Wa'alaykumussalaam wa rahmatullah wa barakaatuh Insya Allah tidak ukhty. Hal ini sudah sangat jelas diterangkan oleh Allah 'Azza wa Jalla dalam Kitab Al Qur'anul Al Kaariim.
Mari kita simak Surat Luqman ayat 14-15 : "Dan, Kami perintahkan kepada manusia (berbuat baik) kepada kedua orangtuanya. Ibunya telah mengandungnya dalam keadaan lemah yang bertambah-tambah, dan menyapihnya dalam dua tahun. Bersyukurlah kepada-Ku dan kepada kedua orangtuamu. Hanya kepada-Ku kamu kembalii. Dan, apabila keduana memaksamu untuk mempersekutukanku Aku dengan sesuatu ang engkau tidak memiliki pengetahuan tentangnya, maka janganlah engkau mengikuti keduanya. Dan pergauilah keduanya di dunia dengan baik, dan ikutilah jalan orang yang kembali kepada-Ku. Kemudian hanya kepada-Ku kalian kembali, karenanya Aku beritahukan kepada kalian apa yang telah kaliian kerjakan" Sedangkan memakai Jilbab adalah perintah Allah 'Azza wa Jalla kepada seluruh wanita yang beriman. Mari kita simak firman Allah 'Azza wa Jalla dalam Surat Al-Ahzab ayat 59 : "Hai Nabi, katakanlah kepada isteri-isterimu, anak-anak perempuanmu dan isteri-isteri orang mu'min: "Hendaklah mereka mengulurkan jilbabnyya ke seluruh tubuh mereka". Yang demikian itu supaya mereka lebih mudah untuk dkenal, karena itu mereka tidak diganggu. Dan Allah adalah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang". Kemudian lihat juga Surat An -Nuur ayat 31. Kesimpulannya adalah : Tidak ada keta'atan bagi seorang anak bila Orangtua menyuruhnya kepada perbuatan musyrik dan perbuatan maksiat kepada Allah 'Azza wa Jalla. Dan perbuatan orangtua yang melarang anaknya memakai jilbab adalah perbuatan maksiat kepada Allah karena menyalahi apa yang telah Allah wajibkan bagi wanita yang beriman. Saya akan kutipkan nasehat dari Dr. Muhammad Ali Al-Hasyimi dalam bukunya Jati Diri Wanita Muslimah, penerbit Pustaka Al - Kautsar halaman 141-142 : " Terkadang kedua orangtua atau salah seorang dari mereka menyimpang dari garis kebenaran, pada keaadan seperti itu, wanita Musliimah yang benar-benar berbakti harus mendekati keduanya dengan cara yang baik, mempergaulinya dengan penuh kelembutan dan rasa kasih sayang. Dia tiidak berbuat kasar atau sesuatu yang dapat menyakitkan hati dan tetap menjaga sopan santun. Selain dia akan terus berusaha memberikan kepuasan pada keduanya dengan cara-cara terpuji dan menyenangkan, dia lakukan segala sesuatu dengan penuh kesabaran, berbicara dengan penuh kelembutan, kasih sayang, hujjah yang kuat, logika yang benar serta cara sopan lagi bijaksana". "Demikian itu dilakukannya selama kehidupan orang tuanya, dan setelah keduanya meninggal, wujud bakti wanita muslimah kepada orangtua nya itu berupa do'a, sedekah atas namanya, serta membayar hutang apa bila keduanya berhutang kepada Allah atau kepada orang lain" Saya sarankan ukhty membeli buku : Buku yang ditulis oleh Ustadz Yazid bin Abdul Qadir Jawwas mengenai Berbakti Kepada Kedua Orang Tua. Bukunya kecil (tidak tebal) tapi isinya ....Subhanallah!!! Saya ingin sekali mengutip nasehat-nasehat dari buku tersebut buat ukhty, sayang bukunya dipinjam oleh seorang teman yang sangat mencintai buku tersebut sampai lupa dikembalikan :). Semoga Allah memberikan kebaikan yang berlimpah kepada Orang yang memberikan buku tersebut kepada saya, dan orang-orang yang membacanya kemudian direalisasikan dalam amal perbuatan mereka. Aamiin.... Wassalaamu'alaykum wa rahmatullah wa barakaatuh ----- Original Message ----- From: "Intan Hardhani" <[EMAIL PROTECTED]> To: <[email protected]> Sent: Friday, September 29, 2006 11:54 PM Subject: Re: [assunnah] hijab > Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuhu, > > syukron atas sarannya. Namun masih ada yang mengganjal di hati ana. > Perbuatan ini bukan termasuk perbuatan seoarang anak yang durhakan kan? > Jazakumullah Khoiron Katsiro > > Wassalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuhu > > > On 9/28/06, Chandraleka <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > > > Wa'alaikum salam wa rahmatullah wa barakatuh ... > > > > Mana yang akan Anda pilih > > > > - Orang tua marah besar karena pendapatnya tidak didengar; atau > > - Allah marah besar karena firman Nya tidak didengar > > > > Tentunya Anda tetap memilih memakai jilbab. Tetapi coba beri tahu orang > > tua > > dengan cara yang baik. Juga setelah itu imbangi dengan memperbanyak > > berbuat > > kebaikan kepada orang tua. Misal -yang sederhana- makin rajin bantu bantu > > ibu memasak, membersihkan rumah, dll. Dengan begitu insya Allah > > kemarahannya > > bisa teredam. > > > > Wassalamu'alaikum > > > > > > ----- Original Message ----- > > 5. hijab > > Posted by: "nur zahra" [EMAIL PROTECTED] <zahra225%40gmail.com>midzide_internisti > > Tue Sep 26, 2006 5:37 pm (PST) > > Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuhu, > > > > masih berkenaan dengan masalah hijab. Apabila ada kasus dimana orang tua > > bukan tidak membolehkan hanya tetapi menunggu hingga waktu tertentu. > > Karena > > menurut orang tua, waktu sekarang bukanlah waktu yang tepat untuk memakai > > hijab. > > Apakah berdosa apabila sang anak tetap memakai hijab, walaupun orang tua > > marah besar? > > Karena orang tua merasa pendapatnya tidak didengar oleh putrinya,, > > Jazakumullah khoiron katsiro > > > > Wassalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuhu > > > > > > --- In [email protected] <assunnah%40yahoogroups.com>, > > "Chandraleka" <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > > > > > Wa'alaikum salam wa rahmatullah wa barakatuh ... > > > > > > Solusi yang paling baik adalah Anda tetap memakai jilbab dengan > > mengabaikan > > > keberatan dari orang tua. Insya Allah ini bentuk berbakti kepada orang > > tua. > > > Bila Anda tetap konsisten dan dibarengi dengan menasehati orang tua > > bahwa > > > jilbab itu diperintah oleh Allah, dan wajib, insya Allah orang tua bisa > > > memahaminya. Pelan pelan aja, orang tua juga perlu waktu buat > > memahaminya. > > > > > > Insya Allah suatu saat mereka malah bisa bersyukur bahwa anaknya sudah > > pakai > > > jilbab yang baik dan menjadi wanita yang shalihah. Bukankah ini impian > > semua > > > orang tua? Mempunyai anak yang baik yang shalih dan shalihah? > > > > > > Wassalamu'alaikum > > > > > > Chandraleka > > > Independent IT Writer Website anda: http://www.assunnah.or.id & http://www.almanhaj.or.id Website audio: http://assunnah.mine.nu Berhenti berlangganan: [EMAIL PROTECTED] Ketentuan posting : [EMAIL PROTECTED] Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/assunnah/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/assunnah/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: mailto:[EMAIL PROTECTED] mailto:[EMAIL PROTECTED] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
