Afwan,
Ada yang tahu bagaimana kaitanya dengan hadist Rasulullah berikut ini
dengan hadist dibawah.
1. Rusulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda, "Perlihatkan
kepadaku ruqyah kalian, dan tidak apa-apa melakukan ruqyah selama
tidak ada unsur syirik" (HR.Muslim).
2. Nabi Muhammad shallallahu 'alaihi wasallam meruqyah dirinya
sendiri tatkala mau tidur dengan membaca surat al-Ikhlash, al-Falaq
dan an-Nas lalu beliau tiupkan pada kedua telapak tangannya, kemudian
beliau usapkan ke seluruh tubuh yang terjangkau oleh kedua tangannya.
(HR.al-Bukhari).
3. 'Aisyah radhiyallahu 'anha juga mengatakan, "Rasulullah
shallallahu 'alaihi wasallam memerintahkan padaku agar aku minta
ruqyah dari pengaruh 'ain (mata yang dengki)." (HR.Muslim).
4. Dari Abu Sa'?d al-Khudhri radhiyallahu 'anhu, Jibril mendatangi
Nabi shallallahu 'alaihi wasallam, lalu bertanya, "Wahai Muhammad
apakah engkau mengeluh rasa sakit?" Beliau menjawab, "Ya!" Kemudian
Jibril (meruqyahnya), "Bismillahi arq?ka, min kulli syai`in yu`dz?ka,
min syarri kulli nafsin au 'aini h?sidin, Allahu yasyf?ka, bismillahi
arq?ka" ("Dengan nama Allah saya meruqyahmu, dari segala hal yang
menyakitimu, dan dari kejahatan segala jiwa manusia atau mata
pendengki, semoga Allah menyembuh kanmu, dengan nama Allah saya
meruqyahmu") (HR.Muslim).
5. 'Aisyah radhiyallahu 'anha berkata, "Biasanya Rasulullah
shallallahu 'alaihi wasallam apabila ada seorang yang mengeluh rasa
sakit, beliau usap orang tersebut dengan tangan kanannya, kemudian
berdo'a, "Hilangkanlah penyakit wahai Rabb manusia, sembuhkanlah
karena Engkaulah sang penyembuh, tiada kesembuhan selain kesembuhan
dari-Mu, kesembuhan yang tiada meninggalkan penyakit." (HR.Muslim).
6. Utsman Bin Abil 'Ash radhiyallahu 'anhu datang menemui Rasulullah
shallallahu 'alaihi wasallam mengadukan rasa sakit pada tubuhnya yang
dia rasakan semenjak masuk Islam, kemudian Rasulullah
shallallahu 'alaihi wasallam berkata, "Letakkanlah tanganmu pada
tempat yang terasa sakit, kemudian bacalah; "Bismillahi"(dengan
menyebut nama Allah) tiga kali, dan bacalah; "A'?dzu billahi wa
qudrotihi min syarri m? ajidu wa uh?dziru"(aku berlindung dengan
Allah dan dengan qudrat-Nya dari kejahatan yang aku dapati dan yang
aku hindari) tujuh kali." (HR.Muslim).
Pertanyaan : Apakah minta ruqyah itu diperbolehkan bila kita
berlandaskan hadist2 diatas? tetapi akan dihisab nantinya oleh Alloh
berdasarkan hadist Nabi yang diriwayatkan oleh Imran bin Hushain? .
Mohon penjelasanya bagi yang tahu.
Jazakalloh Khoir
--- In [email protected], "Naufal" <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>
> ----- Original Message -----
> From: "w_suroso" <[EMAIL PROTECTED]>
> To: <[email protected]>
> Sent: Tuesday, June 13, 2006 5:02 PM
> Subject: [assunnah] OOT: Keshahihan Hadits & Biografi Syaikhul
Islam Ibnu
> Taimiyah
>
> > Assalamu'alaikum wa rahmatullah wa barakatuh,
>
> wa'alaykumussalam warahmatullahi wabarakatuh
>
> > Pertama: Saya membaca sebuah hadits yang diriwayatkan oleh 'Imran
> > bin Hushain, yang menyatakan bahwa seseorang yang minta diruqyah
> > apabila masuk surga akan dihisab oleh Allah subhanahu wa ta'ala
> > terlebih dahulu. Haditsnya sebagai berikut:
> > "Rasulullah sallallahu 'alaihi wassalam bersabda, 'Dari ummatku
ada
> > tujuh puluh ribu orang yang masuk surga tanpa dihisab.' Para
sahabat
> > bertanya, 'Siapa saja mereka, wahai Rasulullah?' Beliau
> > menjawab, 'Mereka adalah orang-orang yang tidak minta diruqyah dan
> > tidak ber'tathayur dan tidak melakukan kay, tetapi kepada Tuhanlah
> > (Allah) mereka bertawakkal.' " (H.R. Bukhari dan Muslim)
> >
> > Tathayur adalah menentukan nasib dengan burung (binatang)
sedangkan
> > kay adalah mengobati penyakit dengan menempelkan besi panas ke
tubuh
> > pasien.
> >
> > Mohon bantuan saudara-saudara saya pada milis ini untuk memberi
> > penjelasan kepada saya sebagai berikut:
> > (1) Apakah hadits di atas shahih?
>
> Hadits tsb diriwayatkan oleh Bukhari dan Muslim maka hadits tsb
adalah
> SHAHIH
>
> > (2) Apakah yang dimaksudkan dengan ruqyah di atas hanya yang
> > syirkiyyah ataukah mencakup juga yang syar'iyyah?
>
> Ruqyah yg disebutkan hadits tsb adalah umum, termasuk ruqyah
> syar'iyah --apalagi ruqyah yg tidak syar'i / syirkiyyah--. Hal itu
> sebagaimana yang dipahami oleh Said bin Jubair ketika Hushain bin
> 'Abdurrahman menceritakan kpdnya bahwa dia (Hushain) meminta di
ruqyah.
> Kemudian mendengar hal itu Said bin Jubair menyebutkan kpd Hushain
mengenai
> hadits dari Ibnu Abbas radhiyallahu`anhuma tentang 70ribu orang yg
masuk
> surga tanpa hisab.
> Berarti "ruqyah" pada hadits Ibnu Abbas tsb termasuk juga "ruqyah"
syar'iyah
> karena Said bin Jubair tentu mengetahui bahwa Hushain bin
Abdurrahman tidak
> mungkin meminta diruqyah dgn ruqyah yg tidak sesuai syariat.
> Wallahu A'lam
.... deleted
> > Semoga Allah subhanahu wa ta'ala senantiasa memberi kekuatan dan
> > petunjuk kepada para ahli ilmu dan penuntut ilmu yang berusaha
teguh
> > meniti jalan yang benar ini.
> >
> > Jazakumullah khairan katsiran.
> >
> > Wassalamu'alaikum warahmatullah wabarakatuh,
> > Abu Farhan
------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~-->
Great things are happening at Yahoo! Groups. See the new email design.
http://us.click.yahoo.com/TISQkA/hOaOAA/yQLSAA/TXWolB/TM
--------------------------------------------------------------------~->
SALURKAN BANTUAN ANDA UNTUK KAUM MUSLIMIN YANG TERKENA MUSIBAH
GEMPA DI DAERAH YOGYAKARTA DAN SEKITARNYA KEPADA LEMBAGA AMAL YANG
TERPERCAYA
--------------------------------------------
Website Anda: http://www.assunnah.or.id & http://www.almanhaj.or.id
Website audio: http://assunnah.mine.nu
Berhenti berlangganan: [EMAIL PROTECTED]
Ketentuan posting : [EMAIL PROTECTED]
--------------------------------------------
Yahoo! Groups Links
<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/assunnah/
<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
[EMAIL PROTECTED]
<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/