Assalamualaikum,
Yang menganggap plasenta itu bangkai ya pasti salah...bangkai itu asalnya 
barang hidup bernyawa kemudian mati, tidak bernyawa lagi...plasenta bukan 
barang hidup...yang hidup dan bernyawa itu bayinya
Yang dijadikan obat itu bukan plasentanya tapi ekstrakt plasentanya....dan 
tidak dimakan tapi dioleskan
Betul nabi mengajarkan cara2 pengobatan tapi tidak semua penyakit bisa 
disembuhkan asal pukul rata.
Riset saja yang singkat, madu untuk pengobatan...nah madu itu mengandung zat 
karbohidrat, fruktose dengan kalori tertentu..hal itu akan menguatkan 
badan...badan yang kuat akan melawan penyakit yang disebabkan infeksi...itu 
urutan jalannya madu sebagai bahan untuk melawan infeksi.
Untuk Indonesia penyakit infeksi sebaiknya diberi Antibiotika karena alasan 
waktu, efisiensi dan daya tahan tubuh orang Indonesia.
Kalau di negri Balanda dan Inggris, bahkan pemberian antibiotika tersebut 
sangat dibatasi ya karena bahan2 untuk menguatkan tubuh serta biaya yang 
dimiliki orang Inggris dan Belanda mereka miliki.
Wassalam,
Dr.Salamun

________________________________
> To: [email protected]
> From: [EMAIL PROTECTED]
> Date: Wed, 25 Jun 2008 17:44:14 +0700
> Subject: Re: [assunnah] menangani plasenta bayi
>
> Nah ini juga yang ingin ana tanyakan, apa hukumnya plasenta dimanfaatkan 
> sebagai obat, bukankah plasenta dihukumi sebagai bangkai atau barang kotor. 
> Jika obat tersebut ditelan maka jelaslah hukumnya haram, namun bagaimana jika 
> obat untuk bagian luar ?
>
> Nabi banyak sekali mengajarkan kita tentang pengobatan, bekam, habbatussauda, 
> minyak zaitun, madu, zam-zam dan lain-lain, mari kita pelajari dan adakan 
> riset.
>
>
> 2008/6/24 Dr. Salamun Sastra <[EMAIL PROTECTED]>:
>
>> Assalamualaikum,
>> Hanya sekedar menambahkan saja...tahun 1960 an telah dilakukan research
>> tentang placenta bayi yang diextract lalu diambil sarinya dan digunakan
>> untuk membantu mempercepat sembuhnya luka, terutama luka bakar...obatnya
>> banyak tersebar namanya Bioplasenton.
>> Betapa Mahbesarnya Allah, plasentapun dengan tehnologi yang medium saja
>> sudah dapat diambil manfaatnya untuk membentu menyembuhkan luka..Riset
>> tersebut dilakukan di Indonesia oleh bangsa Indonesia, di Fakultas
>> Kedokteran/Rumahsakit Indonesia....hebat ya Indonesia !!!
>> Wassalam,
>> Dr.Salamun
>>
>>
>> To: [email protected]
>> From: [EMAIL PROTECTED]
>> Date: Tue, 17 Jun 2008 14:21:47 +0700
>> Subject: Re: [assunnah] menangani plasenta bayi
>>
>> Al Ustadz Abdul Hakim bin Amir Abdat dalam sebuah kajian membahas kitab
>> beliau "Menanti Buah hati hadiah untuk yang dinanti" menjelaskan tidak ada
>> petunjuk khusus dalam menangani ari-ari bayi. Kita menguburkanya dengan baik
>> sehingga tidak menimbulkan bau ataupun kemungkinan akan dibongkar binatang
>> buas dan tanpa adanya i'tiqad (keyakinan) apapun misalnya bahwa ari-ari
>> adalah kembaran bayi, tidak perlu diberikan lampu dan sebagainya.
>> mohon dikoreksi kalau salah.


_________________________________________________________________
NEW! Get Windows Live FREE.
http://www.get.live.com/wl/all

------------------------------------

Website anda http://www.almanhaj.or.id
Download MP3 -Free kajian Islam- http://assunnah.mine.nu
Berhenti berlangganan: [EMAIL PROTECTED]
Ketentuan posting : http://milis.assunnah.or.id/mlbios.php/aturanmilis/Yahoo! 
Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/assunnah/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/assunnah/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    mailto:[EMAIL PROTECTED] 
    mailto:[EMAIL PROTECTED]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke