Wa'alaikumsalam Warahmatullahi Wabarakatuh. Ada buku yang insyaallah dapat menjelaskan perihal yang akhi Deka tanyakan, yaitu "Kisah Dajjal dan Turunnya Nabi 'Isa Alaihissalam untuk Membunuhnya" (terjemahan) oleh Syaikh Nashiruddin al-Albani, penerbit Pustaka Imam Asy-Syafi'i.
Pada buku tsb dijelaskan 4 cara melindungi diri dari fitnah Dajjal (mulai dari hal.34) : 1. Memperbanyak do'a perlindungan dari fitnah dajjal terutama ketika tasyahud akhir sebelum salam 2. Menghafal 10 ayat pertama surat Al Kahfi 3. Menjauh dari Dajjal dan tidak sengaja mendekatinya 4. Berusaha bermukim di Makkah atau Madinah Mengenai no.4 (bermukim di Mekkah atau Madinah) berikut penjelasannya : Ketika Dajjal datang ke kota Nabi, ia akan dihadang oleh malaikat. Namun, ia (dajjal) masih dapat mengguncang-guncangkan penduduknya 3 kali sehingga golongan orang munafik baik laki-laki maupun perempuan akan keluar datang menemuinya. Orang-orang munafik tersebut tidak dapat terlindungi dari Dajjal meski mereka tinggal di kota Nabi. Bahkan mereka keluar menyambutnya kemudian menjadi pengikutnya sebagaimana kaum Yahudi. Sebaliknya, penduduk yang mukmin dan benar dalam keimanannya, di samping terlindung dari fitnah dajjal, sebagian di antara mereka malah ada yg menemu dajjal dan menantangnya sambil berseru di hadapannya : "Inilah Dajjal yang Rasulullah Sholallahu 'Alaihi Wassalam telah mengabarkan tentang kemunculannya melalui hadits-hadistnya..." "Jadi, yang menjadi tolok ukur keselamatan dalam hal ini adalah adanya IMAN dan AMAL SHALIH. Ia merupakan faktor terpenting keselamatan seseorang. Adapun bermukim di tanah kenabian atau lainnya merupakan sebab kedua. Barangsiapa yang tidak memiliki faktor utama, adanya faktor kedua (yang bersifat sekunder) tidak memberi manfaat. Dst.... " (halaman 37.) Kutipannya tidak sama persis ya, silahkan dirujuk kembali ke buku yg saya sebutkan di atas.... Wallahu a'lam. Wassalamu'alaikum, -Ummu Zahra- -------------------------------------------- "Barangsiapa yang meringankan bagi seorang mu'min satu kesusahan di dunia niscaya Allah akan meringankan kesusahannya pada hari kiamat, barangsiapa yang mempermudah kesulitan orang sedang kesulitan niscaya Allah akan mempermudah kesulitannya di dunia dan akhirat, dan barangsiapa yang menutup aib seorang muslim niscaya Allah akan menutup aibnya di dunia dan akhirat, dan Allah akan selalu membantu seorang hamba selama hamba tersebut membantu saudaranya" [HR.Muslim] ------------------------------------------------------------------------- ________________________________ From: Deka Aditia Adam <[email protected]> To: [email protected] Sent: Mon, 14 June, 2010 17:38:23 Subject: [assunnah] Tanya : Perihal kemunculan Dajjal Assalamu'alaikum, Mohon penjelasannya ikhwah fillah Berkaitan dengan perihal kemunculan dajjal di akhir zaman Dari tulisan-tulisan yang saya baca apakah satu satunya jalan selamat dari kemunculan dajjal ini hanyalah dengan bermukim di mekkah dan madinah ? Jazakallah
