wa'alaikumussalaam


yg ana tangkap, maksud si ustadz adalah jika suci dari haidnya sebelum
fajar, maka ia harus mandi kemudian puasa di hari itu juga. tapi untuk
yg tidak sempat mandi sebelum fajar, maka yg penting adalah berniat
puasa sebelum fajar dan mandi setelahnya sebagaimana fatwa Syaikh Utsaimin.
karna seperti yg anti sebutkan, puasa dilakukan dari terbit fajar
sampai terbenam matahari sehingga tidak sah puasa yg cuma dilakukan
setengah hari. jadi anti tidak usah khawatir, jika berhenti haid di
siang hari, maka anti wajib berpuasa kembali pada esoknya, bukan pada
hari itu juga.


wallohu a'lam 



-Abu Faiz bin Muslim-


--- On Sat, 9/13/08, Khairina <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
From: Khairina <[EMAIL PROTECTED]>
Subject: [assunnah] Mohon penjelasan puasa bagi wanita haid
To: [email protected]
Date: Saturday, September 13, 2008, 3:40 AM










    
            Assalammualaikum.



Sebelumnya saya mohon maaf kalo kasus semacam ini pernah dijelaskan disini.

Saya pernah mendengar atau membaca (saya lupa lagi) pada kajian salafi

tentang puasa bagi wanita haid. Bahwa lebih kurang bunyinya begini:"Jika

seorang wanita sudah bersih haidnya, hendaklah ia mensucikan dirinya dan

puasa disaat itu juga".



Makna yang saya tangkap adalah jika seorang wanita sudah bersih haidnya di

siang hari, maka dia hendaklah segera puasa disisa harinya itu dan tidak

menunda pada  hari berikutnya. Yang membingungkan saya sedangkan waktu

menahan puasa mulai terbit matahari sampai terbenam. Jadi saya mohon

penjelasan tentang hal ini.



Pertanyaan saya selanjutnya seandainya yang dimaksud diatas itu benar, jika

wanita haid itu, bersih haidnya menjelang zuhur atau ashar, kemudian dia

segera berpuasa disisa hari terbesut sampai masuk magrib, bagaimana hitungan

puasanya, apakah satu hari  atau setengah hari? Dan bagaimana pula ia harus

menggantikannya, apakah satu hari atau setengah hari?



Saya mohon ada diantara members bisa memberikan penjelasannya sesegera

mungkin karena saya sedang mengalami kasus seperti ini. 



Sebelumnya saya ucapkan jazakumullah khair.



Wassalam




        
         
        
        








        


        
        


      

Kirim email ke