> dan beberapa dalil-dalil sebagai berikut:
> "cintailah
bahasa arab karena tiga hal, yaitu bahwa saya orang arab, bahwa
al-qur'an adalah bahasa arab, dan bahasa penghuni surga di dalam surga
adalah bahasa arab" (HR Al-Thabrani)
>

Assalaamu'alaikum warahmatullaahi wabarakaatuh

Afwan, haditsnya maudhu' (palsu).
Syaikh Al-Albani rahimahullah berkata: "Hadits ini maudhu' dan telah 
diriwayatkan oleh al-Hakim dalam kitabnya al-Mustadrak 'alash-Shahihaini IV/87, 
dan dalam kitab Ma'rifat Ulumul Haditsi halaman 161-162. Juga diriwayatkan oleh 
Uqaili dalam kitab adh-Dhu'afa halaman 327, dan oleh Thabrani dalam al-Kabir."
Dalam lafazh yang lain dikatakan: "Aku orang Arab, Al-Qur'an berbahasa Arab, 
dan bahasa ahli surga adalah bahasa Arab."
Syaikh Al-Albani rahimahullah berkata: "Hadits ini maudhu' dan telah 
diriwayatkan oleh Thabrani dalam kitab al-Awsath dengan sanad dari Sa'adah bin 
Sa'ad, dari Ibrahim bin al-Mundzir, dari Abdul Aziz bin Imran, dari Syibl bin 
al-Ala, dari ayahnya, dari kakeknya, dari Abu Hurairah radhiyallahu 'anhu."

(Untuk lebih jelasnya lihat: Silsilah Hadits Dha'if Dan Maudhu' Jilid 1. Karya: 
Syaikh Muhammad Nashiruddin Al-Albani. Penerjemah: A.M. Basalamah. Penerbit: 
Gema Insani Press. Hadits no 160 dan 161 hal 143-144).

Ricky
(Muhammad Asad Al-Farras)



--- In [email protected], mohamad marimanto <moh_m...@...> wrote:
>
>
afwan ya...akhi, sekiranya tanggapan ana kurang mengena di hati antum,
ada pun mindernya antum, mungkin karena antum belum terbiasa dan merasa
asing saat ikut taqlim bersama2 ihkwan salaf lainnya, karena antum
masih isbal, dan tidak berjenggot. nah sekarang kan antum udah tau
hukum isbal dan jenggot coba antum laksanakan ikuti sunnah, InsaAllah
antum tidak minder. ana juga pernah merasakan apa yg antum rasakan,
sampe saudara2 ana sediri juga mengatakan ana dan istri ana berubah,
tapi ana tetap teguh berjalan di manhaj yg haq, Alhamdulillah mereka
sudah pada ngerti sekarang.
> kita haru sabar ya akhi, sebagaimana sabarnya Rasullullah saat berdakwah.
> ingat Firman Allah :
>
>
Hai orang-orang yang beriman, mintalah pertolongan(kepada Allah) dengan
sabar dan shalat, sesungguhnya Allah beserta orang-orang sabar.
(Al-Baqarah 153)
>
> yang penting akhi dan keluarga punya
niat dan kemauan, pelan2 istri di nasehati untuk pake krudung panjang,
InsyaAllah pelan2 terbiasa.
>
> kalau salaman setelah shalat memang tidak ada dalilnya, akhi bisa kasi tau, 
> bukan nya kita sombong
>
tapi kalau ada yg mengajak salaman niatkan aja salam perpisahan, gak
usah ditolak sama di ingat kan juga bahwa jangan di ulangi lagi karena
tidak ada hadist nya.
> bukan kah sifat seorang salaf itu berlemah lembut, saling menasehati tentang 
> kebaikan sesuai Al-Qur'an dan Sunnah.
>
> tentang bahasa Arab.., bukan kah sudah jelas Firman Allah :
> "sesungguhnya kami menurunkanya berupa al-qur'an dengan berbahasa arab, agar 
> kamu memahaminya"
> (QS Yusuf 2)
>
> dan beberapa dalil-dalil sebagai berikut:
>
"cintailah bahasa arab karena tiga hal, yaitu bahwa saya orang arab,
bahwa al-qur'an adalah bahasa arab, dan bahasa penghuni surga di dalam
surga adalah bahasa arab" (HR Al-Thabrani)
>
> "bersemangatlah dalam mempelajari bahasa arab, karena sesungguhnya bahasa 
> arab bagian dari agama mu" (Umar Ibnu Khattab)
>
>
jadi itulah ya,...akhi mengapa kita pake istilah2 bahasa arab seperti
yg akhi maksud, bukan kah lebih baik kita ke arab-arab an
> dari pada ke inggris-inggrisan.
> di sorga kita tidak menggunakan bahasa inggris.
> itu lah akhi yg dapat ana sampaikan buat masukan agar akhi tambah yakin 
> memilih manhaj yg benar.
> afwan ana juga masih belajar  baik dalam istilah2 yg berbahasa arab dan ilmu 
> syar'i yg haq.
> demikianlah akhi.., kebenaran datangnya dari Allah kekurangan, kesalahan 
> datangnya dari pribadi ana dan syetan laknattullah
> mohon maaf dan petunjuk kepada Allah, semoga ini bermanfaat buat ana dan 
> antum.
>
> salam ana.
>
> M.Marimanto
> Mechanical Supervisor
> PT.Truba Jaya Engineering T-4064
> Tangguh LNG Project,Bintuni Bay
> West Papua,Indonesia
>
>
>
> ________________________________
> Dari: udaukal udau...@...
> Kepada: [email protected]
> Terkirim: Selasa, 6 Januari, 2009 11:24:13
> Topik: [assunnah] Mohon petunjuk untuk berinteraksi dengan para salaffiyun
>
> Assalamualaykum Warrohmatullohiwaba rrokatuh
>
> Ikhwanulfidien, ana ada beberapa hal yang kiranya mohon dapat memberikan 
> bantuan.
>
Ana baru mengenal Ahlussunah wal jamaah dan kebetulan ana sudah
beberapa kali mengunjungi pengajian komentar ana mungkin perlu menjadi
pertimbangan :
> - Ana merasa lingkungan pengajian salaf agak
eksklusif dan intelektual sehingga menjadi agak 'minder'. Mungkin
karena ana datang masih isbal, belum berjanggut dan istri belum
berhijab dengan benar agak menjadi perhatian dan kesulitan
berkomunikasi. Seharusnya sesama saudara muslim ada interaksi sosial (
muamalah ) dimana mungkin mereka dapat menambah ilmu atau informasi
berguna lainnya. Dalam hal ini ana berharap ikhwan/akhwat yang sudah
lebih dulu mengenal lebih proaktif untuk mengajak (belum perlu sampai
berdakwah).
> - Ada teman ana menilai kalangan kita ini agak
sombong. Karena katanya mungkin saja ada dalil bahwa tidak ada kaidah
bersalaman selesai sholat, tapi apakah harus menolak orang yang
mengajak bersalaman.
> - Ada lagi yang mengatakan ; kita ini ada
di Indonesia kenapa musti membiasakan diri dengan istilah istilah
bahasa Arab jadi lebih mengentalkan suasana eksklusivenya.
> -
Ada juga yang mengatakan (dan ana juga pernah mendengar pertanyaan di
Radio Roja) dakwah salaf merasa paling benar, diluar itu dikatakan
"bodoh", "sesat", "jahil" atau "bathil" sehingga kata ini terasa
terlalu keras buat orang yang ingin mengenal Salaf, bukankah dakwah
harus dilakukan dengan kata yang baik dan lemah lembut. Manhaj iya
paling benar atau "HAQ", tapi manusianya haram untuk merasa paling
benar (mahsum, mudah2an betul menulisnya) itu yang ana dengar dari
Ustad kita.
> - Semoga Alloh Azza wa Jalla membukakan hidayah
kepada ana agar tetap diberikan keteguhan untuk tetap ada dalam Manhaj
yang Haq ini. Dan jazzakolloh khoir atas bantuan rekan2 sekalian
>
> Wassalamualaykum Warrohmatullohi wabarrokatuh
> +62 852 2944 2992
> ***************************

------------------------------------

Website anda http://www.almanhaj.or.id
Berhenti berlangganan: [email protected]
Ketentuan posting : http://milis.assunnah.or.id/aturanmilis/

INFO:
Saat ini domain assunnah.mine.nu telah diambil alih (direbut) oleh pihak yang 
tidak diketahui. Isi dan kandungannya tidak ada hubungannya dengan pengelola 
sebelumnya.
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/assunnah/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/assunnah/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    mailto:[email protected] 
    mailto:[email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke