Wassalamu'alaikum warahmatullah wabarakatuh,
Mohon saudara-saudaraku ataupun diantara ustadz yang kebetulan membaca berkenan 
memberi penjelasan atas pertanyaan saudariku Ermiyanti ini. Ini juga pernah 
saya tanyakan tgl. 5 Nopember 2006 dan saudaraku Ahmad Ridha telah menjelaskan 
atas pertanyaan saya no.3 pada tgl. 9 Nopember 2006. Namun saya masih belum 
memperoleh penjelasan atas pertanyaan-pertanyaan lain, yang sangat saya 
butuhkan. Saya -yang sangat kurang ilmu ini- yakin banyak pengurus masjid yang 
masih paham akan hal ini.
Jazakumullah khairan katsiran.
Wassalamu'alaikum warahmatullah wabarakatuh,
Abu Farhan


==
TANYA TATA CARA SHALAT BERJAMAAH SEANDAINYA IMAM BATAL

Assalamu'alaikum warahmatullah wabarakatuh,

Perkenankan saya meminta penjelasan dari saudara-saudaraku pada milis ini 
mengenai tata cara shalat berjamaah seandainya imam batal (misalnya buang 
angin):
1. Bagaimana cara imam untuk memberi tahu agar ada yang menggantikannya?
2. Bolehkah ma'mum yang tidak tepat di belakangnya maju menggantikan imam 
(karena telanjur salah bahwa ma'mum yang tepat di belakangnya nekad berdiri di 
situ padahal dia diketahui tidak terlalu paham fiqih dan tidak tahu cara 
menggantikan imam)?
3. Apakah imam mundur (untuk keluar dan berwudhlu kembali) dan berjalan di 
depan ma'mum deretan terdepan padahal berjalan di depan orang yang sedang 
shalat itu dilarang?
4. Ataukah imam tetap berdiri dan bergeser ke samping sampai selesai shalat 
(seandainya ada di dalam mihrab) untuk memberi kesempatan kepada penggantinya?
5. Pada shalat berjamaah yang dijaharkan (Subuh, Maghrib, Isya'), seandainya 
imam sedang membaca Al Fatihah atau surah dan kemudian dia batal, apakah ma'mum 
yang maju menggantikan imam melanjutkan bacaan imam ataukah memulai bacaan dari 
awal?

Semoga Allah subhanahu wa ta'ala memberi ganjaran berlipat ganda kepada mereka 
yang telah ikhlas membagi ilmunya kepada yang membutuhkan.
Wassalamu'alaikum warahmatullah wabarakatuh,
Abu Farhan


==
> 3. Apakah imam mundur (untuk keluar dan berwudhlu kembali) dan
> berjalan di depan ma'mum deretan terdepan padahal berjalan di depan
> orang yang sedang shalat itu dilarang?

Dari Ibnu 'Abbas, dia berkata: "Saya dan Fudhail datang dengan mengendarai 
keledai betina dan Rasulullah -shallallahu 'alaihi wasallam- berada di Arafah. 
Maka kami melewati sebagian shaf, kemudian kami turun dan kami tinggalkan 
keledai itu merumput. Lalu kami masuk shalat bersama Rasulullah -shallallahu 
'alaihi wasallam-. Setelah itu beliau -shallallahu 'alaihi wasallam- tidak 
berkata sepatah kata pun kepada kami." (HR. Muslim)

Rasulullah Shallallahu 'alayhi wa Sallam bersabda:
"Jika salah seorang dari kalian berdiri melakukan shalat, maka sesungguhnya dia 
telah tertutupi jika di hadapannya ada tiang setinggi pelana. Jika tidak ada 
tiang setinggi pelana di hadapannya, maka shalatnya akan diputus oleh keledai 
atau perempuan atau anjing hitam."
(HR. Muslim)

Ini menunjukkan bahwa dalam shalat berjama'ah, makmum itu tidak wajib membuat 
sutrah, sebab sutrah dalam shalat berjama'ah itu terletak pada sutrahnya imam. 
Juga tidak mengapa berjalan di depan para makmum namun tidak boleh lewat di 
antara imam dan sutrahnya.
Allahu Ta'ala a'lam.

Ahmad Ridha bin Zainal Arifin bin Muhammad Hamim
(l. 1400 H/1980 M)


--- In [email protected], "Ermiyanti" <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>
> Assalamu'alaikum warrahmatullahiwabarakatuh
>
> saya ingin tanya mengenai:
> 1. Apa yang sebaiknya dilakukan bila kita menjadi imam, kemudian
di tengah salat, buang angin (afwan).
> 2. Ana dengar dari kajian di radio bahwa nanti tanggal 4 feb
(afwan kalo salah) akan ada gerhana bulan total dan kita disunnahkan
untuk salat sunnah Khulu' (afwan kalo salah tulis), tolong jelaskan
tata cara dan waktu pelaksanaannya, yang ana dengar, lebih baik
dikerjakan berjama'ah di mesjid, tapi bagaimana kalo di lingkungan
kita tidak melaksanakannya??
>
> Jazakillah Khoiran katsiro


Website anda: http://www.assunnah.or.id & http://www.almanhaj.or.id
Website audio: http://assunnah.mine.nu
Berhenti berlangganan: [EMAIL PROTECTED]
Ketentuan posting : http://www.assunnah.or.id/ragam/aturanmilis.php 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/assunnah/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/assunnah/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    mailto:[EMAIL PROTECTED] 
    mailto:[EMAIL PROTECTED]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 

Kirim email ke