From: "Rizki Mulyawan" <[EMAIL PROTECTED]>
Date: Wed Jul 5, 2006 4:10 pm
Assalaamu 'alaykum wa rachmatullaahi wa barakaatuh,
Ikhwaati fillaah,
Berikut ada sebuah artikel yang mendakwahkan dengan jelas agar kita tidak
memberikan uang kita kepada anak2 jalanan.
Bagaimanakah menurut manhaj salaf? Apakah kita disunnahkan untuk tetap
mensedekahi mereka meskipun sedekah kita dimanfaatkan untuk hal2 yang kurang 
baik?
Jazakallaahu khayran, Wassalam
Rizki Mulyawan Thaalib

Alhamdulillah,
Jawaban, mengenai bagaimana sikap kita terhadap para pengamen, peminta-minta 
atau anak-anak jalanan dari situs almanhaj, semoga bermanfaat.

HUKUM MEMBERI SHADAQAH KEPADA PENGAMEN

Oleh
Syaikh Abdullah bin Abdurrahman Al-Jibrin
sumber http://www.almanhaj.or.id

Pertanyaan.
Syaikh Abdullah bin Abdurrahman Al-Jibrin ditanya : Syaikh yang terhormat, 
banyak pengamen, baik laki-laki, perempuan maupun anak-anak dari berbagai 
usia dan penampilan, mereka berkelilling di antara manusia di pasar-pasar, 
jalan-jalan, masjid-masjid dan tempat-tempat umum lainnya meminta sumbangan 
dan uluran tangan.

Menghadapi seperti situasi ini, banyak orang yang kebingungan, bagaimana 
menyikapi mereka. Apakah kami harus memberi mereka shadaqah dan zakat ? Kami 
mohon jawaban, semoga anda mendapat pahala dan Allah senantiasa memelihara 
dan menjaga anda.

Jawaban
Dalam hal ini hukumnya berbeda-beda tergantung kondisi dan personil 
masing-masing. Telah diketahui, bahwa banyak di antara para pengamen itu 
yang sebenarnya bukan orang-orang yang membutuhkan bantuan, bahkan mereka 
itu orang-orang kaya yang banyak harta, tapi mereka menjadikan hal ini 
sebagai profesi (mata pencaharian) dan tidak bisa meninggalkannya.

Jika anda melihat pengamen itu laki-laki yang tampak masih kuat dan segar, 
jangan anda beri, karena ia mampu bekerja seperti para pekerja lainnya. 
Sedangkan anak-anak, yang bukan pengamen sebenarnya dapat diketahui dari 
kerapian dan kemantapan penampilan, hal ini menunjukkan bahwa ia menjadikan 
“meminta-minta” sebagai kebiasaan sehingga terbiasa, bahkan dengan ucapan 
yang lancar serta hafal do’a-do’a lengkap dengan mimiknya. Adapun wanita, 
dapat diketahui dari seringnya muncul dan banyaknya bolak-balik. Yang jelas, 
jika diketahui bahwa orang yang melakukan itu memang sengaja beroperasi 
demikian tanpa kebutuhan, maka tangkap dan bawa, lalu serahkan ke lembaga 
yang menangani masalah pengamen. Wallahu a’lam.

[Diucapkan dan didiktekan oleh Syaikh Abdullah bin Abdurrahman Al-Jibrin]

[Disalin dari. Kitab Al-Fatawa Asy-Syar’iyyah Fi Al-Masa’il Al-Ashriyyah Min 
Fatawa Ulama Al-Balad Al-Haram, edisi Indonesia Fatwa-Fatwa Terkini-1, Darul 
Haq]

_________________________________________________________________
Express yourself instantly with MSN Messenger! Download today it's FREE! 
http://messenger.msn.click-url.com/go/onm00200471ave/direct/01/





HADIRILAH! SILATURAHMI AKBAR-3 ULAMA MADINAH NABAWIYAH & UMMAT, MASJID ISTIQLAL 
JAKARTA, AHAD 20 JUMADIL TSANI 1427H/16 JULI 2006M, JAM 09.00 WIB S/D DZUHUR, 
BERSAMA SYAIKH PROF ABDURROZAK BIN ABDUL MUHSIN AL'ABBAD, SYAIKH DR SULAIMAN 
BIN SALIIMULLAH AR-RUHAILY, ULAMA SEKALIGUS GURU BESAR UNIVERSITAS ISLAM 
MADINAH. INFO : 08121055616, 08121055891, 08567505496
Website anda: http://www.assunnah.or.id & http://www.almanhaj.or.id
Website audio: http://assunnah.mine.nu
Berhenti berlangganan: [EMAIL PROTECTED]
Ketentuan posting : [EMAIL PROTECTED] 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/assunnah/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 


Kirim email ke