--- In [email protected], Renanggi KD <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > Assalamu'alaykum warohmatullohi wabarokaatuhu > saya ingin tanya kepada ikhwah fillah mengenai penggunaan doa: > "jazakallohu khoiron" atau "jazakillah khoiron" ? > Kata salah seorang teman mengatakan bahwa "jazakallohu khoiron" itu untuk ihwan, yang benar "jazakillah khoiron" kalo untuk akhowat. Benarkah demikian? > karena setau yang pernah saya baca dalam kumpulan doa karya Said bin ali bin wahaf al qahtani, jika mendapat kebaikan dari seseorang membaca: > "jazakallohu khoiron". Berarti itu tidak dikhususkan untuk ihwan atau akhowat saja. Atau dalam kaidah bahasa arab memang seperti itu? afwan saya masih awam bahasa arab. Mohon penjelasannya. > jazakumullohu khoiron. > Wassalaamu'alaikum warohmatullohi wabarokaatuhu ============
Semoga Allah mengganjarmu dengan kebaikan Wa'alaykumussalam Warohmatullahi wabarokatuh Terkadang kita mendengar ungkapan "Jazakallahu khayran" yang mungkin masih agak aneh di Indonesia. Apakah artinya? Apakah ini ungkapan eksklusif di kalangan tertentu atau bagaimana? "Jazakallahu khayran" adalah dari Bahasa Arab جزاك الله خيرا yang artinya "semoga Allah mengganjarmu dengan kebaikan"; di sini untuk orang kedua laki-laki tunggal. Sedangkan untuk orang kedua perempuan tunggal menjadi "Jazakillahu khayran", orang kedua jamak (>=3) "Jazakumullahu khayran") dan seterusnya. Untuk amannya bisa digunakan bentuk untuk orang kedua jamak sebagaimana yang kita gunakan dalam memberi salam "Assalaamu 'alaykum" juga dalam bentuk untuk orang kedua jamak. Ungkapan ini dapat dijawab dengan ungkapan "Wa iyyak" (bagimu juga). Penggunaan ucapan ini bukanlah eksklusif untuk kalangan tertentu atau sekadar gaya-gayaan Bahasa Arab namun memang ada landasannya dalam Islam. Rasulullah Shallallahu 'alayhi wa Sallam bersabda: "من صنع إليه معروف فقال لفاعله جزاك الله خيرا فقد أبلغ في الثناء" "Barangsiapa memperoleh kebaikan dari seseorang dan mengucapkan Jazakallahu khayran kepadanya maka ia telah mencukupkan pujian (baginya)." (HR. at-Tirmidzi; dia berkata: hadits ini hasan jayyid gharib, dishahihkan al-Albani) Dalam sebuah hadits riwayat al-Bukhari, Usaid bin Hudhair radhiyallahu 'anhu mengucapkan Jazakillahu khayran kepada 'Aisyah radhiyallahu 'anha karena Allah Ta'ala menurunkan ayat tayammum yang memberikan kemudahan ketika 'Aisyah kehilangan kalungnya sehingga rombongan tertahan hingga waktu shalat datang padahal mereka tidak memiliki air untuk bersuci. Dengan demikian sepatutnya sebagai muslim kita menggunakan ungkapan ini sebagai ungkapan terima kasih karena berbeda dengan ungkapan "terima kasih" ungkapan ini juga berperan sebagai doa bagi saudara kita sesama muslim. Jadi seperti kita menggunakan "Assalaamu 'alaykum" ketimbang "Selamat pagi" atau semacamnya. Perhatian: sebagian orang hanya mengatakan "Jazakallah"; ungkapan ini tidak lengkap karena tidak jelas apa ganjaran Alah yang dimintanya. Juga ada yang menggunakan "Jazakallahu khayr". Kalau tidak salah, secara bahasa ini kurang tepat; yang lebih tepat adalah "Jazakallahu khayran" atau "Jazakallahu khayra". Allahu Ta'ala a'lam. Website anda: http://www.assunnah.or.id & http://www.almanhaj.or.id Website audio: http://assunnah.mine.nu Berhenti berlangganan: [EMAIL PROTECTED] Ketentuan posting : http://milis.assunnah.or.id/mlbios.php/aturanmilis/ Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/assunnah/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/assunnah/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: mailto:[EMAIL PROTECTED] mailto:[EMAIL PROTECTED] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
