Bismillahirrohmanirrohim. Masalah ini adalah bab pembahasan asma-wa-sifat. (dlm pengantar asma wa sifat pada pembahasan hadits Arbain nawawi).
Ana sarikan dari syarah arbain nawawi hadits no.2 oleh ust badru. 1. Nama menunjukkan kepada dzat Allah, yang menunjukkan kepada sifat Allah. (bukan berarti Allah banyak, sebagaimana kesalahan kaum musyrikin. saat mendengar rosul memanggil- ya Allah - Ya rahman-. Mereka mengatakan muhammad telah menyeru 2 ilah. 2. Setiap nama/asma pasti mengandung sifat. tidak mungkin ada nama yg tidak mengandung sifat. Contoh : Allah mempunyai nama " Sami' ", maka otomatis Allah memiliki sifat " Sama' "; Allah mempunyai nama "aziz" yg berarti memilik sifat "izzah" 3. Bahwa nama Allah tidak terhitung dengan jumlah tertentu (tidak ada yg boleh menentukan jumlah tertentu nama-nama Allah). Dalilnya : (Doa Rosul yg diriwayatkan dalam hadits) "ya Allah, aku memohon kepada engkau dengan seluruh nama yg engkau miliki yg engkau namai dirimu dengannya atau nama yg engkau turunkan dlm kitabmu atau nama yg engkau ajarkan kpd salah seorang dari makhlukmu, atau nama yg engkau sembunyikan dlm ilmu ghaibmu..." HR Ahmad dishohihkan oleh al-bani: silsilah hadits shohih) 4. Masalah Nama Allah adalah tuqifiyyah. "Janganlah kamu ikuti apa-apa yg kamu tidak punyai ilmunya" ayat ini umum, termasuk masalah asma Allah 5. Tidak boleh ilhad/penyimpangan dlm nama Allah. Contoh : 1.mengingkari salah satu apa lagi lebih nama Allah atau mengingkari sifat dari nama tersebut. memberikan nama 2.menamakan Allah dg nama yg Allah tidak menamakan dirinya. mis: tuhan bapa. Maka pada point-point tsb ini jelas menunjukkan batilnya bagi yg membatasi sifat Allah dengan sifat bilangan tertentu misal sifat-20. Allohu ta'ala a'lam. Abu Hilmy --- indra aa <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > Wa'alaikumsalam warahmatullaahi wabarakaatuh. > > Prinsip Ahlussunnah dalam memahami Asma dan Sifat > Allah adalah > menetapkan Asma dan Sifat Allah yang Allah sendiri > menetapkannya > dalam KitabNya (Al Qur'an) maupun melalui penjelasan > Rasulullaah > Shalallaahu 'alaihi wa Sallam. Jadi, mengenal Asma > dan Sifat Allah > adalah perkara wahyu. > > Sedang Imam Al Asy'ari (sebelum bertaubat, ketika > masih berfahaman > Mu'tazilah) membuat sifat yang 20 itu adalah > berdasarkan akal, bukan > berdasarkan wahyu. > > Demikian yang ana ketahui. > Wassalamu'alaikum warahmatullaahi wabarakaatuh. > Abu dawud > > > --- In [email protected], "Rulyanto Eka" > <[EMAIL PROTECTED]> > wrote: > > > > Assalaamu'alaikum warahmatullahi wabarakaatuhu, > > > > Saya ada pertanyaan tentang sifat Alloh yang 20. > Mudah2an ada yang > bisa > > sharing ilmu tentang hal ini. > > > > Kebetulan semenjak kecil saya disuruh menghafal > dan mempelajari > sifat > > Alloh yang 20, seperti wujud = ada, qidam = > dahulu, dst. Hanya saja > > semenjak saya belajar, saya mendapat keterangan > bahwa Iman Al > Asy'ari, > > yang mengeluarkan sifat Alloh yang 20, beliau > kemudian bertaubat > dari > > hal yang demikian. > > > > Saya mendapat kesan hal ini cukup penting, mengapa > Imam Al Asy'ari > > bertaubat dari hal yang sedemikian ? Apakah hal > tersebut sedemikian > > fatal ? > > > > Wassalaamu'alaikum warahmatullahi wabarakaatuhu, > > > > Eka R. ___________________________ Do You Yahoo!? Tired of spam? Yahoo! Mail has the best spam protection around http://mail.yahoo.com Website anda: http://www.assunnah.or.id & http://www.almanhaj.or.id Website audio: http://assunnah.mine.nu Berhenti berlangganan: [EMAIL PROTECTED] Ketentuan posting : [EMAIL PROTECTED] Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/assunnah/ <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
