Waalaikumsalam warahmatullah wabarakatuh, Afwan, untuk kasus antum, Allah tidak membebani hambaNya sebatas apa yang ia sanggup memikulnya. Untuk itu, jika mandi janabah secara sempurna menyebabkan luka menjadi lebih parah, maka antum boleh tidak melaksanakan mandi janabah sebagaimana disyariatkan.
Dalilnya adalah kisah sahabat Nabi yang meninggal disebabkan ia sedang junub sedangkan sahabat lainnya mengatakan ia tidak punya uzur untuk tidak mandi janabah sehingga kemudian ia tetap mandi seperti biasanya dan menyebabkan ia binasa. Afwan, haditsnya tidak hafal, mudah2an yang sedikit ini bisa membantu, dan barangkali yang lainnya bisa melengkapi. Wallahu a'lam Ummu Yazid ----- Original Message ---- From: andra ptsi <[EMAIL PROTECTED]> To: [email protected] Sent: Saturday, January 12, 2008 2:10:04 AM Subject: [assunnah] Tanya : Mandi Janabah Assalamu'alaikum, Ana ingin tahu cara mandi janabah ketika ada luka bekas operasi di bagian dada yg menurut dokter belum boleh terkena air, sedangkan untuk berwudhu ana tidak ada masalah dan ana alhamdulillah masih bisa shalat secara sempurna. Lantas bagaimana bila ana mendapati keadaan yg mewajibkan harus mandi janabah? Adakah keringanan buat ana untuk bertayamum.. sedangkan ana masih bisa mengambil air wudhu.. Mohon penjelasannya. Jazakumullah khairan Website anda: http://www.assunnah.or.id & http://www.almanhaj.or.id Website audio: http://assunnah.mine.nu Berhenti berlangganan: [EMAIL PROTECTED] Ketentuan posting : http://milis.assunnah.or.id/mlbios.php/aturanmilis/ Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/assunnah/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/assunnah/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: mailto:[EMAIL PROTECTED] mailto:[EMAIL PROTECTED] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
