Assalamu'alaikum warahmatullah wabarakatuh,

*Baik laki2 ataupun perempuan boleh menangguhkan shalat isya hingga
waktu-waktu tersebut, dengan ketentuan tidak tidur terlebih dahulu
sebelumnya dan tidak bercakap-cakap setelahnya.*

Berkaitan dengan pernyataan di atas, ana ada pertanyaan, apa hukumnya bagi
seorang wanita yang menangguhkan sholat isyanya hingga waktu-waktu tersebut
dan wanita tersebut mendapati dirinya haidh pada waktu tersebut, padahal
saat sebelum dia mendapatkan haidh, waktu sholat sudah tiba, dan dia belum
menunaikan kewajiban sholat tersebut?

Wassalam,



On 03/12/2008, chaerul14 <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>
>   Wassalaamualaikum warahmatullah wa barakaatuh,,,
> Untuk masalah batas waktu shalat isya, diriwayatkan bahwa Rasulullah
> pernah menunggu waktu shalat isya hingga tengah malam, dan ktika
> ditanya oleh sahabat beliau bersabda : "kalaulah tidak memberatkan
> umatku, maka akan aku tangguhkan waktu isya hingga 1/3 atau 1/2
> malam".(nailul authar)
> Baik laki2 ataupun perempuan boleh menangguhkan shalat isya hingga
> waktu-waktu tersebut, dengan ketentuan tidak tidur terlebih dahulu
> sebelumnya dan tidak bercakap-cakap setelahnya.
>
> Chaerul Anwar
> 
>



-- 
Irwansyah
Ayahnya Sarah
KSA

Kirim email ke