Dari: nahdi_safarin <[email protected]> Terkirim: Jum, 19 Maret, 2010 08:25:55 Assalamu'alaikum sahkah sholat kita di mesjid yg bid'ah dan imamnya juga bid'ah sprti melafalkan niat,berzikir terpimpin dan bersalam-salaman seraya mengucapkan sholawat setelah sholat? terima kasih bnyk atas pencerahannya. wassalamu'alaikum ________________________________
Wa'alaikumussalam warahmatullahi wabarakatuh Antum silakan baca artikel di bawah ini: http://www.almanhaj.or.id/content/2026/slash/0 Ahlus Sunnah menganggap shalat berjama’ah di belakang imam baik yang shalih maupun yang fasik dari kaum Muslimin adalah sah. Dan menshalatkan siapa saja yang meninggal di antara mereka[1] Dalam Shahiihul Bukhari [2] disebutkan bahwa ‘Abdullah bin ‘Umar Radhiyallahu ‘anhuma pernah shalat dengan bermakmum kepada al-Hajjaj bin Yusuf ats-Tsaqafi. Padahal al-Hajjaj adalah orang yang fasik dan bengis[3] ‘Abdullah bin ‘Umar Radhiyallahu ‘anhuma adalah seorang Sahabat yang sangat hati-hati dalam menjaga dan mengikuti Sunnah Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam, sedangkan al-Hajjaj bin Yusuf adalah orang yang terkenal paling fasik. Demikian juga yang pernah dilakukan Sahabat Anas bin Malik Radhiyallahu ‘anhu yang bermakmum kepada al-Hajjaj bin Yusuf. Begitu juga yang pernah dilakukan oleh beberapa Sahabat Radhiyallahu ‘anhum, yaitu shalat di belakang al-Walid bin Abi Mu’aith.[4] Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah bersabda. “Artinya : Mereka shalat mengimami kalian. Apabila mereka benar, kalian dan mereka mendapatkan pahala. Apabila mereka keliru, kalian mendapat pahala sedangkan mereka mendapat dosa.”[5] Imam Hasan al-Bashri (wafat th. 110 H) rahimahullah pernah ditanya tentang boleh atau tidaknya shalat di belakang ahlul bid’ah, beliau menjawab: “Shalatlah di belakangnya dan ia yang menanggung dosa bid’ahnya.” Imam al-Bukhari memberikan bab tentang per-kataan Hasan al-Bashri dalam Shahiihnya (bab Imamatul Maftuun wal Mubtadi’ dalam Kitaabul Aadzaan).
