Yang jlas ada dua pendapat yg berbeda dari ulama besar. Syaikh muhammad nashiruddin al-albany memberi pendapat bahwa seluruh dunia adalah sama yaitu jika suatu negeri melihat hilal maka negeri yg lain mengikuti, pendapat kedua adalah syaikh bin baz yg pendapatnya sama dg negeri ini yaitu ru'yah lokal. Untuk pendapat dengan menggunakan perhitungan hisab adalah menyalahi sunnah dan sama sekali tidak ada dasarnya baik dari hadist maupun dari keterangan ulama. Namun syaikh muhammad nashiruddin al-albany berpesan agar kita mengikuti pemimpin kita demi persatuan umat, lagian keputusan pemimpin yg menganut ru'yah lokal juga mempunyai dasar. Ana perhatikan di berita pada awalnya pemerintah memutuskan dg hisab namun saat hari H mereka menetapkan dg ru'yah lokal juga, jadi pemerintah kita mengambil dua patokan, hisab dan ru'yah lokal.
On 9/23/06, Harry Saputra Kartono <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > Assalamu'alaikum, > > Ana ingin bertanya tentang cara menentukan awal puasa. Ceritanya bermula > ketika kemarin malam (malam sabtu) ana pulang kantor. Tiba-tiba ibu ana > bertanya "a, mau sahur kapan? nanti malam atau besok malam?" ana kaget, > ana > tanya "mah, emang udah diumumin kalo besok puasa (sabtu, 23/9/2006) ?" ibu > ana berkata "enggak, tapi papah ngambil puasa besok kalo malam ini ada > yang > sms udah melihat ru'yah". Haditsnya adalah "Berpuasalah kalian kaetika > kalian melihat hilal dan berhentilah kalian berpuasa ketika kalian melihat > hilal. Dan jika mendung, maka sempurnakanlah bulan Sya'ban menjadi 30 > hari". > Ana berkata lagi "lho mah, bukannya kita harus ta'at kepada pemimpin? Ya > kita ikut aja pemimpin kita menetukan 1 ramadhannya kapan". Lalu bapak ana > datang dan mulai berdiskusi, beliau bilang "iya, kita memang harus ikut > pemimpin, dan pemimpin Islam ada di mekah". Ana tanya siapa, bapak ana > sendiri tidak tahu. Beliau tahu bahwa ada pemimpin umat ini di mekah dari > temannya. Ibu ana kemudian menjelaskan bahwa teman bapak ini adalah > seorang > hizbullah (wallahua'lam apakah hizbullah yg di libanon itu atau bukan). > Ana > tanya "itu hizbullah yg di libanon? Itu syi'ah pah.. bukan ahlussunnah". > Bapak ana bilang "bukan, bukan yang itu, ini hizbullah lain lagi. Ini > organisasi dan mereka menyerukan bahwa ada pemimpin ummat di mekkah". Ana > tanya lagi "Tadi papa bilang nggak tau pemimpinnya siapa. Kalo papa nggak > tau siapa nama pemimpin tsb, kok papa mau aja nurut menentukan 1 ramadhan > dari dia?". Bapak ana menjawab lagi "lho.. kan sudah tau haditsnya (hadits > diatas tadi)." > Karena keterbatasan ilmu ana, ana hanya diam... Besok paginya (hari ini, > sabtu 23/9/2006) bapak ana sudah mulai puasa, karena tadi malam di sms > oleh > temannya bahwa hilal telah terlihat. > > Kemudian yang menjadi pertanyaan adalah: > 1. Apakah ketika di suatu tempat (arab saudi) telah melihat hilal maka > berlaku 1 ramadhan untuk seluruh negeri walaupun di negeri lain (misal: > indonesia) pemerintahnya belum menentukan bahwa hari ini (sabtu, > 23/9/2006) > adalah 1 ramadhan? > 2. Dalam hal ini kita harus ikut pemerintah atau kita ikut orang yang > menyatakan telah melihat hilal (dengan dasar hadits diatas) ? > 3. Apakah rekan-rekan disini pernah mendengar hizbullah di indonesia? Apa > & > siapakah mereka? > 4. Ana khawatir apabila teman bapak ini mempengaruhi bapak agar berbai'at > kepada pemimpin mereka dengan dasar hadits bahwa apabila seseorang tidak > berbai'at maka matinya menjadi bangkai jahiliyah. Maka ana ingin > menerangkan > kepada bapak ana yang dimaksud dengan berbai'at ini kepada siapa? jika > kepada pemimpin, pemimpin yang mana? > > Mohon rekan-rekan disini bersedia menjelaskan/menjawab permasalahan ana > ini > dengan nash-nash yang jelas tentunya. > > Jazakumullah khair.. > > -- > Wassalamu'alaikum, > > Harry S. Kartono Website anda: http://www.assunnah.or.id & http://www.almanhaj.or.id Website audio: http://assunnah.mine.nu Berhenti berlangganan: [EMAIL PROTECTED] Ketentuan posting : [EMAIL PROTECTED] Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/assunnah/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/assunnah/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: mailto:[EMAIL PROTECTED] mailto:[EMAIL PROTECTED] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
