Assalamu'alaykum,
Di dalam hadith kan tidak diterangkan ahlul bait nya sampe generasi yg mana, 
sedangkan generasi yg terbaik cuma sampe 3 (sahabah,tabiin,tabiin tabiut), 
Rosullallah sallahialayhewasalam hidup 1400 th lalu, jadi siapa yg menjamin 
orang2 yg mengaku allawiyin benar-benar ahlul bait ?
sedangkan ahlul bait yg sebenarnya, Fatimah(ra), Ali(ra), Hasan&Husein adalah 
orang-orang yg merendah dan tidak sombong, senantiasa takut kepada Allah (SWT).

Dulu saya punya teman milis orang Italy, dia ngaku ahlul bait, aliran nya 
Naqsabandiayah, duuhhh.. sombongnya gak ketulungan, sampe bilang ahlul bait di 
jamin surga, dia harus menikah denang ahlul bait juga, mana dalil nya ?
sedangkan Rosullallah sallahealayhewasalam pernah bersabda, seandai nya Fatimah 
(anak kesayangan nya) mencuri pasti akan dipotong tangan nya.
Masa orang yg mengaku ahlul bait berbuat kejahatan hanya cukup di maaf kan ?
kalo begitu syariah islam hanya berlaku utk orang islam yg bukan keturunan 
ahlul bait, jadi kalo mencuri di potong, berzinah di rajam, sedangkan yg ahlul 
bait bebas berkeliaran.

Volume 8, Book 81, Number 778: (Saheh Bukhari)
Narrated 'Aisha: Usama approached the Prophet on behalf of a woman (who had 
committed theft). The Prophet said, "The people before you were destroyed 
because they used to inflict the legal punishments on the poor and forgive the 
rich. By Him in Whose Hand my soul is! If Fatima (the daughter of the Prophet ) 
did that (i.e. stole), I would cut off her hand."

Salam
umm Ismael



najdaria <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
Afwan sebelumnya, sebenarnya ana tidak ingin menanggapi berbagai tanggapan 
mengenai Fatwa Syech Bin Baz mengenai para Allawwiyin karena ana sendiri tidak 
terlalu mengetahuinya, hanya ana mencoba memaparkan pengalaman ana sendiri, 
belum lama ini secara tidak sengaja ana bertemu dg seseorang yang mengaku dia 
seorang allawiyin (Ahlul Bait) mudah2 demikian adanya. berkaitan dg fatwa syech 
Bin Baz bahwa kita wajib menghormati dan taat pada mereka, sebagaiman ada 
sebuah hadist Rasululloh yang mengatakan demikian, sampai2 sebanyak 3 kali 
Rasululloh bersumpah kepada Allah dengan Ahlul baitku. ana jadi ingat pada 
teman ana, yang kebetulan dia seorang yang secara umum seharusnya boleh dikata 
alim. karena dia seorang sarjana Agama bahkan pengetahuan agamanya diatas 
rata2. dan ana sendiri kagum terhadapnya, cuman ada hal yg mengganjal yaitu 
menurutnya ada perbedaan pengenaan hukuman bagi nasabnya/ kaumnya. suatu waktu 
ketika ana mencoba mengingatkan tentang beberapakali
perbuatan yang seharusnya tidak dilakukannya, dia malah membantah ana dengan 
menyatakan bahwa bagi seorang ahlul bait tidak masalah bila melakukan sesuatu 
yang bertentangan/ dilarang Allah (maksiat, dosa, syubhat) karena bagi mereka 
ada kekhususan. dan bahkan terkesan amat tinggi hati / arogan bahkan tidak 
perna mo mendengar nasihat dari orang lain, karena bagi dia, dia adalah seorang 
ahlul bait, & hanya akan mendengar nasihat dari seorang Syech/sayyid atau dari 
kaumnya sendiri. Maaf sekali lagi ana tidak menyamaratakan semuaya. ini bisa 
terjadi mungkin karena dalam keluarga secara turun temurun selalu ditanamkan 
tetang kelebihan nasabnya sehingga tanpa disadari menjadi guluw terhadap 
nasabnya & kemudian menjadikannya merasa special dan menuntut orang lain harus 
tetap menghormati bahkan tetap taat terhadap apapun yg dilakukannya yg 
terkadang bertentangan dengan aturan agama atau bahkan mengecewakan 
/menyakitkan orang lain. bagi dia, orang yang harus tetap memaafkan dia,
kalau memang dia dianggap melakukan kesalahan sementara ba! gi dia t idak ada 
penyesalan atau apapun namanya. dengan kata lain dia tetap boleh melakukan 
apapun yang diinginkannya. Afwan sekali lagi ana tidak menyamaratakan semuanya. 
karena ana yakin banyak ulama2 besar dari Alul Bait yang benar2 mencerminkan 
keturunan / tauladan dari kakek mereka. yang ingin ana tanyakan apakah memang 
demikian adanya mengenai Ahlul bait berkaitan dengan Fatwa Syech A. Bin Baz. 
dan bagaimana sikap kita terhadap Ahlul bait yang seperti ana ceritakan tadi. 
dan sekali lagi ana tidak bermaksud menjelekan hanya ingin tahu saja bagaimana 
sikap ana seharusnya.





------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
Home is just a click away.  Make Yahoo! your home page now.
http://us.click.yahoo.com/DHchtC/3FxNAA/yQLSAA/TXWolB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

SALURKAN BANTUAN ANDA UNTUK KAUM MUSLIMIN YANG TERKENA MUSIBAH
GEMPA DI DAERAH YOGYAKARTA DAN SEKITARNYA KEPADA LEMBAGA AMAL YANG
TERPERCAYA
--------------------------------------------
Website Anda: http://www.assunnah.or.id & http://www.almanhaj.or.id
Website audio: http://assunnah.mine.nu
Berhenti berlangganan: [EMAIL PROTECTED]
Ketentuan posting : [EMAIL PROTECTED]
--------------------------------------------
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/assunnah/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 


Kirim email ke