Assalamualaikum wa rahmatullahi wa barakatuhu Afwan, kalau dikantor ana ada apel pagi setiap hari, dimana pada apel tersebut ada nyayian lagu perusahaan yang diiringi oleh musik dan ada pembacaan bersama prinsip perusahaan (semacam ikrar perusahaan). Bagaimana sikap yang seharusnya ana lakukan? karena sulit sekali untuk tidak mengikuti apel ini karena semua karyawan mengikutinya di bagiannya masing-masing.
Jazakumullahu fii khoir Wassalamualaikum wa rahmatullahi wa barakatuhu Abu Azkya ----- Original Message ---- From: Hermi Putriati <[EMAIL PROTECTED]> To: [email protected] Sent: Wednesday, November 29, 2006 11:33:35 AM Subject: Re: [assunnah] Tanya On Tue, 28 Nov 2006 08:04:54 +0700 "MEDAN SKD" <[EMAIL PROTECTED] co.id> wrote: > Assalamu 'alykum warohmatullohi wabarokaatuh Wa'alaykumu salaam warahmatullahi wabarakaatuh > Saya mau menanyakan beberapa hal yang pertanyaannya >tidak saling berhubungan: > 2. Bagaimana hukumnya mengikuti upacara bendera? Dalam upacara bendera yang dilaksanakan di negara kita banyak hal-hal yang bertentangan dengan syari'at kita diantaranya : 1. Ikhtilath (campur baur laki-laki dan perempuan di lapangan) 2. Adanya kegiatan menyanyikan lagu kebangsaan bahkan kadang diiringi musik. 3. Adanya keharusan untuk hormat bendera. Untuk memperjelas bagaimana hukumnya, berikut ana nukilkan fatwa tentang Hukum Menyanyikan lagu kebangsaan dan hormat bendera dari Kumpulan fatwa al Lajnah ad Daimah li al Buhuts al 'Ilmiyyah wa al Ifta, Lembaga tetap pengkajian ilmiah dan riset fatwa Saudi Arabia. Silahkan dibaca: 1.Tanya : Apakah boleh berdiri untuk lagu kebangsaan dan hormat kepada bendera ? Tidak boleh bagi seorang muslim berdiri untuk memberi hormat kepada bendera dan lagu kebangsaan. Ini termasuk perbuatan bid'ah yang harus diingkari dan tidak pernah dilakukan pada masa Rasulullah Shalallahu 'alaihi wa salam ataupun pada masa al-Khulafa' ar-Rasyidun Radiyallahu 'anhum. Sikap ini juga bertentangan dengan tauhid yang wajib sempurna dan keikhlasan didalam mengagungkan hanya kepada Allah semata serta merupakan sarana menuju kesyirikan. Di samping itu, ia juga merupakan bentuk penyerupaan terhadap orang-orang kafir, mentaklid (mengikuti) tradisi mereka yang jelek serta menyamai mereka dalam sikap berlebihan terhadap para pemimpin dan protokoler-protokol er resmi. Padahal, Nabi Shalallahu 'alaihi wa sallam melarang kita berlaku sama seperti mereka atau menyerupai mereka. Wa billahi at-Taufiq, wa shallaallhu 'ala Nabiyyina Muhammad wa 'alihi wa shahbihi wa sallam. (Kumpulan fatwa al Lajnah ad Daimah li al Buhuts al 'Ilmiyyah wa al Ifta, Lembaga tetap pengkajian ilmiah dan riset fatwa Saudi Arabia, halaman 149. Dikumpulkan dalam Al Fatawa Asy Syari'iyyah fi Al Masa'il Al 'Ashriyyah min Fatawa Ulama' Al Balad Al Haram oleh Khalid Al Juraisiy). Demikian, saran ana jika kita mampu sebaiknya kita hindari untuk mengikuti/menghadir i kegiatan seperti itu. Semoga bermanfaat. Wallahu Ta'ala A'lam bish-shawab Barakallahu Fiikum, Hermi Putriati _________________________________________________________ Yahoo! Music Unlimited Access over 1 million songs. http://music.yahoo.com/unlimited Website anda: http://www.assunnah.or.id & http://www.almanhaj.or.id Website audio: http://assunnah.mine.nu Berhenti berlangganan: [EMAIL PROTECTED] Ketentuan posting : http://www.assunnah.or.id/ragam/aturanmilis.php Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/assunnah/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/assunnah/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: mailto:[EMAIL PROTECTED] mailto:[EMAIL PROTECTED] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
