AGAMA ISLAM ADALAH AGAMA YANG HAQ (BENAR) YANG DIBAWA OLEH MUHAMMAD SHALLALLAHU 
'ALAIHI WA SALLAM

Dengan Islam, Allah Subhanahu wa Ta'ala mengakhiri serta menyempurnakan 
agama-agama lain untuk para hambaNya.
Dengan Islam pula, Allah Subhanahu wa Ta'ala menyempurnakan kenikmatanNya dan 
meridhai Islam sebagai agama.
Agama Islam adalah agama yang benar dan satu-satunya agama yang diterima Allah, 
kepercayaan selain Islam tidak akan diterima Allah.

Allah Subhanahu wa Ta'ala berfirman.
"Artinya : Barangsiapa mencari agama selain dari agama Islam, maka sekali-kali 
tidaklah akan diterima (agama itu) daripadanya, dan dia di akhirat termasuk 
orang-orang yang rugi." [Ali 'Imran: 85]

Allah Azza wa Jalla telah mewajibkan kepada seluruh manusia untuk memeluk agama 
Islam karena Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam diutus untuk seluruh 
manusia, sebagaimana firman Allah Azza wa Jalla :

"Artinya : Katakanlah: 'Hai manusia, sesungguhnya aku adalah utusan Allah 
kepadamu semua, yaitu Allah yang mempunyai kerajaan langit dan bumi, tidak ada 
yang berhak disembah selain Dia, Yang menghidupkan dan Yang mematikan, maka 
berimanlah kamu kepada Allah dan RasulNya, Nabi yang ummi yang beriman kepada 
Allah dan kepada Kalimat-KalimatNya (Kitab-Kitab-Nya) dan ikutilah dia, supaya 
kamu mendapat petunjuk" [Al-A'raaf: 158]

Hal ini juga sesuai dengan sabda Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam.

"Artinya : Demi yang diri Muhammad ada di tangan Allah, tidaklah mendengar 
seorang dari ummat Yahudi dan Nasrani yang mendengar diutusnya Muhammad, 
kemudian dia mati dalam keadaan tidak beriman dengan apa yang diutus dengannya 
(Islam), niscaya dia termasuk penghuni Neraka."[1]

Mengimani Nabi Muhammad Shallallahu 'alaihi wa sallam, artinya membenarkan 
dengan penuh penerimaan dan kepatuhan pada seluruh apa yang dibawanya bukan 
hanya membenarkan semata. Oleh karena itulah Abu Thalib (paman Nabi Shallallahu 
'alaihi wa sallam) termasuk kafir, yaitu orang yang tidak beriman kepada Nabi 
Shallallahu 'alaihi wa sallam meskipun dia membenarkan apa yang dibawa oleh 
Nabi Shallallahu 'alaihi wa sallam dan dia membenarkan pula bahwa Islam adalah 
agama yang terbaik.

Agama Islam mencakup seluruh kemaslahatan yang terkandung di dalam agama-agama 
terdahulu. Islam memiliki keistimewaan, yaitu cocok dan sesuai untuk setiap 
masa, tempat dan kondisi ummat.

"Artinya : Dan Kami turunkan kepadamu al-Qur'an dengan membawa kebenaran, 
membenarkan apa yang sebelumnya, yaitu kitab-kitab (yang diturunkan sebelumnya) 
dan batu ujian terhadap kitab-kitab yang lain..."[Al-Maa-idah: 48]

Islam dikatakan cocok dan sesuai di setiap masa, tempat dan kondisi ummat 
maksudnya adalah berpegang teguh kepada Islam tidak akan menghilangkan 
kemaslahatan ummat bahkan, dengan Islam ini ummat akan menjadi baik, sejahtera, 
aman dan sentausa. Tetapi harus diingat bahwa Islam tidak tunduk terhadap masa, 
tempat dan kondisi ummat sebagaimana yang dikehendaki oleh sebagian orang. 
Apabila ummat manusia menginginkan keselamatan di dunia dan di akhirat, maka 
mereka harus masuk Islam dan tunduk dalam melaksanakan syari'at Islam.

Agama Islam adalah agama yang benar, Allah menjanjikan kemenangan kepada orang 
yang berpegang teguh kepada agama ini dengan baik, namun dengan syarat mereka 
harus mentauhidkan Allah, menjauhkan segala perbuatan syirik, menuntut ilmu 
syar'i dan mengamalkan amal yang shalih.

Allah Subhanahu wa Ta'ala berfirman.

"Artinya : Dia-lah yang mengutus Rasul-Nya (dengan membawa) petunjuk 
(al-Qur'an) dan agama yang benar untuk dimenangkan-Nya atas segala agama, 
walaupun orang-orang musyrik tidak menyu-kainya." [At-Taubah: 33]

"Artinya : Dan Allah telah berjanji kepada orang-orang yang beriman di antara 
kamu dan mengerjakan amal-amal yang shalih bahwa Dia sungguh-sungguh akan 
menjadikan mereka berkuasa di bumi, sebagaimana Dia akan meneguhkan bagi mereka 
agama yang telah diridhaiNya untuk mereka, dan Dia benar-benar akan merubah 
(keadaan) mereka, sesudah mereka berada dalam ketakutan menjadi aman sentausa. 
Mereka tetap menyembahKu dengan tiada mempersekutukan sesuatu apapun dengan 
Aku. Dan barangsiapa yang (tetap) kafir sesudah (janji) itu, maka mereka itulah 
orang yang fasik." [An-Nuur: 55]

Islam adalah agama yang sempurna dalam 'aqidah dan syari'at. Bentuk 
kesempurnaannya di antaranya adalah

[1]. Memerintahkan bertauhid dan melarang syirik.
[2]. Memerintahkan untuk berbuat jujur dan melarang bersikap bohong.
[3]. Memerintahkan untuk berbuat adil dan melarang bersikap zhalim.
[4]. Memerintahkan untuk bersikap amanah dan melarang ingkar janji.
[5]. Memerintahkan untuk menepati janji dan melarang bersikap khianat.
[6]. Memerintahkan untuk berbakti kepada ibu-bapak serta me-larang 
mendurhakainya.

Dan yang lainnya.

Secara umum Islam memerintahkan agar berakhlak yang mulia, bermoral baik dan 
melarang bermoral buruk. Islam juga memerintahkan setiap perbuatan baik, dan 
melarang perbuatan yang buruk

Allah Subahanahu wa Ta'ala berfirman.

"Artinya : Sesungguhnya Allah menyuruh (kamu) berlaku adil dan berbuat 
kebajikan, memberi kepada kaum kerabat, dan Allah melarang dari perbuatan keji, 
kemungkaran dan permusuhan. Dia memberi pengajaran kepadamu agar kamu dapat 
mengambil pelajaran." [ An-Nahl: 90]

Islam didirikan atas lima dasar, sebagaimana yang tersebut dalam sebuah hadits 
yang diriwayatkan oleh Ibnu 'Umar Radhiyallahu 'anhu bahwa Rasulullah 
Shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda

"Artinya : Islam dibangun atas lima hal, (yaitu); (1) bersaksi bahwa tidak ada 
yang berhak disembah dengan benar melainkan hanya Allah, (2) dan bahwa Muhammad 
adalah utusan Allah, (3) menegakkan shalat, (4) membayar zakat, (5) berpuasa di 
bulan Ramadhan dan menunaikan haji ke Baitullah."[2]

Rukun Islam ini wajib diimani, diyakini dan wajib diamalkan oleh setiap muslim 
dan muslimah.

Pertama: Kesaksian tidak ada yang berhak diibadahi dengan benar kecuali Allah 
Azza wa Jalla dan Muhammad Shallallahu 'alaihi wa sallam adalah hamba serta 
RasulNya merupakan keyakinan yang mantap, yang diekspresikan dengan lisan. 
Dengan kemantapannya itu, seakan-akan ia dapat menyaksikanNya.

Syahadah (kesaksian) merupakan satu rukun padahal yang disaksikan itu ada dua 
hal, ini dikarenakan Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam adalah penyampai 
risalah dari Allah Azza wa Jalla. Jadi, kesaksian bahwa Muhammad Shallallahu 
'alaihi wa sallam adalah hamba dan utusan Allah Azza wa Jalla merupakan 
kesempurnaan kesaksian Laa ilaha illa Allah, tidak ada yang berhak diibadahi 
dengan benar kecuali Allah.

Syahadatain (dua kesaksian) tersebut merupakan dasar sah dan diterimanya semua 
amal. Amal akan sah dan diterima bila dilakukan dengan keikhlasan hanya karena 
Allah Azza wa Jalla dan mutaba'ah (mengikuti) Sunnah Rasulullah Shallallahu 
'alaihi wa sallam. Ikhlas karena Allah Azza wa Jalla terealisasi pada Syahadat 
(kesaksian) laa ilaha illallah, tidak ada yang berhak diibadahi dengan benar 
kecuali Allah. Sedangkan mutaba'ah atau mengikuti Sunnah Rasulullah Shallallahu 
'alaihi wa sallam terealisasi pada kesaksian bahwa Muhammad adalah hamba serta 
Rasul-Nya.

Faedah terbesar dari dua kalimat syahadat tersebut adalah membebaskan hati dan 
jiwa dari penghambaan terhadap makhluk dengan beribadah hanya kepada Allah saja 
serta tidak mengikuti melainkan hanya kepada Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa 
sallam.

Kedua: Mendirikan shalat artinya beribadah kepada Allah dengan mengerjakan 
shalat wajib lima waktu secara istiqamah serta sempurna, baik waktu maupun 
caranya. Shalat harus sesuai dengan contoh Nabi Shallallahu 'alaihi wa sallam.
Sebagaimana sabda Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam

"Artinya : Shalatlah kalian sebagaimana engkau melihatku shalat." [3]

Salah satu hikmah shalat adalah mendapat kelapangan dada, ketenangan hati, dan 
menjauhkan diri dari perbuatan keji dan mungkar.[4]

Ketiga: Mengeluarkan zakat artinya, beribadah hanya kepada Allah Azza wa Jalla 
dengan menyerahkan kadar yang wajib dari harta-harta yang harus dikeluarkan 
zakatnya.[5]

Salah satu hikmah mengeluarkan zakat adalah membersihkan harta, jiwa dan moral 
yang buruk, yaitu kekikiran serta dapat menutupi kebutuhan Islam dan ummat 
Islam, menolong orang fakir dan miskin.

Keempat: Puasa Ramadhan artinya, beribadah hanya kepada Allah dengan cara 
meninggalkan hal-hal yang dapat membatalkan di siang hari di bulan Ramadhan 
(puasa sebulan penuh).

Salah satu hikmahnya ialah melatih jiwa untuk meninggalkan hal-hal yang disukai 
karena mencari ridha Allah Azza wa Jalla.

Kelima: Naik Haji ke Baitullah (rumah Allah), artinya beribadah hanya kepada 
Allah dengan menuju ke al-Baitul Haram (Ka'bah di Makkah al-Mukarramah) untuk 
mengerjakan syiar atau manasik Haji.[6]

Salah satu hikmahnya adalah melatih jiwa untuk mengerahkan segala kemampuan 
harta dan jiwa agar tetap taat kepada Allah Azza wa Jalla. Oleh karena itu Haji 
merupakan salah satu macam jihad fi sabilillah.[7]


[Disalin dari kitab Syarah Aqidah Ahlus Sunnah Wal Jama'ah Oleh Yazid bin Abdul 
Qadir Jawas, Penerbit Pustaka At-Taqwa, Po Box 264 Bogor 16001, Cetakan Pertama 
Jumadil Akhir 1425H/Agustus 2004M]
_________
Foote Note
[1]. HR. Muslim (I/134, no. 153), dari Shahabat Abu Hurairah Radhiyallahu 'anhu
[2]. Mutafaqun 'alaihi. HR. Al-Bukhari dalam Kitabul Iman pada bab Qaulu Nabi 
Shallallahu 'alaihi wa sallm: (Èõäöíó ÇúáÅöÓúáÇóãõ Úóáóì ÎóãúÓò) no. 8, Muslim 
dalam Kitabul Iman bab Arkanul Islam no. 16, Ahmad (II/26, 93, 120, 143), 
at-Tirmidzi (no. 2609) dan an-Nasa-i (VIII/107)
[3]. HR. Al-Bukhari (no. 631), dari Shahabat Malik bin Khuwairits radhiyallahu 
'anhu
[4]. Lihat QS. Al-Ankabut: 45.
[5]. Lihat QS. Al-Baqarah: 43.
[6]. Lihat QS. Ali 'Imran: 96.
[7]. Diringkas dan ditambah dari kutaib Syarhu Ushuulil Iimaan oleh Syaikh 
Muhammad bin Shalih al-Utsaimin (hal. 4-10)

Sumber:
<http://almanhaj.or.id/index.php?action=more&article_id=1490&bagian=0>





Website anda: http://www.assunnah.or.id & http://www.almanhaj.or.id
Website audio: http://assunnah.mine.nu
Berhenti berlangganan: [EMAIL PROTECTED]
Ketentuan posting : [EMAIL PROTECTED] 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/assunnah/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 



Kirim email ke