Wa'alaikum salam wa rahmatullah wa barakatuh ...

Dalih mereka ini,
"....dengan dalih kalau dapat merebut kekuasaan maka akan mudah menegakkan
kalimat Allah."

Menyelisihi ucapan petinggi mereka sendiri. Sebagiaman dikutip oleh Syaikh
Albani rahimahullah, ketika membantah orang orang yang mendahulukan daulah.

"Tegakkan daulah Islam dalam diri diri kalian, niscaya akan tegak daulah
Islam itu di bumi kalian." (Syaikh Muhammad Nashiruddin Al Albani, At Tauhid
Awwalan Ya Du'atal Islam, terj. Fariq Gasim Anuz, Tauhid Prioritas Pertama
dan Utama, Darul Haq, Cet. III, Okt. 2002, hal. 54).

Perhatikan, petinggi mereka sendiri -sebagaimana dikutip Syaikh Albani-
menganjurkan agar menegakkan daulah dalam diri diri mereka. Dan ini yang 
mudah bagi mereka.

Maka, kenapa mereka tidak melakukan hal yang mudah untuk mereka lakukan
terlebih dahulu??
Kenapa mereka mendahulukan hal yang sulit ketimbang yang mudah??

Syaikh Albani melanjutkan,
"Sesungguhnya termasuk hal yang sangat mudah sekali bagi kamu adalah
menerapkan hukum dengan apa apa yang Allah turunkan dalam hal aqidah,
ibadah, akhlakmu dalam hal mendidik anak anakmu di rumah, dalam hal jual
belimu, sementara itu termasuk hal yang sangat sulit sekali adalah engkau
memaksakan atau menyingkirkan penguasa yang dalam kebanyakan hukum hukumnya
berhukum dengan selain apa apa yang Allah turunkan. Maka mengapa engkau
meninggalkan hal yang mudah dan mengerjakan hal yang sulit?" (Idem, hal.
55).

Syaikh Albani melanjutkan penyebab ketimpangan tersebut sehingga mereka
mendahulukan yang sulit daripada yang mudah. Berkata Syaikh rahimahullah,
"Hal ini menunjukkan kepada salah satu diantara dua kemungkinan, kemungkinan
PERTAMA buruknya PENDIDIKAN dan bimbingan, kemungkinan KEDUA disebabkan
buruknya AQIDAH yang mendorong mereka sehingga lebih memperhatikan apa apa
yang mereka tidak sanggup merealisasikannya daripada memperhatikan apa apa
yang masih dalam kesanggupan mereka". (Idem hal. 55).

Aduhai, tepat sekali apa yang dikatakan oleh Syaikh Albani ini!


Wassalamu'alaikum

Abu Isa Hasan Cilandak
al Faqir ila Allah



----- Original Message ----- 
  6. Tanya: Dakwah Salaf tidak syumul?
  Posted by: "Abdul Basith" [EMAIL PROTECTED]   abbasith
  Mon May 7, 2007 5:52 am (PST)
  Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh

  Ikhwan fillah.
  Dari beberapa interaksi dengan kawan2 dari IM, terkesan bahwa dakwah
  salaf tidak syumul/menyeluruh, tidak menyentuh seluruh aspek kehidupan
  melainkan hanya melulu membahas tauhid saja, atau dengan kata lain,
  ngaji..ngaji..dan ngaji terus. Kapan action-nya? Begitulah yang saya
  tangkap dari mereka. Sebaliknya dakwah merekalah yang syumul, segala
  sisi/aspek kehidupan umat berusaha digarap sampai pada tahap dakwah
  mereka di tataran parlemen dengan dalih kalau dapat merebut kekuasaan
  maka akan mudah menegakkan kalimat Allah.

  Apakah benar demikian adanya?

  Mohon pencerahan dari rekan2 faham tentang hal ini supaya saya tidak
  terhindar dari fitnah.
  Atas respon dan jawaban antum saya doakan jazaakumullahu khairal jazaa'

  Wasssalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh

  Ibni Abi Luqman Ad-Dimaa-i, bi Jaawil Wustho




Website anda: http://www.assunnah.or.id & http://www.almanhaj.or.id
Website audio: http://assunnah.mine.nu
Berhenti berlangganan: [EMAIL PROTECTED]
Ketentuan posting : http://www.assunnah.or.id/ragam/aturanmilis.php 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/assunnah/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/assunnah/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    mailto:[EMAIL PROTECTED] 
    mailto:[EMAIL PROTECTED]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 

Kirim email ke