Wa'alaykum salam warahmatullahi wabarakatuh akhina Mahe
 
Seseorang dikatakan bertobat jika ia mengakui dosa-dosanya, menyesal dan berhenti dan berusaha tidak mengulangi perbuatan itu sebagaimana yang termaktub dalam Kitab Fathul Baari XI/103 yang disusun oleh Al Hafizh Ibnu Hajar, “Seorang dikatakan bertaubat kalau ia mengakui dosa – dosanya, menyesal, berhenti dan berusaha untuk tidak mengulangi perbuatan itu”.

Dan hukum bertaubat ini wajib serta dilaksanakan dengan segera.  Ibnul Qayyim rahimahullah berkata, “Sesungguhnya segera bertaubat kepada Allah dari perbuatan dosa hukumnya adalah wajib dilakukan dengan segera dan tidak boleh ditunda” (Madaarijus Saalikin I/297)
 
Cara bertaubat dapat dilakukan dengan berdoa memohon ampun kepada Allah Ta'ala atau pun dengan cara shalat Taubat.
 
Allah Ta’ala berfirman,

“Dan (juga) orang – orang yang apabila mengerjakan perbuatan keji atau menganiaya diri mereka sendiri mereka ingat akan Allah, lalu memohon ampun terhadap dosa – dosa mereka dan siapa lagi yang dapat mengampuni dosa selain dari pada Allah. Dan mereka tidak meneruskan perbuatan kejinya itu, sedang mereka mengetahui” (QS. Ali Imran : 135)

Dari Ali radhiyallaHu 'anHu, bahwa Rasulullah ShallallaHu alaiHi wa sallam bersabda,

“Tidaklah seseorang melakukan perbuatan dosa lalu di bangun dan bersuci, kemudian mengerjakan shalat, dan setelah itu memohon ampunan kepada Allah melainkan Allah akan memberikan ampunan kepadanya” (HR. At Tirmidzi no. 406, lafazh ini miliknya, Abu Dawud no. 1521, Ibnu Majah no. 1395 dan lainnya, hadits ini dishahihkan oleh Syaikh Albani dalam Shahih Sunan At Tirmidzi I/128)

Benar yang antum utarakan bahwa bacaan istighfar merupakan salah satu sarana untuk bertaubat kepada Allah Ta'ala.  Dari Agharr bin Yasar al Muzani, bahwa Rasulullah ShallallaHu 'alaiHi wa sallam bersabda,

“Hai sekalian manusia ! Taubatlah kalian kepada Allah dan mintalah ampun kepada-Nya, karena sesungguhnya aku bertaubat kepada Allah dalam sehari sebanyak seratus kali” (HR. Muslim no. 2702, Ahmad IV/211, Abu Dawud no. 1515 dan lainnya)
 
Dan dengan bertaubat akan dapat menyebabkan dosa seseorang terhapus seolah – olah ia tidak berdosa. Dari Ibnu Mas’ud radhiyallaHu 'anHu, Rasulullah ShallallaHu 'alayHi wa sallam bersabda,

“At taa-ibu minadz dzanbi kaman laa dzanba laHu” yang artinya “Orang yang bertaubat dari dosa seolah – olah ia tidak berdosa” (HR. Ibnu Majah no. 4250, hadits ini dishahihkan oleh Syaikh Albani dalam Shahih Jami’ush Shaghir no. 3008)
 
Semoga Bermanfaat
Budi Ari
 
 


m a h e <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
Assalamu'alaikum warahmatullahi wabaraktuh

Ada satu pertanyaan yang ingin saya sampaikan, sehubungan dengan bertobat
Bagaimana caranya bertobat? apakah ada sholat tobat? apakah ada bacaan khususnya?
Saya mengetahui kalau tobat yang baik adalah jika seseorang tersebut tidak mengulangi perbuatan dosanya, tetapi
sebagai manusia biasa yang penuh keterbatasan kadang dosa yang sama terulang kembali, apakah kita bisa bertobat kembali.
Karena saya pernah mendengar ceramah, kalau kita berbuat dosa lekas lah bertobat, dan jika melakukan dosa itu kembali lekaslah bertobat lagi (cara ini diutarakan akan memperkecil ruang setan untuk mengganggu kita untuk melakukan dosa yang sama) .... apakah informasi ini benar adanya.

Apakah bacaan astagfirullah merupakan salah satu bacaan tobat

wassalaamu 'alaikum warahmatullaahi wabarakatuh




Allah Ta'ala berfirman, "Sesungguhnya Allah tidak akan mengampuni dosa syirik, dan Dia mengampuni dosa selain (syirik) itu bagi siapa yang dikehendaki-Nya.  Barangsiapa mempersekutukan Allah, maka sungguh ia telah berbuat dosa yang besar" (QS. An Nisaa' : 48)
 
Dari Abu Dzar ra., Rasulullah Shallallahu alaihi wa sallam bersabda, "Jibril berkata kepadaku, 'Barangsiapa diantara umatmu yang meninggal dunia dalam keadaan tidak menyekutukan Allah dengan sesuatu apapun, maka pasti dia masuk surga'" (HR. Bukhari) [Hadits ini terdapat pada Kitab Shahih Bukhari]


Everyone is raving about the all-new Yahoo! Mail beta. __._,_.___

Website anda: http://www.assunnah.or.id & http://www.almanhaj.or.id
Website audio: http://assunnah.mine.nu
Berhenti berlangganan: [EMAIL PROTECTED]
Ketentuan posting : [EMAIL PROTECTED]




Your email settings: Individual Email|Traditional
Change settings via the Web (Yahoo! ID required)
Change settings via email: Switch delivery to Daily Digest | Switch to Fully Featured
Visit Your Group | Yahoo! Groups Terms of Use | Unsubscribe

__,_._,___

Kirim email ke