On 7/3/06, Abu Abdillah <[EMAIL PROTECTED]> wrote:

> Pertama.
> "Juga mendarat di bulan berbeda dengan hidup di bulan".
>
> Kalimat itu memang berbeda artinya dan maksudnya, akan tetapi dapat menjadi
> suatu kesatuan dalam suatu makna bahasa, misalnya :
> ...

Jazaakallahu khairan, Akhi. Namun tetap tidaklah memadai tanpa adanya
keterangan dari salafush shalih. Misalkan, dapat diperdebatkan lagi
bagaimana dengan orang di pesawat terbang (tidak lagi menjejak bumi),
bukankah mereka tetap hidup? Bagaimana dengan orang yang terbang ke
luar atmosfer bumi? Bukankah mereka tetap hidup?

Padahal terbang ke luar angkasa telah dilakukan juga oleh astronot
muslim. Di antaranya adalah Pangeran Sultan bin Salman bin Abdul 'Aziz
al-Saud pada tahun 1985 selama lebih dari sepekan.

Lihat:

http://en.wikipedia.org/wiki/Sultan_bin_Salman_bin_Abdulaziz_al-Saud

Juga ada Abdul Ahad Mohmand dari Afghanistan pada tahun 1988 yang di
luar angkasa selama lebih dari 8 hari.

Lihat:

http://en.wikipedia.org/wiki/Abdul_Ahad_Mohmand

Juga ada Musa Manarov dari Azerbaijan yang keluar angkasa dua kali
pada tahun 1987 dan 1990 dengan total waktu lebih dari 540 hari.

Lihat:

http://en.wikipedia.org/wiki/Musa_Manarov

Sehingga bagaimana dapat menjadikan ayat tersebut sebagai dalil
menolak pendaratan di bulan? Terlebih jika memang tidak ada salafush
shalih yang menafsirkan ayat itu bahwa tidak mungkin mendarat di
bulan.

> Kedua.
> >"Dua ayat yang mulia ini menegaskan dan menunjukkan bahwa manusia tidak
> >bisa hidup di tempat selain dari bumi." (Hal. 27).
>

Telah ana kemukakan beberapa pandangan terhadap pendalilan tersebut.
Mohon koreksinya. Juga jika kita lihat dalam fatwa Syaikh Ibn
'Utsaimin rahimahullah disebutkan "Ketika manusia berhasil mendarat di
bulan, ...". Tidaklah Syaikh membantah dengan dua ayat tersebut.
Ataukah Syaikh tidak memahami dua ayat tersebut seperti itu?

Perlu ana tekankan lagi bahwa posisi ana di sini bukanlah menetapkan
bahwa benar pendaratan di bulan telah dilakukan dan bukan pula untuk
menolaknya. Bukankah Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa Sallam juga
melarang kita menolak atau menetapkan kebenaran kisah Israiliyat jika
kita tidak memiliki ilmu tentangnya?

Sebagaimana kita tidak boleh menolak bid'ah dengan bid'ah, juga
janganlah sampai kita menolak satu "kebohongan kafir" dengan
"kebohongan kafir" lainnya. Wallahul musta'aan.

Juga disebutkan mengenai tayangan ""Did we land on the moon?" yang
dinisbatkan ke National Geographic. Dari cari-cari sedikit, acara itu
ditayangkan oleh Fox Television Network pada 15 Februari 2001.

Sedangkan sikap National Geographic sendiri dapat dilihat di:

http://news.nationalgeographic.com/news/2004/07/0714_040714_moonlanding.html

(pada sidebar "Moon Landing a Hoax?").

http://news.nationalgeographic.com/news/2004/03/0331_040331_aprilfoolshoax_2.html

Lihat juga:

http://science.nasa.gov/headlines/y2001/ast23feb_2.htm
http://curious.astro.cornell.edu/question.php?number=17

Sedangkan bantahan terhadap siaran tersebut dapat dilihat di:

http://www.badastronomy.com/bad/tv/foxapollo.html
http://www.redzero.demon.co.uk/moonhoax/
http://en.wikipedia.org/wiki/Apollo_moon_landing_hoax_accusations

Tidaklah ana tetapkan bahwa bantahan itu benar atau salah karena ana
tidak memiliki kompetensinya.

Lagi-lagi ana katakan baiknya tidak perlu menyibukkan diri dengan
perdebatan masalah ini (atau conspiracy-theory lainnya) kecuali ada
keterangan yang yaqin (lebih baik lagi jik haqqul yaqin dan ainul
yaqin).

Allah Ta'ala berfirman (yang artinya):

"Dan janganlah kamu mengikuti apa yang kamu tidak mempunyai
pengetahuan tentangnya. Sesungguhnya pendengaran, penglihatan dan
hati, semuanya itu akan diminta pertanggungan jawabnya." (QS.
al-Israa' 17:36)

Mohon maaf jika ada kata yang kurang berkenan dan mohon koreksinya
jika ada yang keliru. Kebenaran hanyalah dari Allah Ta'ala dan
kesalahan datang dari diri ana dan syaithan.

Allahu Ta'ala a'lam.

Wassalaamu 'alaikum warahmatullahi wabarakaatuh,
--
Ahmad Ridha ibn Zainal Arifin ibn Muhammad Hamim
(l. 1400 H/1980 M)




------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
Something is new at Yahoo! Groups.  Check out the enhanced email design.
http://us.click.yahoo.com/SISQkA/gOaOAA/yQLSAA/TXWolB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

HADIRILAH! SILATURAHMI AKBAR-3 ULAMA MADINAH NABAWIYAH & UMMAT, MASJID ISTIQLAL 
JAKARTA, AHAD 20 JUMADIL TSANI 1427H/16 JULI 2006M, JAM 09.00 WIB S/D DZUHUR, 
BERSAMA SYAIKH PROF ABDURROZAK BIN ABDUL MUHSIN AL'ABBAD, SYAIKH DR SULAIMAN 
BIN SALIIMULLAH AR-RUHAILY, ULAMA SEKALIGUS GURU BESAR UNIVERSITAS ISLAM 
MADINAH. INFO : 08121055616, 08121055891, 08567505496
Website anda: http://www.assunnah.or.id & http://www.almanhaj.or.id
Website audio: http://assunnah.mine.nu
Berhenti berlangganan: [EMAIL PROTECTED]
Ketentuan posting : [EMAIL PROTECTED] 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/assunnah/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 


Kirim email ke