buku fii dhilalil qur'an sayyid quthb, dan buku-buku lain.

  c. Jika Rasulullah bilang: akan senantiasa teta ada, satu bagian 
dari umatku yg konsisten, menunjukkan al-haq, hingga kiamat." lalu 
atas dasar apa: munculnya slogan: ABAD 20 ADALAH ABAD KEBANGKITAN 
ISLAM???!!! Apa sebenarnya???! Apakah kelahiran hasan al-bana, 
dijadikan hujjahnya, bahwa lahirnya hasan al-bana dan IM = islam 
bangkit???!!!! Laa ilaaha illallah!!!!!???? Lalu dianggap apa para 
ulama ISlam dari abad 1 hingga kini???!!!

  d. Kalo anda ingin berpegang dengan Islam, tentu ikut Rasulullah 
dan para sahabatnya. Kedua hal ini anda bisa temukan di kitab-
kitabnya ulama yang berguru kepada para sahabat, yaitu tabi'in, dst.
   
  wallahu a'lam

  dhea
  ====

Diah Puspita <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
          Assalaamualaikum Wrwb
Apa yang saya baca dari milis ini banyak sekali yang bertanya 
tentang agama khususnya cara beribadah dengan benar. Begitu juga 
dengan saya sering kali menemukan kebingungan atau lebih tepatnya 
kebimbangan tentang mana golongan yang lebih benar. Semua aliran 
mengaku paling benar dan cocok dengan sunnah rosul. Satu aliran 
mengklaim inilah yang paling benar, aliran lain juga sama menganggap 
inilah yang sesuai rosul karena hadistnya sohih-sohih, tapi 
dihadapkan dengan aliran lain ternyata dikatakan hadistnya masih 
lemah atau tingkatannya masih hasan, jadi belum kuat banget. Saya 
sampai berpikir lho.. semua aliran masing-masing mengakui 
kebenarannya tanpa ada yang menjamin siapa yang lebih benar? yang 
lebih bingung lagi kok bisa hadist ditarjih (dianggap sohih) oleh 
sekumpulan ulama?memang saya pernah dengar tentang ijma yang 
dikeluarkan oleh para ulama tapi apa bisa menyangkut ibadah ritual 
dilakukan seperti itu. Bukankah rosul hanya mencontohkan satu cara 
saja tentang praktek  solat misalnya, cara berwudlu dan lain-lain? 
kalau kita lihat sekarang ini banyak sekali ormas atau aliran, 
banyak juga perubahan diantara mereka cara solat yang berbeda, 
walaupun secara global hampir sama seperti ada takbir, ruku sujud 
dan lain-lain, akan tetapi gerakannya dan bacaannya ada yang berbeda-
beda. saya pernah bertanya kepada ustadz, jawabannya: itu hanya 
berbeda furu'iyah saja tidak terlalu mendasar katanya, lantas saya 
berpikir lagi lho... emang ada gimana pertanggung jawaban saya di 
akherat nanti kalau ternyata gerakan solat saya ini tidak cocok 
dengan rosul? apa bukan bid'ah namanya alias ngada-ngada. Apakah di 
akherat saya bisa minta bantun ustadz untuk menjawab para 
malaikat??? sedangkan yang ngasih syafaat saja hanya Alloh yang saya 
ketahui. Hal itulah yang menjadi pemikiran saya, berangkat dari 
salah satu hadist yang berbunyi "solatlah kamu sekalian sebagaimana 
kamu melihat aku solat". Saya kira semua aliran memakai hadist ini 
lantas yang mana yang  benar????? tolong bagi yang memiliki 
pemikiran luas dan hati yang bersih, sekiranya dapat memberikan 
pencerahan kepada saya ini yang masih mencari kebenaran haqiqi, 
walaupun sekarang saya menjalankan islam menurut apa yang saya 
dapatkan dari para ustadz. Sebagai penutup saya ucapkan terima kasih 
jika ada yang mau menjelaskan dengan baik, saya sama sekali tidak 
bermaksud mempermasalahkan banyaknya aliran tetapi saya ingin ibadah 
saya ini tidak sia-sia. dalam al-qur'an kan disebutkan bila tidak 
sesuai dengan apa yang diajarkan nabi Muhammad SWA, akan sia-sia 
saja, karena termasuk bid'ah.

Wassalaam. Wrwb





------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
Protect your PC from spy ware with award winning anti spy technology. It's free.
http://us.click.yahoo.com/97bhrC/LGxNAA/yQLSAA/TXWolB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

SALURKAN BANTUAN ANDA UNTUK KAUM MUSLIMIN YANG TERKENA MUSIBAH
GEMPA DI DAERAH YOGYAKARTA DAN SEKITARNYA KEPADA LEMBAGA AMAL YANG
TERPERCAYA
--------------------------------------------
Website Anda: http://www.assunnah.or.id & http://www.almanhaj.or.id
Website audio: http://assunnah.mine.nu
Berhenti berlangganan: [EMAIL PROTECTED]
Ketentuan posting : [EMAIL PROTECTED]
--------------------------------------------
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/assunnah/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 


Kirim email ke