knp nazar dihukumi makruh ? karena itu adalah perbuatan orang yg bakhil
(pelit). dalam artian orang yg bernazar tidak akan mengeluarkan sebagaian
hartanya jika keinginannya tidak terpenuhi. kasarnya "sampean penuhi dulu
permintaan saya baru saya akan bayar" dan ini bukan terhadap manusia, tetapi
kepada Allah swt yg menciptakan kita. apakah Allah swt pernah bicara gitu
"kamu janji sembah saya baru saya akan ciptakan kamu"...
ini cm khiasan aja, jangan difikirkan kaifiatnya Allah, kl kita fikirkan
sama dengan memikirkan zat Allah
 SWT

On 2/8/07, Nawarih <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>
>   Apakah semua nazar itu makruh?? bagaimana dengan nazar harta, saya
> pernah bernazar ketika sangat mengharapkan sesuatu disamping
> mengharapkan hal tersebut diridhai. Ketika itu yang saya bernazar
> jika hal tersebut dikabulkan saya akan menginfaqkan harta yang saya
> miliki sebesar 300.000 untuk mushalla tempat saya biasa berjama'ah.
>
> Mohon pencerahannya,
>
> wassalam,
>
> --- In [email protected] <assunnah%40yahoogroups.com>, Abu hilmy
> <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> >
> > Bismillahirrohmaanirrohiim
> >
> > Dari catatan kajian fathulmajid (Ust Arman Amri).
> >
> > >Pertanyaannya :
> > > Apakah nazar ini diperbolehkan ?
> >
> > Hukum asalnya makruh. Tetapi jika kita sudah ber-nadzar maka wajib
> untuk memenuhinya.
> >
> > catatan :
> >
> > Nadzar yang dimaksud tidak bertentangan dengan syari-at.
> >
> > (ust membawa satu riwayat) .."tentnang sahabat yang bernadzar
> menyembelih hewan disuatu tempat/daerah. kemudian rosul bertanya .."
> Apakah disana tempat kesyirikan ?" shabat yang hadir disana mereka
> menjawab .."tidak". kemudian rosul mengatakan.."kalau begitu
> penuhilah"
> >
> >
> > >2. Kalau boleh apakah harus 30 hari berturut-turut.
> > >3. Kalau tidak boleh, bagaimana jalan keluar dari nazar yg tdk
> > >diperbolehkan tsb.
> > >4. Agar tidak memberatkan apakah boleh dicicil 2x seminggu
> misalnya
> > >hari Senin & Kamis
> >
> > jika telah kita ketahui hukum/perkara nadzar. Maka bernadzar shoum
> 30 hari berturut-turut bisa kita kategorikan membentur syari'at.
> Karena shoum itu termasuk ibadah. dan setiap ibadah adalah tauqifi.
> >
> > Jalan keluarnya adalah hendaknya kita bertaubat sesungguhnya Allah
> maha penerima taubat. dan maha mengetahuinya. Dan menjadi kewajiban
> buat kita untuk menambah ke-ilmuan dalam dien ini. Wallohu
> waliyuttaufiq.
> >
> > Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.
> >
> > Abu Hilmy


HADIRILAH ! TERBUKA UNTUK UMUM SILATURAHMI ULAMA & UMAT-4 BERSAMA MURID-MURID 
SYAIKH AL-ALBANI RAHIMAHULLAH : SYAIKH SALIM BIN IED AL-HILALI, SYAIKH ALI BIN 
HASAN AL-HALABI, SYAIKH DR MUSA ALU NASR, MASJID ISTIQLAL SABTU, 10 FEBRUARI 
2007 JAM 09.00 - DZUHUR DAN JAKARTA ISLAMIC CENTRE JAKARTA UTARA, AHAD 11 
FEBRUARI 2007 JAM 09.00 - DZUHUR, INFORMASI 08121055891, 08121055616, 
08129040267.
Website anda: http://www.assunnah.or.id & http://www.almanhaj.or.id
Website audio: http://assunnah.mine.nu
Berhenti berlangganan: [EMAIL PROTECTED]
Ketentuan posting : http://www.assunnah.or.id/ragam/aturanmilis.php 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/assunnah/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/assunnah/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    mailto:[EMAIL PROTECTED] 
    mailto:[EMAIL PROTECTED]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 

Kirim email ke