Assalaamu'alaykum wa rahmatullah wa barakaatuh

Jawaban saya ringkaskan dari :

(1) Buku rujukan berjudul : Meneladani Sholat-sholat Sunnat Rasulullah
Shollallahu 'alayhi wa Sallam, diitulis oleh Muhammad bin 'Umar
bin Salim Bazmul, diterbitkan oleh Pustaka Imam Syafi'i, Bab Sunnat-Sunnat
Rawatib, Keutamaan, Sifat dan Hukumnya (pp.15-44). Untuk kategori hadits
shahih/hasan, saya ambilkan dari catatan kaki hadits tersebut pada buku ini.

(2) Kemudian ada buku rujukan lain, dengan judul : "Kumpulan Sholat Sunnah
dan Keutamaannya", ditulis oleh Dr. Sa'id bn Ali bin Wahf Al-Qahthani,
dterbitkan oleh Darul Haq.Bab 1 : Sholat Sunnah Rawatib pp23-46.

a) Untuk 2 raka'at sebelum Maghrib

Pada buku Meneladani Sholat-sholat Sunnat Rasulullah Shollallahu 'alayhi wa
Sallam, diitulis oleh Muhammad bin 'Umar bin Salim Bazmul,saya tidak
menemukan adanya riwayat untuk sholat sunnat rawatib 2 raka'at sebelum
Maghrib. Namun saya menemukan di bab lain pada buku yang sama sebagai Sholat
Sunnat antara Adzan dan Iqamah pp113-115. Hal tersebut berdasarkan dalil :

Dari 'Abdullah bin Mughaffal radhiallau 'anhu, dimana dia bercerita, Nabi
Shollallahu 'alayhi wa sallam bersabda :  "Antara tiap dua adzan (adzan dan
iqamah) terdapat sholat. Antara tiap dua adzan itu terdapat sholat."
(Kemudian pada yang ketiga kalinya beliau bersabda) : "Bagi yang
menghendaki". Diriwayatkan oleh Asy-Syaikhani.-= Hadits Shahih diriwayatkan
oleh Bukhari dan Muslim=- (*)

Ada keterangan yang dibawakan oleh Muhammad bin 'Umar bin Salim Bazmul
(penulis buku rujukan pertama saya). Beliau menuliskan :
Sabda beliau : "Baina Kulli Adzaanaini (antara tiap dua adzan)",  Ibnul
Atsir mengatakan dalam kitabnya, Jaami'ul Ushuul (VI/9): "Yang Beliau
maksudkan dengan dengan dua adzan ini adalah adzan dan iqamah, lalu salah
satu kedua nama tersebut yang lebih dominan atas yang lain, bahwa adzan di
dalam iqamah sebenarnya itu juga, karena ia sebagai informasi yang
memberitahukan didirikannya sholat, sedangkan adzan merupakan pemberitahuan
tentang masuknya waktu sholat". (Lihat halaman 114).

Kemudian disebutkan sholat sunnat yang ditekankan antara adzan dan qomah
ialah (untuk) sholat maghrib. yang demikian didasarkan pada hadist yang
berikut :

'Abdullah bin Mughaffal al-Muzani radhallahu 'anhu meriwayatkan dari Nabi
Shollallahu 'alayhi wa sallam, dimana Beliau bersabda : "Bagi yang
menghendaki". Hal itu karena beliau khawatir orang-orang akan menganggapnya
sebagai sunnat yang selalu dkerjakan. Diriiwayatkan oleh al-Bukhari -=Hadits
Shahih=- (**)

Dalam sebuah riwayat Abu Dawud disebutkan : "Kerjakanlah sholat sebelum
Maghrib dua rakaat". Kemudian beliau bersabda: "kerjakanlah sholat dua
raka'at sebelum Maghrib, bagi siapa yang menghendaki". Yang demikan itu
karena beliau khawatir orang-orang akan menganggapnya sebagai sunnat
(kebiasaan yang selalu dikerjakan) -= Riwayat ini melalui jalan Al-Bukhari
sendiri yang diriwayatkan oleh Abu Dawud didalam kitabus Shalaah, bab
as-Sahalaah Qablal Maghrib, (hadits no. 281).

===
Kemudian di buku rujukan saya yang kedua, ada riwayat lain dari hadits Anas
radhiallahu 'anhu : "Di masa hidup Nabi Shollallahu 'alayhi wa sallam, kami
biasa sholat dua raka'at setelah tenggelam matahari, yakni setelah masuk
waktu sholat Maghrib". (Diriwayatkan oleh Muslim no. 836). Anas menjelaskan:
"Kala itu kami tinggal di Al-Madinah. Bila muadzin sudah mengumandangkan
adzannya untuk sholat Magrib, mereka segera menuju masjid dan melakukan
shola dua raka'at. Sampa-sampai bila datang orang asing untuk masuk masjid,
dia mengira bahwa sholat Maghrib sudah usai karena banyaknya orang yang
sholat". -= Hr. Bukhari  dan Muslim=-

Beliau (Dr. Sa'id bin Ali bin Wahf Al Qahthani) penulis buku rujuan kedua
saya ini,  juga mengutip  riwayat dari Abdul Mughaffal (*) sebagai dalil dua
raka'at sholat sunnat sebelum Maghrib.

Alhamdulillah jadi disini bisa kita bedakan pengkategorian sholat sunnat 2
raka'at sebelum Maghrib antara penulis buku rujukan saya pertama (Muhammad
bin 'Umar bin Salim Bazmul) dan penulis buku rujukan saya kedua (Dr. Sa'id
bin Ali bin Wahf Al Qahthani).

- Oleh Muhammad bin 'Umar bin Salim Bazmul, sholat sunnat 2 raka'at sebelum
Maghrib dikategorikan sebagai  Sholat sunnat antara adzan dan Iqamah, karena
Beliau memasukkan ke dalam buku yang ditulisnya pada bab Sholat Sunnat
antara Adzan dan Iqamah.(lihat halaman 113) sedangkan ;

-Oleh Dr. Sa'id bin Ali bin Wahf Al Qahthani, sholat sunnat 2 raka'at
sebelum Maghrib dikategorikan sebagai Sholat sunnat rawatib karena beliau
memasukkan ke dalam buku yang ditulisnya pada bab Sholat Sunnat Rawatib
(lihat halaman 28).

Inti keduanya adalah : Shahih ada riwayat untuk melakukan sholat sunnat dua
raka'at sebelum Magrib.  Dan Yang harus digaris bawahi, sholat sunnat dua
raka'at sebelum Maghrib ini harus dilakukan setelah Muadzin mengumandangkan
adzannya berdasarkan riwayat yang ada diatas. Wallahu 'Alam.

b) Untuk 2 raka'at sebelum Isya

Pada buku rujukan saya pertama, yaitu Meneladani Sholat-sholat Sunnat
Rasulullah Shollallahu 'alayhi wa Sallam, diitulis oleh Muhammad bin 'Umar
bin Salim Bazmul,saya tidak menemukan terdapat sholat sunnat rawatib 2
raka'at sebelum 'Isya. Namun di buku rujukan saya yang kedua, yaitu Kumpulan
Sholat Sunnah dan Keutamaannya", ditulis oleh Dr. Sa'id bin Ali bin Wahf
Al-Qahthani terdapat riwayat sholat sunnat dua raka'at sebelum Isya dan
sesudah Isya (lihat halaman 29).

Berdasarkan hadits Abdullah bin Mughaffal radhiallahu 'anhu, dia berkata :
Rasulullah Shollallahu 'alayhi wa sallam bersabda :
"Di antara dua adzan ada sholat. Diantara dua adzan ada sholat." Pada kali
ketiga, beliau bersabda: "Bagi siapa yang menghendakinya". -= Diriiwayatkan
oleh Bukhari=-

Subhanalllah!!!

Intinya : Terdapat riwayat untuk sholat sunnat dua raka'at sebelum Isya yang
dilakukan antara adzan dan iqomah. (2  raka'at disebutkan oleh Dr. Sa'id bn
Ali bin Wahf Al-Qahthani  pada judul pembahasan ini). Beliau
mengkategorikannya sebagai sholat sunnat rawatib karena memasukkannya dalam
buku yang ditulisnya pada bab Sholat Sunnah Rawatib (lihat halaman 29).

Wallahu 'Alam. Mohon koreksi dari ikhwah.

Wassalaamu'alaykum wa rahmatullah wa barakaatuh


----- Original Message -----
From: "Muhammad Padli" <[EMAIL PROTECTED]>
To: <[email protected]>
Sent: Thursday, September 28, 2006 6:31 AM
Subject: Re: [assunnah] Berapa jumlah Rawatib menurut hadits yang sahih

> Bagaimana dengan 2 raka'at sebelum maghrib dan isya ?
>
> jazakallaahu khairan.
>
>
> On 9/27/06, kisyam <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> >
> > Wa'alaykumussalaam wa rahmatullah wa barakaatuh
> >
> > Jawaban saya ringkaskan dari buku berjudul : Meneladani Sholat-sholat
> > Sunnat
> > Rasulullah Shollallahu 'alayhi wa Sallam, diitulis oleh Muhammad bin
'Umar
> > bin Salim Bazmul, diterbitkan oleh Pustaka Imam Syafi'i, Bab
Sunnat-Sunnat
> > Rawatib, Keutamaan, Sifat dan Hukumnya (pp.15-44). Untuk kategori hadits
> > shahih/hasan, saya ambilkan dari catatan kaki hadits tersebut pada buku
> > ini.
> >
> > Setiap sholat fardhu memiliki pembahasan tersendiri berkaitan dengan
> > sunnat
> > rawatibnya termasuk didalamnya (hukumnya, sifat dan keutamaannya, orang
> > yang
> > tertinggal mengerjakannya,dsb). Disini kita fokus hanya pada waktu
> > (Qobliyah
> > dan Ba'diyah) dan jumlahnya berdasarkan riwayat yang ada.
> >
> > a) Sholat Sunnat Rawatib Shubuh
> >
> > Sholat sunnat rawatib Shubuh itu ada dua roka'at, yang dikerjakan
sebelum
> > Sholat Subuh. Ada beberapa riwayat mengenai dua roka'at rawatib sebelum
> > Shubuh ini, salah satunya adalah :
> >
> > Dari 'Aisyah radhiallahu 'anha , dari Nabi Shollallahu 'alayhi wa
sallam,
> > beliau bersabda : "Dua raka'at sebelum Shubuh itu lebih baik daripada
> > dunia
> > dan seisinya, (keduanya lebih aku suka darpada dunia secara
keseluruhan).
> > Diriwayatkan oleh Muslim. -= Hadits Shahih=-
> >
> > b) Sholat Sunnat Rawatib Zhuhur
> >
> > Sholat Sunnat Rawatib Zhuhur termasuk sunnat yang dianjurkan, dan
> > dilaksanakan empat raka'at sebelum sholat Zhuhur dan empat raka'at
> > setelahnya, atau empat raka'at sebelum sholat Zhuhur dan dua raka'at
> > setelahnya. maupun dengan mengerjakan dua raka'at sebelum sholat zhuhur
> > dan
> > dua raka'at setelahnya. Ketiga kategori tersebut dikerjakan oleh seorang
> > muslim dengan niat rawatib sholat zhuhur, maka diperbolehkan. Dengan
> > demikian, berarti dia telah melaksanakan Sunnah ini. Terdapat beberapa
> > riiwayat, saya ambilkan satu saja :
> >
> > Dari Ummu Habibah radhiallahu 'anha, dia bercerita, aku pernah mendengar
> > Rasulullah shollallahu 'alayhi wa sallam bersabda : "Barang siapa
> > memelihara
> > sholat empat rakaat sebelum zhuhur dan empat rakaat setelahnya, maka
Allah
> > akan mengharamkannya dari Neraka. (Diriwayatkan oleh at-Tirmidzi dan
Ibnu
> > Majah) -=Hadits Shahih dan dishahihkan pula oleh Syaikh Albani =-
> >
> > c) Sholat Sunnat Rawatib Ashar
> >
> > Sholat Sunnat Rawatib Ashar termasuk sunnat yang dianjurkan, dan
> > dilaksanakan empat raka'at sebelum sholat Ashar secara bersambung dengan
> > dua
> > tasyahud sebagaimana sholat empat rakaat lainnya, dengan salam pada
rakaat
> > terakhir. Terdapat beberapa riwayat, saya ambilkan petikan dari hadits
> > satu
> > saja :
> >
> > Dari Ibnu Umar radhiallahu 'anhu, Rasulullah Shollallahu 'alayhi wa
sallam
> > bersabda : "Allah akan mengasihi orang yang mengerjakan shalat empat
> > raka'at
> > sebelum Ashar". Diriwayatkan oleh Ahmad, At-Tirmidzi dan Abu Dawud.
> > -=Hadits
> > Hasan=-
> >
> > d) Sholat Sunnat Rawatib Maghrib
> >
> > Sholat Sunnat Rawatiib Maghrib terdiri dari dua raka'at yang dikerjakan
> > setelah Sholat Maghrib.
> >
> > Hal tersebut didasarkan pada hadits Ummu Habibah, istri Nabi Shollallahu
> > 'alayhi wa sallam, dia bercerita, aku pernah mendengar Rasulullah
> > Shollallahu 'alayhi wa sallam bersabda : "Tidaklah seorang hamba muslim
> > mengerjakan sholat karena Allah dalam satu hari dua belas raka'at
sebagai
> > tathawwu' dan bukan fardhu melainkan Allah akan membangunkan untuknya
> > sebuah
> > rumah di surga" (Atau , melainkan akan dibangunkan untuknya sebuah rumah
> > di
> > Surga): (Empat raka'at sebelum Zhuhur dan dua raka'at setelahnya serta
dua
> > raka'at setelah Maghrib, dua raka'at setelah 'Isya dan dua raka'at
sebelum
> > Shubuh.)" Diriwayatkan oleh Muslim dan ( penafsiran dua belas raka'at
> > tathawwu' sebagai kalimat "Empat raka'at sebelum zhuhur .......- lihat
> > kalimat dalam kurung terakhir pada diatas-" )diriwayatkan oleh
At-Tirmidzi
> > dan An-Nasa'i -=Hadits Shahih=-
> >
> > e) Sholat Sunnat Rawatib 'Isya'
> >
> > Terdapat dua raka'at sholat rawatib sesudah Sholat 'Isya. (Disampaikan
> > oleh
> > Hadist Ibnu Umar -hadits Shahih diriwayatkan oleh al Bukhari - juga
> > terdapat
> > riwayat dari 'Aisyah -hadits Shahih diriwayatkan oleh Muslim- dan Ummu
> > Habibah -hadits Shahih-lihat hadits diatas pada rawatib Sholat Magrib).
> >
> > Sehingga dikatakan oleh penulis buku ini, didalam hadits-hadits ini
> > terkandung makna bahwa rawatib sholat 'Isya itu dua raka'at yang
> > dikerjakan
> > setelah sholat 'Isya.
> >
> > Saya menyarankan anda membeli buku rujukan tersebut. insya Allah
lengkap.
> > Silahkan lihat pesan yang saya posting mengenai ringkasan singkat
resensi
> > buku [resensi buku yang diringkas lagi] tersebut di :
> > http://groups.yahoo.com/group/assunnah/message/28176
> >
> > Semoga bermanfaat. Bagi ikhwah, mohon koreksinya. Wallahu 'Alam.
> >
> > Semoga Allah memberi kita kekuatan untuk dapat melaksanakan dengan
> > maksimal
> > Sholat-sholat Sunnat ini, karena sholat-sholat inilah yang akan
> > memperbaiki
> > / menyempurnakan timbangan amalan ibadah Sholat kita pada hari
penghisaban
> > kelak. Aamiin Ya Rabb.
> >
> > Wassalaamu'alaykum wa rahmatullah wa barakaatuh





Website anda: http://www.assunnah.or.id & http://www.almanhaj.or.id
Website audio: http://assunnah.mine.nu
Berhenti berlangganan: [EMAIL PROTECTED]
Ketentuan posting : [EMAIL PROTECTED] 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/assunnah/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/assunnah/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    mailto:[EMAIL PROTECTED] 
    mailto:[EMAIL PROTECTED]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 



Kirim email ke