Waalaikumussalam warahmatullahi wabarakatuhu

  > 1. bagaimana hukumnya menjawab salam yang diucapkan oleh orang Non muslim ? 
  > karena pada saat ini sudah menjadi trend di setiap pertemuan, orang-orang 
non islam juga
  > sering mengucapkan salam namun selalu dengan diiringi kata "salam sejahtera 
bagi kita 
  > semua".
   
  Dalam kajian ust Zainal di radio dakta minggu kemarin dijelaskan mengenai 
menjawab salam dari non muslim.
  Beliau menjelaskan kurang lebih (cmiiw) bahwa menjawab salam dari orang kafir 
dibagi menjadi dua keadaan:
  Pertama, jika orang kafir itu memberi salam dengan salam yang buruk, maka 
berlaku seperti petunjuk Rasulullah kepada Aisyah ketika ada orang yahudi 
mengucapkan assamualaikum. Yaitu cukup jawablah dengan "'alaikum".
  Kedua, jika orang kafir itu memberi salam dengan salam yang baik, yaitu 
dengan mengucapkan assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Maka masuk ke 
dalam keumuman ayat: dan jika kamu diberi salam maka balaslah dengan yang lebih 
baik atau yang setara. Maka jawablah salamnya dengan lengkap: wa'alaikumussalam 
warahmatullahi wabarakatuh.
  Kurang lebih begitu penjelasan ustadz Zainal
  
> 2. lebih mulia mana orang muslim tapi suka bermaksiat, dengan orang non 
> muslim tapi 
  > dalam kehidupan sosialnya sangat baik. Dalm hal bermuamalah dengan dua 
pilihan 
  > tersebut kita lebih baik memilih yang mana?
   
  Menurut saya (cmiiw) tetap lebih baik seorang muslim, karena dia masih 
bersyahadat.
   
  Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuhu.
  Abu Zaid
 
---------------------------------
MENGUCAPKAN SALAM KEPADA ORANG KAFIR

Oleh
Syaikh Muhammad bin Shalih Al-Utsaimin
http://www.almanhaj.or.id/index.php?action=more&article_id=2006&bagian=0

Pertanyaan
Syaikh Muhammad bin Shalih Al-Utsaimin ditanya : Bolehkah kita memulai salam 
kepada orang-orang kfir ? Dan bagaimana kita membalas salam jika mereka lebih 
dulu mengucapkan salam kepada kita ?

Jawaban
Orang-orang yang datang kepada kita, baik dari timur maupun dari barat yang non 
muslim, tidak halal bagi kita untuk memulai mengucapkan salam kepada mereka, 
karena Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda.

“Artinya : Janganlah kalian memulai kaum yahudi dan jangan pula kaum nashrani 
dengan ucapan salam “[Hadits Riwyat Muslim dalam As-Salam 2167]

Tapi jika mereka lebih dahulu mengucapkan salam kepada kita, maka hendaklah 
kita megucapkan seperti salam mereka kepada kita, hal berdasarkan firman Allah 
Subhanahu wa Ta’ala.

“Artinya : Apabila kamu dihormati dengan suatu penghormatan, maka balaslah 
penghormatan itu dengan lebih baik, atau balaslah (dengan yang serupa)” 
[An-Nisa : 86]

Ucapan salam mereka dengan ungkapan salam Islam “Assalamu ‘alaikum” tidak 
terlepas dari dua hal.

Pertama : Mereka jelas-jelas mengucapkan dengan adanya lam yaitu, “Assalamu 
‘alaikum (semoga kesejahteraan bagimu), maka kita boleh mengucapkan ‘Alaikumus 
salam atau wa alaikum (semoga juga bagimu).

Kedua : Jika mereka tidak jelas mengucapkan lam, misalnya mereka mengucapkan, 
“Assamu ‘alaikum” (semoga kematian menimpamu), maka kita mengucapkan, “wa 
‘alaikum” [1] (juga menimpamu). Demikian ini, karena dulu kaum Yahudi pernah 
datang kepada Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam lalu mengucapkan salam 
kepada beliau dengan ucapan, “Assamu ‘alaikum”, mereka tidak jelas mengucapkan 
lam. As-Sam artinya al-maut (kematian), maksudnya mereka mendo’akan Nabi 
Shallallahu ‘alaihi wa sallam agar mati. Karena itu Nabi Shallallahu ‘alaihi wa 
sallam memerintahkan untuk mengucapkan pada mereka, “wa ‘alaikum”. Jadi, jika 
mereka mengucapkan, “Assamu ‘alaikum” maka kita membalas dengan ucapan, “wa 
‘alaikum”, maksudnya, semoga kematian itu menimpa kalian pula. Demikianlah yang 
ditunjukkan oleh As-Sunnah.

Adapun memulai salam kepada mereka dengan ucapan salam, maka ini telah dilarang 
oleh Nabi kita Shallallahu ‘alaihi wa sallam

[Al-Majmu Ats-Tsamin, Syaikh Ibnu Utsaimin, Juz 2, hal. 97-98]

[Disalin dari buku Al-Fatawa Asy-Syar’iyyah Fi Al-Masa’il Al-Ashriyyah Min 
Fatawa Ulama Al-Balad Al-Haram, edisi Indonesia Fatwa-Fatwa Terkini-2, Penerbit 
Darul Haq]
_________
Foote Note
[1]. Hadits Riwayat Bukhari dalam Al-Isti’dzan (2656), Muslim dalam As-Salam 
(2165)


------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
Check out the new improvements in Yahoo! Groups email.
http://us.click.yahoo.com/4It09A/fOaOAA/yQLSAA/TXWolB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

Website anda: http://www.assunnah.or.id & http://www.almanhaj.or.id
Website audio: http://assunnah.mine.nu
Berhenti berlangganan: [EMAIL PROTECTED]
Ketentuan posting : http://www.assunnah.or.id/ragam/aturanmilis.php 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/assunnah/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/assunnah/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    mailto:[EMAIL PROTECTED] 
    mailto:[EMAIL PROTECTED]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 

Kirim email ke