Mau tanya, Apakah di dalam puasa wajib, seperti puasa di bulan suci Ramadhan, niat itu perlu dilafazkan? Atau yang pernah saya baca, adanya tabyitun-niyah. Berasal dari kata baata yaitu yang berarti bermalam. Dan niyah maknanya adalah berniat untuk puasa. Jadi makna istilah itu adalah berniat sejak malam sebelum esoknya berpuasa.
Yaitu dari hadits: Dari Hafshah Ummul Mukminin ra. bahwa Nabi SAW bersabda, "Siapa yang tidak berniat puasa di malam hari sebelum fajar, tidak ada puasa untuknya. (HR Khamsah). Tidak sah puasa bagi orang yang tidak berniat sejak malam. (HR Ad-Daaruquthuni) Niat seperti apakah yang dimaksud? Apakah niat yang biasa diajarkan, yaitu nawaitu.... dan seterusnya... Ataukah niat seperti yang telah diajarkan, yaitu niat yang tidak perlu dilafazkan, tetapi memang telah diniatkan dalam hati untuk berpuasa... ------------------------------------ Website anda http://www.almanhaj.or.id Download MP3 -Free kajian Islam- http://assunnah.mine.nu Berhenti berlangganan: [EMAIL PROTECTED] Ketentuan posting : http://milis.assunnah.or.id/mlbios2/aturanmilis.php Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/assunnah/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/assunnah/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: mailto:[EMAIL PROTECTED] mailto:[EMAIL PROTECTED] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
