From: [email protected]
Date: Fri, 5 Mar 2010 06:36:28 +0000
Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh
Ana mau bertanya mengenai Hadis; "...Pada akhir zaman nanti akan muncul dai-dai 
yang menyeru kepada pintu Jahanam. Siapa saja yang menyambut seruan itu, akan 
mereka jebloskan ke dalam neraka Jahannam. Ketika Hudzaifah Radhiyallahu `anhu 
menanyakan siapa dai-dai itu, Rasulullah Shallallahu `alaihi wa sallam 
menjawab; "Mereka dari bangsa kita dan berbicara dengan bahasa kita..."
Yang jadi pertanyaan Ana adalah.... apakah Da'i-da'i di Indonesia yang banyak 
melakukan bid'ah 'terbebas' dari hadis tersebut diatas? (Mereka dari bangsa 
kita dan berbicara dengan bahasa kita = Orang Qurais/Arab?)
Jazakallahu khairan katsiran
Wassalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh
_________________________________________________________________

Hadits diatas lengkapnya saya copy dari almanhaj adapun untuk makna dan 
penjelasannya secara rinci, silakan untuk merujuknya. 
Wallahu a'lam

Hadits Hudzaifah Radhiyallahu 'anhu:
http://www.almanhaj.or.id/content/1972/slash/0

"Artinya : Dari Hudzaifah Ibnul Yaman Radhiyallahu Anhu berkata :
Manusia bertanya kepada Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam
tentang kebaikan, sedangkan aku bertanya kepada beliau tentang
keburukan karena khawatir jangan-jangan menimpaku. Maka aku bertanya ;
Wahai Rasulullah, sebelumnya kita berada di zaman Jahiliyah dan
keburukan, kemudian Allah mendatangkan kebaikan ini. Apakah setelah ini
ada keburukan ? Beliau bersabda : 'Ada'. Aku bertanya : Apakah setelah
keburukan itu akan datang kebaikan ?. Beliau bersabda : Ya, akan tetapi
didalamnya ada dakhanun. Aku bertanya : Apakah dakhanun itu ?. Beliau
menjawab : Suatu kaum yang mensunnahkan selain sunnahku dan memberi
petunjuk dengan selain petunjukku. Jika engkau menemui mereka maka
ingkarilah. Aku bertanya : Apakah setelah kebaikan itu ada keburukan ?.
Beliau bersabda : Ya, da'i - da'i yang mengajak ke pintu Jahannam.
Barangsiapa yang mengijabahinya, maka akan dilemparkan ke dalamnya. Aku
bertanya : Wahai Rasulullah, berikan ciri-ciri mereka kepadaku. Beliau
bersabda : Mereka mempunyai kulit seperti kita dan berbahasa dengan
bahasa kita. Aku bertanya : Apa yang engkau perintahkan kepadaku jika
aku menemuinya ?. Beliau bersabda : Berpegang teguhlah pada Jama'ah
Muslimin dan imamnya. Aku bertanya : Bagaimana jika tidak ada jama'ah
maupun imamnya ? Beliau bersabda : Hindarilah semua firqah itu,
walaupun dengan menggigit pokok pohon hingga maut menjemputmu sedangkan
engkau dalam keadaan seperti itu". [Riwayat Bukhari VI615-616, XIII/35.
Muslim XII/135-238 Baghawi dalam Syarh Sunnah XV/14. Ibnu Majah no.
3979, 3981. Hakim IV/432. Abu Dawud no. 4244-4247.Baghawi XV/8-10.
Ahmad V/386-387 dan hal. 403-404, 406 dan hal. 391-399].
.....
Dan sesungguhnya penanam racun yang keji dan menjalar di kalangan umat
ini tidak lain adalah oknum-oknum dari dalam sendiri. Seperti yang
dinyatakan Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam : "Mereka adalah
dari kalangan bangsa kita dan berbahasa dengan bahasa kita". Berkata
Ibnu Hajar Rahimahullah dalam Fathul Bari XIII/36 : "Yakni dari kaum
kita, berbahasa seperti kita dan beragama dengan agama kita. Ini
mengisyaratkan bahwa mereka adalah bangsa Arab". Sedangkan Al-Qabisi
menyatakan -seperti dinukil oleh Ibnu Hajar- secara lahir maknanya
adalah bahwa mereka adalah pemeluk dien (agama) kita, akan tetapi
batinnya menyelisihi. Dan kulit sesuatu adalah lahirnya, yang pada
hakikatnya berarti penutup badan". Mereka mempunyai sifat seperti yang
dikatakan dalam hadits riwayat Muslim.

"Artinya : Akan ada dikalangan mereka orang yang berhati iblis dengan jasad 
manusia" [Riwayat Muslim].

Yakni mereka memberikan harapan-harapan kepada manusia berupa mashalih
(pembangunan), siyadah (kepemimpinan) dan istiqlal (kemerdekaan dan
kebebasan) .. dan umat merasa suka dengan propaganda mereka. Untuk itu
mereka mengadakan pertemuan-pertemuan, muktamar-muktamar dan
diskusi-diskusi. Oleh sebab itu mereka diberi predikat sebagai da'i
atau du'at -dengan dlamah pada huruf dal- merupakan bentuk jama' dari
da'a yang berarti sekumpulan orang yang melazimi suatu perkara dan
mengajak serta menghasung manusia untuk menerimanya. [Lihat 'Aunil
Ma'bud XI/317].


------------------------------------

Website anda http://www.almanhaj.or.id
Berhenti berlangganan: [email protected]
Ketentuan posting : http://milis.assunnah.or.id/aturanmilis/

INFO:
Saat ini domain assunnah.mine.nu telah diambil alih (direbut) oleh pihak yang 
tidak diketahui. Isi dan kandungannya tidak ada hubungannya dengan pengelola 
sebelumnya.
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/assunnah/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/assunnah/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke