Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh,

Barakallahu fiik...ya Anti,

Terima kasih atas masukannya, sebenarnya ana juga sudah tahu akan hal tersebut 
tapi ana sampai kebingungan dan hampir kehilangan kesabaran di dalam mendakwahi 
orang tua ana yang ikut di dalam pengajian tersebut. Ana pernah tanya kepada 
guru mereka mengenai dalil dan hukum apa yang menjadi dasar mereka melakukan 
hal ini, mau tahu jawabannya....guru mereka sendiri tidak bisa menjawab 
pertanyaan ana...disitulah berkali2 ana bilang sama orang tua ana bahwa hal itu 
adalah sesat dan bid'ah karena tidak ada contoh dari Rasullulah dan para 
sahabat serta tabiin tabiut...mudah2an ana selalu kuat di dalam mendakwahi 
orang tua ana dan secepatnya mereka diberikan taufiq dan hidayah oleh Allah 
karena ana tidak ingin orang tua ana selalu berada dalam kesesatan di dalam 
beribadah...Wallahualam...

Jazaakullahu khairan
Abu Khalisa
__________________________
Dari: Vidya f. <[email protected]>
Kepada: [email protected]
Terkirim: Kam, 27 Mei, 2010 15:14:52
Judul: Re: [assunnah] Tanya : Sholawat  Wahidiyah


Wa'alaykumsalam warohmatullahi wabarokatuh..

Bismillah..
Tarekat wahidyah muncul dari kota kediri kedunglo.. Yang membuat sholawat 
wahidyah bid'ah trsebut adalah kyai madjid ma'ruf(tahun 1963). Kyai membuat 
sholawat tersebut mengatakan bermimpi bertemu Rasulullah, maka dibuatlah 
sholawat wahidyah yang katanya untuk menjernihkan hati dan bisa mencapai 
tingkat hakekat, ma'rifat.. Isi sholawat wahidyah meminta pertolongan wali dan 
Rasululullah.. (istilah mereka bertawassul kepada "Ghoutsu hadazzaman" dan 
bertawassul kepada Rasulullah untuk mendekatkan diri kepada Allah)
Setiap hari minggu ada kajian membahas kitab Al Hikam karangan Ibnu 'Arobi. 
Padahal 37 ulama memurtadkan Ibnu 'Arobi diantaranya Syaikh Ibnu Taimiyah dan 
Ibnul Qoyyim Al Jauziyah.

Di depan masjid kedunglo ada kuburan kyai majid ma'ruf.. Dan kuburan tersebut 
selalu dikunjungi pengikutnya dengan bacaan sholawat wahidyah. Tiap ada 
pengajian slalu ada acara tangisan bersama hingga ada yang sampai berteriak 
teriak bahkan ada yang sampai pingsan..
Pengasuh perjuangan sholawat wahidyah yang sekarang adalah Abdul Latif Madjid 
(cucu kyai Madjid Ma'ruf) mewajibkan pengikut-pengikutnya untuk yaumiyah (baca 
tiap hari), usbuiyah (membaca sholawat bersama tiap 1minggu sekali). Ada yang 
bilang pengalaman rohani orang pengamal tidak ikut usbuiyah ada yang merasa 
disentil telinganya oleh kyai (padahal jaraknya jauh).

Keyakinannya bahwa perbuatan makhluk adalah perbuatan Allah itu sendiri.
Banyak memakai hadits-hadits lemah bahkan palsu..
Dan masih banyak lagi pnyimpangan-penyimpangannya..
Afwan, tidak menyertakan dalil-dalil.. Bagi siapa yang mau menambahkan dengan 
dalil-dalil dari Al Qur'an dan As Sunnah.. Tafaddhol..

Ada buku bagus dari Hartono Ahmad Jaiz judulnya Tarekat Tasawuf Tahlilal dan 
Mauludan.. Disana ada sekelumit bahasan tentang tarekat wahidyah..
Semoga bermanfaat..

Wassalamu'alaykum.

Kirim email ke