2008/12/20 Leo Imanov <[email protected]>:

> assalamu 'alaikum wa rahmatu-lLahi wa barakatuH.
>

Wa'alaykumus salaam warahmatullahi wabarakaatuh,

Sepertinya masalah ini jadi berlarut-larut. Sebelumnya perlu ana perjelas dulu 
bahwa pendapat yang ana pilih adalah bahwa tangan bersedekap ketika posisi 
qiyam dalam shalat namun posisinya tidak tertentu (pendapat Syaikh Muqbil). 
Akan tetapi, perlu diingat bahwa banyak perkara dalam fiqh terkait dengan 
ijtihad baik dalam penentuan derajat dalil maupun dalam proses penarikan hukum. 
Oleh karena itu, bukan hal yang aneh muncul perbedaan pendapat dalam fiqh 
(lihat Raf'ul Malam karya Syaikhul Islam Ibnu Taymiyah). Yang penting adalah 
manhaj dasarnya dan adab dalam menyikapi perbedaan sehingga pada prinsipnya 
setiap pihak sama-sama berusaha mencari kebenaran.

> 1. didalam bukunya syaikh albani shifat shalat annabiy terbitan almaktab al
> islamiy, cetakan ke 14 tahun 1987 - 1408 halaman 60: menrankan bahwa
> meletakkan tangan kanan diatas tangan kiri di DADA.
>

Hal itu adalah konsekuensi ijtihad beliau yang menguatkan hadits dengan 
keterangan "di atas dada." Sedangkan ulama yang menganggap tambahan tersebut 
syadz menyimpulkan bahwa tidak ada tempat tertentu untuk bersedekap. Untuk 
detailnya lihat:

http://antosalafy.wordpress.com/2007/08/23/tempat-meletakkan-kedua-tangan-waktu-shalat/

Masalah ini serupa juga dengan masalah menggerak-gerakkan jari telunjuk ketika 
duduk tasyahud.

> 2. adapun yang berpendapat bahwa madzhab imam malik tidak bersedekap salah
> besar, karena tidak ada tertulis bahwa imam malik menyatakan demikian, yang
> ada kisah bahwa salah seorang pengikutnya melihat imam malik TIDAK
> bersedekap saat beliau TANGANNYA PATAH.
>

Otentisitas kisah tersebut ditolak oleh para pengikut madzhab Malik. Selain 
itu, pendapat tersebut bukan hanya berdasarkan pendapat Imam Malik. Tentang 
pendapat tidak bersedekap sebagai pendapat yang masyhur dalam madzhab Malik 
disebutkan oleh asy-Syawkani dalam Naylul Awthar. Juga disebutkan adanya 
riwayat dari salaf seperti al-Hasan al-Bashri dan Ibrahim an-Nakha'i.

Allahu Ta'ala a'lam.

--
Ahmad Ridha bin Zainal Arifin bin Muhammad Hamim
(l. 1400 H/1980 M)

------------------------------------

Website anda http://www.almanhaj.or.id
Berhenti berlangganan: [email protected]
Ketentuan posting : http://milis.assunnah.or.id/aturanmilis/

INFO:
Saat ini domain assunnah.mine.nu telah diambil alih (direbut) oleh pihak yang 
tidak diketahui. Isi dan kandungannya tidak ada hubungannya dengan pengelola 
sebelumnya.
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/assunnah/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/assunnah/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    mailto:[email protected] 
    mailto:[email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke