>From: achmad irzan <[EMAIL PROTECTED]> >Date: Mon, 25 Nov 2002 22:12:56 -0800 (PST) >sebentar lagi kita akan memasuki idul fitri, dan saya mmempunyai satu >pertanyaan, bagaimanakah seharusnya perasaan kita pada saat menyelesaikan >romadhon dan memasuki idul fitri, apakah kita gembira ataukah bersedih?
Mengapa anda harus bersedih ??? Hari raya Iedul Fithri, adalah salah satu dari dua hari raya umat Islam, tentunya di hari raya tersebut kita harus menampakkan kegembiraan, kebahagian, kesenangan dan ni'mat, karena dengan menampakkan kegembiraan pada hari-hari raya merupakan syi'ar agama Islam. Dibawah ini akan saya salinkan penjelasan arti Ied (Hari Raya) dari situs almanhaj. MAKNA IED [HARI RAYA] Oleh Syaikh Ali Bin Hasan bin Abdul Hamid Al-Halabi Al-Atsari sumber http://www.almanhaj.or.id Id secara bahasa artinya setiap hari yang didalamnya ada perkumpulan. Diambil dari kata " 'aada – yauudu " artinya kembali, karena seakan-akan mereka selalu kembali padanya. Adapula yang berpendapat bahwa Id diambil dari kata : " Adat atau kebiasaan", karena mereka menjadikannya sebagai kebiasaan. Bentuk jamaknya adalah " 'ayaada ". Bila dakatakan " Id Muslimun " maknanya : Mereka menyaksikan hari raya (Id) mereka. Ibnul A'rabi mengatakan : "Id dinamakan dengan nama tersebut karena setiap tahun ia selalu kembali dengan kegembiraan yang baru" [1] Berkata Al-Alamah Ibnu Abidin : "Id dinamakan dengan nama ini, karena milik Allahlah pada hari itu segala macam kebaikan, yakni macam-macam kebaikan yang kembali atas hamba-hambaNya dalam setiap hari, diantaranya : kebolehan berbuka (menyantap makanan dan minuman) setelah sebelumnya dilarang, sedekah (zakat) fithri, sempurnanya pelaksanaan ibadah haji dengan tawaf ziarah, daging-daging kurban dan selainnya. Dan karena kebiasaan pada hari itu sarat dengan kebahagiaan, kegembiraan, kesenangan dan ni'mat[2] [Disalin dari buku Ahkaamu Al' Iidaini Fii Al-Sunnah Al-Muthahharah edisi Idonesia Hari Raya Bersama Rasulullah, oleh Syaikh Ali bin Hasan bin Ali Abdul Hamid Al-Halabi Al-Atsari, hal. 8-11 terbitan Pustaka Al-Haura', penerjemah Ummu Ishaq Zulfa Hussein] _________ Foote Note [1] Lisanul Arab 3/319 [2] Lihat "Hasyiyah Ibnu Abidin 2/165 Ketahuilah wahai saudaraku muslim –semoga Allah memberi taufik kepadaku dan kepadamu untuk taat kepadaNya, hari-hari raya yang Allah tetapkan untuk hamba-hambaNya telah jelas dan diketahui, yang menjadi topik bahasan dari kitab yang ada dihadapanmu ini. Adapun pada masa sekarang, perayaan hari raya itu sangat banyak hingga tidak bisa dihitung di setiap tempat negeri Islam lebih-lebih di luar negeri Islam. Engkau bisa melihat adanya perayaan hari raya untuk pendirian bangunan, untuk kuburan tertentu, individu-individu, perayaan untuk negara dan lain-lain dari hari raya yang sama sekali tidak Allah perkenankan. Sampai-sampai didapatkan pada sebagian data statistic bahwa kaum muslimin di India memiliki 144 hari raya dalam setiap tahun. Lihat "A Yadul Islam" (8) dengan beberapa tambahan. http://www.almanhaj.or.id/index.php?action=more&article_id=1167&bagian=0 _________________________________________________________________ FREE pop-up blocking with the new MSN Toolbar - get it now! http://toolbar.msn.click-url.com/go/onm00200415ave/direct/01/ Website anda: http://www.assunnah.or.id & http://www.almanhaj.or.id Website audio: http://assunnah.mine.nu Berhenti berlangganan: [EMAIL PROTECTED] Ketentuan posting : [EMAIL PROTECTED] Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/assunnah/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/assunnah/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: mailto:[EMAIL PROTECTED] mailto:[EMAIL PROTECTED] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
