Assalamu'alaykum warahmatullahi wabarakatuh Saudaraku semua yang semoga di berkahi Allah Azza wa Jalla. Pertama afwan kalau tulisan ini tidak menyenangkan atau membuat beberapa orang tidak suka. Karena memang saya yang tidak pandai menulis dan menyusun kata-kata, tapi semoga tulisan saya yang sederhana ini bisa dipahami dan di cerna.
Saya punya saran, terutama buat saudara-saudaraku yang baru mulai belajar dan mengenal manhaj salaf. Cobalah bagi saudaraku yang baru belajar, pertama adalah belajarlah ilmu Tauhid, yaitu ilmu bagaimana kita meng-esakan Allah Azza wa Jalla, dengan tidak berbuat syirik dan mensekutukan Allah Azza wa Jalla dengan apapun, yaitu beribadah kepada Allah Azza wa Jalla semurni-murninya. Tanpa campuran. Tentunya juga kalau mau belajar ilmu ini, haruslah datang ke majelis ilmu, tidak cukup hanya membaca.. kitabnya saja, atau berdiskusi di milis ini, dan cara belajarnyapun harus berkesinambungan terus menerus, tidak boleh lelah dan bosan, serta sabar jangan terburu-buru, karena banyak Ulama salaf terutama para sahabat adalah orang–orang yang paling takut kepada syirik dan bid'ah. Dan mereka pun selalu mengulang-ulang ilmu ini. Katanya mau bermanhaj salaf... berarti konsekwensinya adalah beribadah mengikuti cara Rasulullah Shallallahu'alaihi wasallam dan sahabatnya serta tabi'in dan tabi'ut tabi'in... karena para sahabat lah yang paling paham tentang cara beribadahnya Rasulullah Shallallahu'alaihi wasallam. Mereka adalah generasi terbaik yang mungkin tidak akan pernah ada lagi sampai hari akhir nanti. Yang dikatakan oleh Rasulullah Shallallahu'alaihi wasallam dalam sabdanya : خَيْرُ النَّاسِ قَرْنِيْ ثُمَّ الَّذِيْنَ يَلُوْنَهُمْ ثُمَّ الَّذِيْنَ يَلُوْنَهُمْ "Sebaik-baiknya manusia adalah pada masaku ini (yaitu masa para sahabat), kemudian yang sesudahnya (Tabi'in), kemudian sesudahnya (Tabi'ut Tabi'in)" (HR Bukhari no 2652) (Muslim no 2533 (212)) dari Abdullah bin Mas'ud ra Kalau kita sudah mulai paham tentang Tauhid, mulailah kita berdakwah didalam keluarga kita, pertama ke Istri, lalu anak kita, setelah itu orang tua kita, paman, bibi kita.. dan seterusnya. Tauhid adalah dakwah semua nabi dan rasul mulai Nuh 'alahis salam, Ibrahim 'alahis salam, Musa 'alahis salam, Isa 'alahis salam dan Rasulullah Shallallahu'alaihi wasallam. Setiap orang yang menegakkan tauhid berarti dia sudah membela agama Allah ini, dan menolong Allah serta memenuhi hak Allah kepada hambanya. Dan tauhid adalah kewajiban utama seorang hamba terhadap Rabb–nya. Siapa yang telah menolong Allah (menegakkan Tauhid) Insya Allah, Allah akan menolong hambanya, dan dengan Tauhid inilah setiap manusia Insya Allah akan lebih mudah mempelajari Ilmu ilmu yang lain, termasuk akan lebih mudah memilih dan memilah suatu masalah, dan Insya Allah juga kita akan lebih mudah menimbang-nimbang apakah perlu ikut partai, kelompok ataupun golongan apalagi keingin untuk membuat kelompok ataupun partai.... karena orang-orang yang bertauhid kalau akan melakukan suatu perbuatan dalam benaknya akan timbul pertanyaan "BOLEH NGGAK SIH ?" karena para sahabat yang kita contoh itu juga begitu, bila mereka akan berbuat sesuatu, mereka selalu bertanya dulu kepada Rasulullah Rasulullah : "ya Rasulullah Shallallahu'alaihi wasallam boleh nggak sih kita ini begini dan begitu ?" Dengan tegaknya Tauhid.. di setiap keluarga, melebar ke setiap lingkungan, RT, RW, Kelurahan.. sampai ke tingkat negara, Insya Allah Negara ini pun akan tegak dengan sendirinya, tanpa harus bikin partai, kelompok maupun golongan. Karena kelompok-kelompok itulah sebenarnya yang memecah belah Islam sendiri. Nabi Ibrahim 'alahis salam diutus tidak untuk mendirikan partai dan merebut kekuasaan raja Namrud. Nabi Musa 'alahis salam di utus tidak untuk mendirikan partai dan merebut kekuasaan Fir'aun Rasulullah Shallallahu'alaihi wasallam diutus tidak untuk merebut kekuasaan kakeknya, pamannya.. dan tidak pula merebut kekuasaan Hereklius, raja Najasi. Semua hanya menyeru dengan satu kalimat yang agung 'Laa ilaaha illallah'... Kita beragama ini seperti orang mendirikan bangunan, harus dimulai dari pondasi dulu, dan buatlah pondasi yang kokoh, agar bangunan diatasnya bisa berpijak dengan kokoh pula, atau seperti pohon yang akarnya menghujam ke tanah, yang kalau semakin dipupuk akan semakin dalam, maka kalau akarnya dalam dan kokoh, pohon itupun akan tegar menghadapi angin ataupun badai .. Begitu juga dengan Tauhid, semakin dipelajari, dan sering-sering diulang-ulang maka akan semakin pahamlah apakah itu Islam, Jadilah seperti orang-orang terdahulu, yang seumpama ada gergaji besi yang bisa mengelupas daging dari tulangnya, mereka tidak bergeming dan mereka tetap katakan 'Laa ilaaha illallah'. Kita juga janganlah berkumpul dengan orang-orang yang aqidahnya berbeda, kecuali dengan ilmu, dan berkumpulnyapun hanya untuk mengajak dan menasehati mereka, tapi kalau nggak punya ilmu, lebih baik kita menghindar dari mereka. Wassalam Ibnu Djunaid ------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> Yahoo! Groups gets a make over. See the new email design. http://us.click.yahoo.com/hOt0.A/lOaOAA/yQLSAA/TXWolB/TM --------------------------------------------------------------------~-> Website anda: http://www.assunnah.or.id & http://www.almanhaj.or.id Website audio: http://assunnah.mine.nu Berhenti berlangganan: [EMAIL PROTECTED] Ketentuan posting : http://www.assunnah.or.id/ragam/aturanmilis.php Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/assunnah/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/assunnah/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: mailto:[EMAIL PROTECTED] mailto:[EMAIL PROTECTED] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
