Assalamualaikum Bapak danny rakhmat, lebih baik terbuka kalau memang ada dokter di Jakarta dan membuat perkumpulan tentang pengobatan nabi bahkan meneliti dan menggunakan untuk pengobatan penyakit pada pasien yang datang padanya..apa nama perkumpulannya, siapa dokternya, lalu penyakit apa yang diobati dengan cara nabi tersebut. Sekali lagi jabatan saya adalah Ketua majelis Kode Etik Rumah Sakit se Jakarta jadi dengan senang hati sebagai senior saya ingin tahu apalagi secara fungsional saya seorang peneliti sampai tingkat antar negara; bagaimana sitim penelitiannya dan sebagainya..kalau memang benar apa salahnya saya ikut mendanai penelitian tersebut. Indonesia adalah ladang yang sangat subur bagi para mereka yang dianggap bisa mengobati dengan cara2 alternatif, kami tidak skeptis untuk hal ini, tapi bisa tidak menjelaskannya dengan baik...apalagi kalau mengatakan bahwa madu itu bisa mengobati semua penyakit...wah sulit sekali memahaminya. Saya ini kebetulan juga SEKJEN Indonesia Islamic Medical Association, saya sebut jabatan untuk mempertanggung jawabkan kata2 saya, saya mewakili Indonesia dalam Forum Pertemuan Para Dokter Islam sedunia...bagaimana kira2 tanggapan mereka kalau saya sampaikan bahwa di Indonesia ada faham yang mengatakan bahwa madu bisa mengobati segala macam penyakit, dasarnya dari Hadits Nabi.......... Demikian tanggapan saya. Wassalam, Dr.Salamun
To: [email protected] From: [EMAIL PROTECTED] Date: Mon, 21 Jul 2008 15:04:11 +0700 Subject: [assunnah] Penengah untuk dr.Salamun assalaamu'alaikum Sepertinya sayalah yang pertama kali membuka tentang dialog placenta ini, saat saya menanyakan apakah placenta dihukumi seperti bangkai. Dan Alhamdulillah pertanyaan tersebut sudah terjawab dari fatwa syaikh al-utsaimin bahwa mayat manusia itu suci dan placenta dihukumi seperti kuku dan rambut, dengan demikian penelitian dr.Salamun tentang placenta untuk obat kulit adalah halal. Namun saat saya mengenalkan tentang pengobatan nabi, madu, air zamzam, habbatus sauda adalah obat dari semua penyakit, dr.Salamun menjawab bahwa yang dimaksud hadist nabi itu tidak 100 % mengobati, akan tetapi seperti madu itu untuk menguatkan sistem imun sehingga tubuh akan lebih kuat menghadapi penyakit. Saya amat tidak setuju dengan pendapat ini karena dr.salamun sedang menerangkan makna hadist berdasarkan ilmu kedokteran bukan berdasarkan ilmu hadist. Lain halnya jika dia berkata seperti itu hanya sekedar menerangkan menurut ilmu kedokteran saja tanpa bermaksud menerangkan hadist tersebut. Tapi saya maklum beliau lebih mengenal kedokteran dari pada islam, seperti halnya saya lebih mengenal bidang saya daripada ilmu hadist. Sekali lagi saya ingin mengingatkan kepada dr.Salamun, di jakarta telah ada perkumpulan dokter-dokter yang meneliti tentang pengobatan nabi, banyak diantara mereka yang telah menggunakannya dalam mengobati pasiennya. InsyaAllah kalau saya dapat informasi lagi tentang seminarnya akan saya sampaikan ke dr.Salamun. -------------------------------- Make the most of what you can do on your PC and the Web, just the way you want. Windows Live ------------------------------------ Website anda http://www.almanhaj.or.id Download MP3 -Free kajian Islam- http://assunnah.mine.nu Berhenti berlangganan: [EMAIL PROTECTED] Ketentuan posting : http://milis.assunnah.or.id/mlbios2/aturanmilis.php Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/assunnah/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/assunnah/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: mailto:[EMAIL PROTECTED] mailto:[EMAIL PROTECTED] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
