Assalamu'alaikum warohmatullohi wabarokatuhu berikut ana kirimkan artikel tentang masbuk http://sholat-kita.cjb.net/
1/21/2002 Pertanyaan: Assalamu alaikum 1. Bila masbuq mendapati imam pada rakaat akhir dalam keadaan bangkit dari ruku (masbuq tidak mendapatkan ruku dari rakaat akhir dari sholat tersebut), apakah masbuq tersebut tetap terhitung dalam shalat berjamaah? 2. Mana yang lebih baik/utama, menegakkan sholat sendiri (munfarid), atau membangun jamaah baru bersama masbuq yang lain atau tetap mengikuti imam dengan kondisi pada soal pertama. 3. Mana yang lebih mendekati sunnah untuk dilakukan oleh seorang masbuq yang mendapati imam telah salam: menjadi mamum dari seorang masbuq yang tengah menyempurnakan rakaat yang tertinggal, membangun jamaah sendiri atau sholat munfarid? 4. Apakah disunnahkan pula bagi masbuq untuk membaca doa sebelum salam, pada rakaat akhir imam (sebelum masbuq meneruskan rakaat yang tertingal) Atas jawaban jazaakumullah bi-ahsanil jazaa Risnardi ([EMAIL PROTECTED]) Jawaban: Jawaban Soal No. 1 Alhamdulillah, wasshalaatu wassalaamu 'alaa Rasulillah wa ba'du : Tidak, sebab hukum jamaah baru didapatkan kalau ia mendapatkan shalat, dan shalat dihitung dengan dapatnya raka'at. Rasulullah -shallallahu 'alaihi wa sallam- bersabda : "Barangsiapa mendapatkan rakaat dari shalat maka sungguh dia telah mendapatkan shalat." [Dikeluarkan oleh Imam Muslim] Sebagaimana yang diketahui bahwa rakaat terhitung dengan mendapatkan ruku' sebagaimana yang diriwayatkan oleh imam Bukhari di kitab Shahihnya dari Abi Bakrah At Tsaqafi pada suatu hari dia datang ke mesjid (untuk mengerjakan shalat) sedangkan Nabi sedang ruku', lantas ia ruku' sebelum sampai ke dalam shaf kemudan masuk ke dalam shaf, maka Nabi bersabda kepadanya : "Semoga Allah menambahmu motifasi dan jangan kamu ulangi." Dan beliau tidak memerintahkannya untuk mengqada' raka'at itu akan tetapi beliau mencegahnya untuk mengulangi perbuatan ruku' sebelum sampai di shaf. Maka kepada orang yang masbuk hendaklah dia jangan tergesa-gesa untuk ruku' sampai dia masuk ke dalam shaf. Wallahu waliyut taufiq. Jawaban Soal No. 2 Alhamdulillah, wasshalaatu wassalaamu a'laa rasulillah wa ba'du : Yang lebih utama adalah membangun jamaah baru bersama masbuq yang lain, agar mendapatkan keutamaan shalat berjamaah, bagi orang yang memandang jamaah kedua di mesjid dibolehkan, bagi yang tidak memandang maka shalat bersama imam dalam kondisi di atas. Wallahu a'lam. Jawaban Soal No. 3 Alhamdulillah, wasshalaatu wassalaamu a'laa rasulillah wa ba'du : Permasalahan ini (jamaah kedua di satu mesjid), menjadi perbedaan ulama, yang masing-masing mempunyai dalil tersendiri. Dalil bagi yang ingin membangun jamaah sendiri adalah hadits-hadits keutamaan shalat berjamaah, dan hadits dimana Rasulullah -shallallahu 'alaihi wa sallam- melihat seorang laki-laki masuk mesjid setelah jamaah selesai shalat, Rasulullah bersabda : siapakah yang ingin bersedekah terhadap orang ini, maka shalatlah bersamanya· (H.R Ahmad). wallahu a'lam. Jawaban Soal No. 4 Tidak disunatkan karena doa itu disunatkan untuk orang yang bertasyahud akhir. Wallahu a'lam Mungkin ada tambahan dari ikhwan yang lain Wassalamu'alaikum warohmatullohi wabarokatuhu --------------------------------- Sekarang dengan penyimpanan 1GB http://id.mail.yahoo.com/ Website anda: http://www.assunnah.or.id & http://www.almanhaj.or.id Website audio: http://assunnah.mine.nu Berhenti berlangganan: [EMAIL PROTECTED] Ketentuan posting : http://www.assunnah.or.id/ragam/aturanmilis.php Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/assunnah/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/assunnah/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: mailto:[EMAIL PROTECTED] mailto:[EMAIL PROTECTED] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
