KEUTAMAAN ABU BAKR DAN UMAR RODHIALLOHU ANHUMA

Termasuk kecintaan kita kepada RosuluLLoh sholAllohu 'alaihi wassalam jika 
kita mencintai para sahabatnya rodhiAllohu anhuma dan menghormati mereka. 
Kita menjaga lisan kita dari membicarakan salah satu dari mereka, karena 
merekalah yang membantu dan membela dakwah Rasul, dengan mengorbankan harta 
dan jiwa mereka dalam membela Islam.

Firman Alloh :
Artinya:
".Tidak sama diantara kamu orang yang menafkahkan hartanya dan berperang 
sebelum penaklukan Makkah. Mereka lebih tinggi derajatnya daripada 
orang-orang yang menafkahkan hartanya dan berperang sesudah itu. Alloh 
menjanjikan kepada masing-masing mereka balasan yang lebih baik." (Al-Hadid 
: 10)

Bagaimana mungkin seorang muslim tidak mencintai dan mengagungkan para 
sahabat Rosul, padahal Alloh telah memuji mereka dalam Al-Qur'an dengan 
pujian yang baik dan abadi, sebagai berikut :

Artinya :
"Orang-orang yang terdahulu lagi yang pertama-tama masuk Islam di antara 
orang-orang muhajirin dan anshor dan orang-orang yang mengiktui mereka 
dengan baik, Alloh ridho kepada mereka dan merekapun ridho kepada Alloh dan 
Alloh menyediakan bagi mereka surga-surga yang mengalir sungai-sungai 
didalamnya, mereka kekal didalamnya selama-lamanya. Itulah kemenangan yang 
besar" (At_Taubah:100)

Artinya :
"Juga bagi para fuqaha yang berhijrah yang diusir dari kampung halaman dan 
dari harta benda mereka karena mencari karunia dari Alloh dan mereka yang 
menolong Alloh dan rosulNya. Mereka itulah orang-orang yang benar. Dan 
orang-orang yang menempati kota madinah dan telah beriman (Anshor) sebelum 
kedatangan mereka (muhajirin), mereka mencintai orang-orang yang berhijrah 
kepada mereka. Dan mereka yang tiada menaruh keinginan dalam hati mereka 
terhadap apa-apa yang diberikan kepada mereka (muhajirin); dan mereka yang 
mengutamakan (orang-orang muhajirin) atas diri mereka sendiri. Sekalipun 
mereka memerlukan apa yang mereka berikan itu, dan siapa yang dipelihara 
dari kekikiran dirinya, mereka itulah orang-orang yang beruntung." 
Al-Hasyr:8-9)

Kitab-kitab juga menyebutkan keutamaan para sahabat rosul, ada yang bersifat 
umum dan ada yang bersifat khusus, diantaranya apa yang disebut dalam kitab 
Shahih Muslim dalam bab "Larangan mencaci para sahabat Nabi dan keutamaan 
mereka atas generasi berikutnya", antara lain:
RosuluLLoh sholAllohu 'alaihi wasalam bersabda:"Janganlah kamu sekalian 
mencela para sahabatku dan janganlah kamu sekalian mencela para sahabatku, 
demi jiwaku yang ada dalam kekuasaanNya, seandainya salah seorang dari kamu 
menafkahkan emas sebesar gunung uhud, niscaya tidak akan mencapai satu 
mud-pun dari kebaikan salah satu dari mereka, apalagi separuh kebaikan 
mereka".

Hadis tersebut mengatakan dengan tegas tentang haramnya menghina para 
sahabat manapun dari sahabat Rosul, terutama para sahabat yang selalu 
menyertainya.

Hadis tentang keutamaan Abu Bakr dan Umar antara lain:

RosuluLLoh sholAllohu 'alaihi wassalam bersabda :" Sesungguhnya orang yang 
paling setia menemaniku adalah Abu Bakr, andaikata aku mau mengambil seorang 
khalil (teman setia), niscaya Abu Bakr menjadi khalilku, namun dia hanya 
sebagai saudara sesama muslim. Di Masjid Nabawi tidak ada lagi satu ruangan 
selain ruangan Abu Bakr". (Muttafaq 'alaih)

Imam Muslim meriwayatkan dari Abi Usman : Saya mendapat khabar dari Amr bin 
Ash bahwa RosuluLLoh sholAllohu 'alaihi wasalam mengutusnya dalam peperangan 
Al Salasil, lalu aku mendatanginya dan bertanya :"Siapa orang yang paling 
engkau cintai?", beliau menjawab "'Aisyah", saya bertanya lagi "Dari kaum 
lelaki?" Beliau menjawab :"Ayahnya". Aku bertanya kembali:"kemudian siapa 
lagi?" Beliau menjawab "Umar", maka beliau  menyebutkan nama sahabat yang 
lainnya setelah Umar.

Imam Muslim juga meriwayatkan dari Ibn Abbas rodhiAllohu anhu, ia berkata : 
Jenazah Umar bin Al Khaththab diletakkan diatas tempat tidurnya (setelah 
wafat karena terbunuh), lalu dikerumuni umat manusia yang mendoakan, memuji, 
dan mensholatinya sebelum jenazahnya diusung. Saya (Ibn Abbas) berada 
diantara mereka dan saya dikejutkan oleh seorang yang memegang pundakku dari 
belakang, maka aku menoleh ternyata dia adalah Ali. Beliau merasa iba 
terhadap Umar lalu berkata (kepada jenazah Umar) : "Kamu tidak meninggalkan 
seorangpun yang lebih dicintai daripada berjumpa dengan Alloh dan orang yang 
beramal seperti amalmu. Demi Alloh ! Kalau menurut perkiraanku, Alloh pasti 
akan menjadikanmu seperti kedua sahabatmu (Nabi dan Abu Bakr), karena saya 
sering mendengar beliau (Nabi sholAllohu 'alaihi wasalam) bersabda: "Saya, 
Abu Bakr dan Umar datang.. Saya, Abu Bakr dan Umar masuk. Saya, Abu Bakr dan 
Umar keluar...",   Jadi, kalau saya mengira dan saya berharap, kamu akan 
ditempatkan bersama mereka berdua."

Hadis-hadis yang berisi tentang keutamaan Usman rodhiAllohu anhu, Ali 
rodhiAllohu anhu dan sahabat lainnya secara khusus juga ada, disamping 
hadis2 yang bersifat umum, juga ada hadis yang melarang mencaci apalagi 
menghardik sahabat, terutama sepuluh sahabat Nabi yang dikabarkan pasti 
masuk surga, sebagaimana yang diriwayatkan Abu Daud dari al Sahabi, Sa'id 
bin Zaid; mereka adalah :

  1.. Abu Bakr

  2.. Umar

  3.. Usman

  4.. Ali

  5.. Talhah

  6.. Al Zuber

  7.. Sa'ad bin Malik

  8.. Abdurrahman bin Auf

  9.. 'Ubaidah bin Aljarrah

  10.. Sa'id bin Zaid

rodhiAllohu anhuma


Maka kedudukan mana lagi yang lebih mulia dari kedudukan mereka di sisi 
Tuhannya? Sabda RosuluLLoh sholAllohu alaihi wasalam pasti benarnya !

MAKA, ADALAH MERUPAKAN HAL YANG MUSTAHIL DAN DITOLAK OLEH AKAL SEHAT BILA 
ADA ORANG YANG MENGAKU BERIMAN DAN CINTA KEPADA ROSULULLOH SHOLALLOHU ALAIHI 
WASALAM, TETAPI DIA TIDAK MENGAKUI APA YANG DITETAPKAN OLEH BELIAU TENTANG 
KEUTAMAAN PARA SAHABAT. SEBAB CINTA KEPADA ROSULULLOH SHOLALLOHU ALAIHI 
WASALAM, BERARTI KITA MENCINTAI ORANG-ORANG YANG MENDUKUNG, MEMBELA DAN 
BERKORBAN UNTUK KESUKSESAN DAKWAHNYA. KITA DIAKUI SEBAGAI SEORANG MUSLIM 
KALAU KITA MENCINTAI MEREKA DAN MENCINTAI ROSULULLOH SHOLALLOHU ALAIHI 
WASALAM DAN DAKWAHNYA !!

Ada sebuah hadis yang diriwayatkan oleh al Tijari dan Abu Daud dari Muhammad 
bin Ali bin Abi Thalib, dia menuturkan :
Saya bertanya kepada ayahku (Ali bin Abi Thalib):"Yaa Abi, siapa manusia 
terbaik setelah RosuluLLoh sholAllohu alaihi wasalam?" Ayahku menjawab:"orang 
yang terbaik setelah beliau adalah Abu Bakr". Saya bertanya lagi :"Kemudian 
siapa lagi yaa Abi?". Beliau menjawab:"Umar adalah yang terbaik setelah Abu 
Bakr". Kemudian saya takut untuk bertanya, siapa lagi, sampai akhirnya 
beliau berkata:"Usman". Saya bertanya lagi:"Lalu engkau yaa Abi?" Beliau 
menjawab:"Saya hanyalah seorang Islam biasa"

Imam Ja'far As-Shadiq rohimahuLLoh menuturkan bahwa ada seorang lelaki 
quraisy menghadap kepada Ali rodhiAllohu anhu (pada masa pemerintahannya), 
lalu berkata : "Ya Amiral mu'minin, saya baru saja mendengar khutbahmu :"Yaa 
Alloh, anugerahilah kami kesejahteraan seperti Engkau telah memberi 
kesejahteraan kepada khulafa Ar-Rasyidin yang mendapat petunjuk". Siapakah 
mereka?" Kedua bola mata Ali rodhiAllohu anhu berkaca-kaca lalu menangis 
tersedu-sedu, kemudian berkata:"Mereka adalah dua kekasihku dan masih 
pamanmu, yaitu Abu Bakr dan Umar, pemberi petunjuk dan pemuka Islam, 
penunjuk jalan kebenaran sesudah RosuluLLoh sholAllohu alaihi wasalam. 
Barangsiapa mengikutinya, niscaya selamat, dan siapa yang mengikuti jalan 
hidup mereka niscaya berada dijalan yang benar, dan barangsiapa yang 
berpegang teguh kepada keduanya, niscaya dia menjadi pasukan Alloh. Hanya 
pasukan Allohlah yang bahagia".

Al-Hasan bin Ali bin Abi Thalib rohimahuLLoh ditanya oleh seseorang :"Apakah 
mencintai Abu Bakr dan Umar itu sunnat?" Beliau menjawab :"Tidak ! melainkan 
Wajib ! ".

Muhammad Al-Baqir bin Ali bin Husein bin Ali bin Abi Thalib 
berkata:"Barangsiapa 
yang tidak mengetahui keutamaan Abu Bakr dan Umar berarti dia tidak 
mengetahui hadis"

Dikutip dari buku karya DR Abdul Mun'im Al-Nimr


Website anda: http://www.assunnah.or.id & http://www.almanhaj.or.id
Website audio: http://assunnah.mine.nu
Berhenti berlangganan: [EMAIL PROTECTED]
Ketentuan posting : http://www.assunnah.or.id/ragam/aturanmilis.php
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/assunnah/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/assunnah/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    mailto:[EMAIL PROTECTED] 
    mailto:[EMAIL PROTECTED]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 

Kirim email ke