Assalamualaikum Juga sedikit keliru istilahnya, karena yang diberikan itu golongan bakteriostatik bukan anti biotik.
Kemudian pemberian obat2an untuk TBC sudah diseragamkan diseluruh dunia, dengan menggunakan program DOS. Ditiap Puskesmas disediakan tanpa bayar !!! Programnya 6 bulan dan harus diikuti dengan ketat, setelah 6 bulan dievaluasi. Demikian untuk maklum Wassalam Prof DR Dr Salamun Sastra To: [email protected] From: [email protected] Date: Thu, 27 May 2010 09:57:21 +0000 Subject: [assunnah] Re: OOT : Tanya : kepala bayi panas terus. Wa'alaykum salam warahmatullah Jazakillah khoir umm, koreksinya. Memang penyebabnya bakteri, karena sakit ini mendapatkan treatment pengobatan antibiotik cukup lama yaitu sekitar 6 bulan. Tulisan anti baik sekali dengan isi yang kritis dan mendidik. Barakallahu fiik. Ummu Abbas --- In [email protected], ummu rufaidah asyirboniyah <ners_g...@...> wrote: > > maaf mba ary koreksi dikit ya, TBC itu penyebabnya bakteri bukan virus, kan > dari bakteri mycobacterium tuberculosis (lihat > http://yosefw.wordpress.com/2008/01/02/penggunaan-vaksin-bcg-untuk-pencegahan-tuberculosis/) > makanya pengobatannya mesti dengan antibiotik yg sudah diformulasikan dalam > regimen pengobatan TB atau obat anti tuberkulosis (OAT). > > jika bapak penanya mengatakan kepalanya panas, pernah diukur tidak > suhunya?jangan2 memang sedang demam, agak aneh juga kalo kepalanya terasa > panas tetapi suhu saat diukur normal. ada baiknya bertanya pada dokter. kl yg > panas hanya kepalanya...apakah masalahnya di central ya (otak) saya tidak > bisa pastikan. lebih baik bapak tanyakan ini pada dokter anak bapak > > anak saya juga telat jalannya, hampir 14 bulan baru bisa lancar > berjalan...bagaimana dengan berat-badannya? pertumbuhan anak sering berkaitan > dengan status gizi...kalo anak saya sih memang kurus..., lalu dilihat juga > bagaimana tonus ototnya...ada anak yang kurus tapi tonus ototnya bagus, kalo > kelihatannya ototnya lembek perlu dikonsutasikan > > jangan khawatir jika anak tidak merangkak. merangkak bukanlah salah tonggak > pertumbuhan anak, ada beberapa anak yang memang tidak melalui fase merangkak. > tonggak pertumbuhan > adalah tengkurap, duduk, berjalan. di internet banyak artikel yang membahas > tentang ini > > setiap anak itu unik pak berbeda satu sama lain. namun memang ada range > pertumbuhan yang seharusnya kita tahu...misalnya umur sekian anak harus bisa > apa, umur sekian perbendaharaan kosa kata harus berapa kata dll, semuanya > bisa dilihat diinternet...jangan sekali-kali membandingkan dengan anak lain, > sebab setiap anak berbeda..ada yang umur 8 bulan sudah bisa jalan, tapi ada > yang sudah 2 tahun ngomongnya masih satu kata satu kata...prinsipnya selama > masih dalam rentang pertumbuhannya ya tidak apa-apa, saya bisa memahami > perasaan bpk, masalahnya anak sayapun dulu selalu berada di ujung rentang > pertumbuhannya baru bisa,tengkurap baru bisa 6 bulan, duduk baru bisa 9 > bulan, berjalan 14 bulan...dengan ciri pertumbuhannya yang khas, sekali bisa > langsung cepat...sy juga dulu sering gelisah, namun untuk permasalahan anak > saya tidak mau spekulasi pak, bertanya pada yg tidak ahlinya, atau percaya > pada pengalaman beberapa orang yang belum tentu > kebenarannya...pengalaman saja tentu tidak bisa dijadikan sebagai bukti ilmiah > selain rajin browsing ttg perkembangan anak saya pun rajin berkonsultasi > dengan dokter anak langsung, alhamdulillah sya diberi kemudahan punya kenalan > beberapa dokter anak hingga saya tinggal berdiskusi via email, telpon, chat > atau bertemu langsung. > jadi yang perlu bapak cermati adalah rentang pertumbuhan dan perkembangannya, > jika sudah lewat batas usianya bapak mesti waspada....selain itu yang > terpenting juga adalah stimulasi dini dari orang tua, ya mesti kreatif juga > sebagi orangtua. > pertumbuhan dan perkembangan anak memiliki empat domain: motorik kasar, > motorik halus, bahasa, dan psikososial...beberapa ahli-walau adapula yang > memperdebatkannya- ada yang mengatakan bahwa terkadang anak menonjol di salah > satu domain namun tertinggal di domain yang lain, yg saya lihat pada anak > saya sih begitu > jika ada masalah pada tumbuh kembang ini sebaiknya di konsultasikan pada > dokter spesialis anak kekhususan neurologi anak. > > tentang masalah imunisasi sendiri, saya bukan termasuk orang yang mati2an > menolak imunisasi, namun saya menghargai pilihan beberapa orang untuk > menolaknya...imunisasi menurut saya memang bukan sesuatu yang darurat, efek > sampingnya juga ada , benar pula walaupun diimunisasi tidak ada jaminan bahwa > anak akan sehat, imunisasi sendiri kan ada rentang waktunya, tidak garansi > seumur hidup makanya ada yg diulang. Namun kl saya sendiri sih melihat > manfaat yg besar dari imunisasi itu sendri...terutama yang diwajibkan. > imunisasi yg diwajibkan rata2 adalah untuk penyakit yang sifatnya endemik dan > membahayakan di indonesia, penularannya cepat, dan ada yang > mematikan...makanya itu diwajibkan, karena jika sudah ada yang terkena maka > resiko penyebaran pada anak lain menjadi tinggi akibatnya akan membwa > kemudhorotan kepada masyarakat. > beberapa syubhat yang muncul yang saya tau lebih mengkhawatirkan pada > komposisi vaksin yang diisyukan berbahan haram atau kimia..sya rasa perlu > kebijakan bapak ibu semua, jangan lgs percaya ttg isyu yang ada, apakah bapak > ibu sudah mencek ke produsennya...coba bapak ibu cek ke websitenya biofarma > (BUMN yang memproduksi vaksin yang menyuplai sebagian besar vaksin imunisasi > yg diwajibkan di seluruh indonesia). komposisinya jelas kok. soal bahan > kimia, setiap obat pasti ada bahan kimianya lah, namun kan pasti ada ambang > batas maksimal penggunaannya yang bisa ditoleransi, berapa yang boleh masuk > ke tubuh. jangankan mengkonsumsi obat kita keluar rumah aja jalan-jalan naik > motor udah terhirup tuh zat-zat kimia dari polusi kendaraan. > jdi sy lebih setuju dengan fatwa syeikh bin baz yang dipaparkan mba ary bahwa > imunisasi adalah bagian dari ikhtiar selain mengkonsumsi madu, habbatussauda, > hidup sehat, dll > yang saya tau vaksin yang memang dikatakan tercampur dengan babi adalah > vaksin polio yang IVP bukan vaksin polio OVP yg biasa diberikan pada anak2 pd > umumnya. vaksin polia IVP diberikan per injeksi intravena dan diberikan pada > anak2 dengan immunocomprimissed (penurunan imun), selain vaksin ini juga > vaksin meningitis yang biasa disuntikkan pada jamaah haji dan umroh, atau > orang2 yang berkunjung ke daerah timur tengah. > inipun sebenarnya bukan asal bahannya dari babi tetapi pada saat pembuatannya > menggunakan enzim yang berbahan babi sebagai katalisator...produk akhirnya > tidak ada unsur babi...di salah satu koran saya baca dengan alasan ini ulama > di timur tengah menghalalkan vaksin meningitis. sy tidak bisa pastikan > kebenaran pernyataan ini, karena koran tersebut tidak mencantumkan > referensinya. mungkin bapak ibu bisa bantu mengeceknya... > sekian semoga bermanfaat > assalamu'alaykum > > > --- On Tue, 25/5/10, ary <ary_kin...@...> wrote: > From: ary <ary_kin...@...> > Subject: [assunnah] Re: OOT : Tanya : kepala bayi panas terus. > To: [email protected] > Date: Tuesday, 25 May, 2010, 16:08 > > Wa'alaykum salam warahmatullah, > > Afwan akh abu naufal, alhamdulillah jika antum dikaruniai anak yang sehat dan > menyejukkan hati keluarga. Untuk keluarga yang sudah memiliki lebih dari satu > anak, pasti memahami bahwa setiap anak itu memang uniq dengan karakter > masing2. Ada yang berkarakter aktif, ada yang tenang dlsb. Bukan berarti > karena anak kedua lebih aktif maka gizinya lebih baik dari anak pertama. Dan > anak pertama lebih buruk gizinya karena pembawaannya yang tenang. Itu masing2 > karakter anugerah dari Allah, yang oleh ahli medis disebut gen bawaan. > > Akan tetapi bila melihat dari kasus akh ibnu fauzy, TBC adalah suatu penyakit > yang ditularkan oleh virus. Bisa karena ludah si penderita, atau kontak anak > dengan penderita secara sebentar atau terus menerus. Bisa saja anaknya > berpembawaan aktif, dengan gizi yang baik. Hanya saja qadarullah anak tsb > mungkin kontak dengan penderita TBC. Saya menghargai pilihan antum untuk > menghindari imunisasi. Tetapi tidak untuk memaksakan keluarga lain untuk > melakuka hal yang sama. Imunisasi masih menjadi salah satu cara ikhtiar yang > saya tahu untuk menghindari dari sakit yang disebabkan oleh virus. Bila Antum > sakit disebabkan bakteri ada ikhtiar dengan antibiotik, sakit karena > jamur-pun ada ikhtiar dengan antijamur. Tetapi sampai saat ini belum ada > ikhtiar antivirus selain dari vaksin. Allahu a'lam. Demikian kiranya semoga > maklum, afwan jika kurang berkenan. > > Ummu Abbas ------------------------------------ Website anda http://www.almanhaj.or.id Berhenti berlangganan: [email protected] Ketentuan posting : http://milis.assunnah.or.id/aturanmilis/ Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/assunnah/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/assunnah/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: [email protected] [email protected] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [email protected] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
