Assalamualaikum,
Maaf.. Saya juga dari Malaysia ingin memberikan sumbangan kepada topik yang dibincangkan ini.
Yang dimaksudkan dengan "dalam mustalah hadith sama'an merupakan pengajian yang paling tinggi".. Contohnya: Sekiranya sepotong hadis nabi diriwayatkan melalui dua sanad yang berlainan, dan sekiranya sanad pertama diriwayatkan secara sama'an dan sanad yang kedua ada seorang perawi yang meriwayatkan secara 'an'anah. Sanad pertama lebih baik atau tinggi dibandingkan sanad kedua sebab di dalam sanad kedua ada kemungkinan perawi yang melakukan 'an'anah meriwayatkan dari Shaikh yang tidak dinamakan dalam sanad maka timbul masalah tadlis.
Maaf kalau saya tidak menepati perbincangan. Saya baru terbaca sahaja perbincangan ini.
Assalamualaikum,
Abu Khadeejah
From: "hanif hanif" <[EMAIL PROTECTED]>
Reply-To: [email protected]
To: [email protected]
Subject: Re: [assunnah] Tuduhan Dusta Professor Hadits Indonesia terhadap Syaikh al Albani
Date: Mon, 9 Oct 2006 12:38:12 +0100
>Akan saya coba terjemahkan secara bebas krn saya sering bergaul dg malaysian.
>Tapi mohon dikoreksi jika ada yg salah
>
>Syaikh Al Albani bisa saja melakukan kesalahan walaupun beliau adalah Al Muhaddits (Ahli Hadits)
>Syaikh Al Albani tidak dipuji melebihi tokoh2 hadits masa lalu (Mungkin maksudnya adalah Al Bukhari, Muslim, Ahmad, etc) krn Al Albani tidak mendengarkan hadits secara langsung.
>
>Ibnu Hajar meriwayatkan hadits (saya nggak tahu maksudnya "secara tinggi". Yg "tinggi" itu apa dan bagaimana). sebelum diakui sebagai pakar hadits
>
>hanif
>
>
>On 09/10/06, sasminto <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> >
> > Ya akhi, ana masih bingung dengan komentar antum, ana tidak paham bahasa
> > Malaysia. Adakah yg bisa memberikan penjelasan?
> >
> >
> > ----- Original Message -----
> > From: "abdullah mohd zaidi" <[EMAIL PROTECTED] <mzaid_saf%40yahoo.com>>
> > To: <[email protected] <assunnah%40yahoogroups.com>>
> > Sent: Sunday, October 08, 2006 3:31 AM
> > Subject: Re: [assunnah] Tuduhan Dusta Professor Hadits Indonesia terhadap
> > Syaikh al Albani
> >
> > > tidak semestinya seseorang bertaraf muhaddith tidak
> > > melakukan kesilapan. al-Albani tidak dipuja melebihi
> > > tokoh-tokoh hadith silam kerana hadis-hadis yang
> > > ditulis oleh Albani tidak diperoleh secara dengar
> > > sedangkan dalam mustalah hadith sama'an merupakan
> > > pengajian yang paling tinggi.... sampai sekarang belum
> > > terbukti Albani terima kitab semuanya secara sama'aan.
> > > Ibnu Hajar misalnya meriwayatkan secara tinggi sebelum
> > > melayakkan beliau menjadi pakar hadith __._,_.___
Website anda: http://www.assunnah.or.id & http://www.almanhaj.or.id
Website audio: http://assunnah.mine.nu
Berhenti berlangganan: [EMAIL PROTECTED]
Ketentuan posting : [EMAIL PROTECTED]
![]()
Your email settings: Individual Email|Traditional
Change settings via the Web (Yahoo! ID required)
Change settings via email: Switch delivery to Daily Digest | Switch to Fully Featured
Visit Your Group | Yahoo! Groups Terms of Use | Unsubscribe
__,_._,___
- Re: [assunnah] Tuduhan Dusta Professor Hadits Ind... Kamarul Azlan Kamaruddin
- Re: [assunnah] Tuduhan Dusta Professor Hadit... Syamsul Ariefin
