From: Deka Aditia Adam
Sent: Mon, 14 June, 2010 17:38:23
Assalamu'alaikum,
Mohon penjelasannya ikhwah fillah
Berkaitan dengan perihal kemunculan dajjal di akhir zaman
Dari tulisan-tulisan yang saya baca apakah satu satunya jalan selamat dari 
kemunculan dajjal ini hanyalah dengan bermukim di mekkah dan madinah ?
Jazakallah
==============

Jawaban ringkasnya silakan baca atikel dari almanhaj, semoga bermanfaat.

KELUARNYA DAJJAL [1]
Oleh
Al-Ustadz Yazid bin Abdul Qadir Jawas
http://www.almanhaj.or.id/content/2470/slash/0
http://www.almanhaj.or.id/category/view/60/page/1

Pemahaman Ahlus Sunnah tentang Dajjal sebagai berikut:

1. Siapakah Dajjal?
Dajjal adalah seorang anak Adam yang mempunyai ciri-ciri yang jelas, 
akan dapat dikenali oleh setiap mukmin apabila ia telah keluar, sehingga mereka 
tidak terkena fitnahnya. Fitnah Dajjal adalah fitnah yang paling
besar di muka bumi.

2. Di Antara Ciri-Ciri Dajjal
Seorang yang masih muda, wajahnya merah, pendek, kakinya bengkok, 
rambutnya keriting, mata sebelah kanannya buta (menonjol keluar) 
bagaikan buah anggur yang mengapung, di atas mata kirinya ada daging 
tumbuh, tertulis di antara kedua matanya: (ك ف ر /كافر (kafir)) dapat 
dibaca oleh setiap Mukmin yang bisa baca tulis dan yang tidak bisa baca 
tulis. Dajjal adalah seorang yang mandul tidak mempunyai anak.

Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:.

مَا مِنْ نَبِيٍّ إِلاَّ وَقَدْ أَنْذَرَ أُمَّتَهُ اْلأَعْوَرَ 
الْكَذَّابَ: أَلاَ إِنَّهُ أَعْوَرُ، وَإِنَّ رَبَّكُمْ لَيْسَ 
بِأَعْوَرَ، مَكْتُوْبٌ بَيْنَ عَيْنَيْهِ: ك ف ر يَقْرَؤُهُ كُلُّ 
مُسْلِمٍ.

"Tidak ada seorang Nabi pun kecuali telah memperingat-kan ummatnya 
tentang Dajjal yang buta sebelah lagi pen-dusta. Ketahuilah bahwa Dajjal
matanya buta sebelah se-dangkan Allah tidak buta sebelah. Tertulis di 
antara ke-dua matanya: ك ف ر / كافر (kafir) -yang mampu dibaca oleh 
setiap Muslim-." [2]

3. Tempat Keluarnya Dajjal
Dajjal akan muncul dari arah timur dari Khurasan (sekarang terletak di 
Iran timur) dengan diiringi 70.000 orang Yahudi Ashbahan (sebuah kota di
tengah Iran). [3]

4. Tempat Yang Dimasuki Dajjal
Dajjal berjalan di muka bumi dengan cepat seperti hujan yang ditiup 
angin, ia masuk ke setiap negeri kecuali Makkah dan Madinah karena 
(kedua kota tersebut) dijaga para Malaikat. Ketika ia tidak dapat masuk 
Madinah, maka kota Madinah berguncang tiga kali, lalu keluarlah orang 
kafir dan munafiq, kaum munafiq laki-laki dan perempuan (keluar) menuju 
Dajjal. [4] Dalam riwayat lain, keluarlah orang munafiq laki-laki dan 
perempuan, dan fasiq laki-laki dan perempuan menuju Dajjal, itulah 
Yaumul Khalash (hari Pembebasan). [5] Di riwayat yang lain, Dajjal tidak
dapat masuk ke empat masjid yaitu:

Masjid al-Haram, Masjid Nabawy, Masjid al-Aqsha, dan Masjid ath-Thuur. 
[6]

5. Keberadaan Dajjal Di Muka Bumi
Dajjal berada di muka bumi selama 40 hari. Sehari seperti setahun, 
sehari seperti sebulan, sehari seperti sepekan, dan sisa-nya seperti 
hari-hari biasa. [7]

6. Fitnah Dajjal
Fitnah Dajjal merupakan fitnah yang paling besar sejak Allah ciptakan 
Adam sampai hari Kiamat. [8] Dajjal membawa dua sungai yang mengalir, 
salah satunya terlihat air putih, dan yang lainnya terlihat api yang 
menyala-nyala, apabila seseorang mendapati hal itu hendaklah ia masuk ke
sungai yang tampak api, pejamkan mata, tundukkan kepala, minumlah! Itu 
adalah air yang sejuk. [9] Dajjal mengaku sebagai rabb, menyuruh hujan 
untuk turun, lalu turun, menyuruh bumi untuk menumbuhkan tanaman, lalu 
tumbuh tanaman, menghidupkan orang mati dan yang lainnya sebagai fitnah 
bagi kaum Muslimin. [10]

7. Dibunuhnya Dajjal
Dajjal akan dibunuh oleh Nabi ‘Isa Alaihissalam di Bab Ludd (suatu desa 
di dekat Baitul Maqdis, di Palestina).  [11]

8. Penjagaan Diri dari Fitnah Dajjal
a. Berlindung kepada Allah dari fitnahnya, setiap selesai dari tasyahhud
akhir setiap shalat.

Sabda Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam

إِذَا فَرَغَ  أَحَدُكُمْ مِنَ التَّشَهُّدِ اْلآخِرِ، فَلْيَتَعَوَّذْ 
بِاللهِ مِنْ أَرْبَعٍ: مِنْ عَذَابِ جَهَنَّمَ، وَمِنْ عَذَابِ الْقَبْرِ،
وَمِنْ فِتْنَةِ الْمَحْيَا وَالْمَمَاتِ، وَمِنْ شَرِّ الْمَسِيْحِ 
الدَّجَّالِ.

“Apabila seseorang di antara kalian telah selesai tasyahhud akhir, maka 
berlindunglah kepada Allah dari empat hal: (1) dari adzab Jahannam, (2) 
dari adzab kubur, (3) fitnah hidup dan mati, serta (4) dari kejahatan 
fitnah al-Masih ad-Dajjal.” [12]

Do’a perlindungan dari fitnah Dajjal yang dibaca setelah tasyahhud akhir
setiap shalat adalah sebagai berikut:

اَللّهُمَّ إِنِّيْ أَعُوْذُ بِكَ مِنْ عَذَابِ جَهَنَّمَ، وَمِنْ عَذَابِ 
الْقَبْرِ  وَمِنْ فِتْنَةِ الْمَحْيَا وَالْمَمَاتِ، وَمِنْ شَرِّ 
فِتْنَةِ الْمَسِيْحِ الدَّجَّالِ.

“Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari adzab Jahannam, dari adzab 
kubur, dari fitnah hidup dan mati, serta dari kejahatan fitnah al-Masih 
ad-Dajjal.” [13]

b. Menghafal sepuluh ayat pertama dari surat al-Kahfi.
Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

مَنْ حَفِظَ عَشْرَ آيَاتٍ مِنْ أَوَّلِ سُوْرَةِ الْكَهْفِ، عُصِمَ مِنَ 
الدَّجَّالِ.

“Barangsiapa yang hafal sepuluh ayat pertama dari surat al-Kahfi, dia 
terjaga dari fitnah Dajjal.” [14]

Pada riwayat yang lain, Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam 
bersabda:

...فَمَنْ أَدْرَكَهُ مِنْكُمْ فَلْيَقْرَأْ عَلَيْهِ فَوَاتِحَ سُوْرَةِ 
الْكَهْفِ فَإِنَّهَا جِوَارُكُمْ مِنْ فِتْنَتِهِ ...

“Barangsiapa di antara kalian yang mengetahui fitnah Dajjal, maka 
bacalah beberapa ayat pada awal surat al-Kahfi, karena sesungguhnya itu 
akan melindungi kalian dari fitnahnya (Dajjal).” [15]

c. Menjauhi tempat fitnah dan tidak mengikutinya.
d. Tinggal di Makkah dan Madinah.

Imam an-Nawawi Rahimahullah  [16] di dalam Syarah Shahiih Muslim 
menukilkan perkataan al-Qadhi Iyadh Rahimahullahj: [17] “Hadits-hadits 
tentang Dajjal merupakan hujjah Ahlus Sunnah tentang keshahihan adanya 
Dajjal. Bahwa ia merupakan sosok tertentu yang dengannya Allah menguji 
para hamba-Nya.”

Allah membekalinya dengan kemampuan untuk melakukan banyak hal, seperti 
menghidupkan mayat yang telah dibunuhnya. Ia (Dajjal) seolah-olah dapat 
menciptakan segala kemewahan dunia, sungai-sungai, Surga dan Neraka, 
tunduknya segala kekayaan bumi padanya, memerintahkan langit untuk 
menurunkan hujan maka terjadilah hujan, memerintahkan bumi untuk 
menumbuhkan tumbuhan, maka tumbuhlah. Semua itu atas kehendak Allah. 
Kemudian ia dilemahkan, sehingga tidak mampu untuk membunuh seorang pun 
juga dan membatalkan perintahnya. Akhirnya terbunuh di tangan ‘Isa bin 
Maryam. Pemahaman ini ditentang dan diingkari oleh Khawarij dan Jahmiyah
serta sebagian dari kaum Mu’tazilah.” [18]

[Disalin dari kitab Syarah Aqidah Ahlus Sunnah Wal Jama'ah, Penulis 
Yazid bin Abdul Qadir Jawas, Penerbit Pustaka Imam Asy-Syafi'i, PO BOX 
7803/JACC 13340A. Cetakan Ketiga Jumadil Awwal 1427H/Juni 2006M]
_________
Footnotes
[1]. Keterangan lebih lanjut lihat an-Nihaayah fil Fitan wal Malaahim 
oleh Ibnu Katsir, Qishshatul Masiih ad-Dajjaal wa Nuzuuli ‘Isa 
Alaihissalam wa Qatlihi Iyyaahu oleh Syaikh Muhammad Nashiruddin 
al-Albani dan Asyraathus Saa’ah oleh Dr. Yusuf al-Wabil (hal. 275-335). 
[2]. HR. Al-Bukhari (no. 7131, 7408), Muslim (no. 2933), Abu Dawud (no. 
4316, 4318), at-Tirmidzi (no. 2245), Ahmad (III/103, 173, 276, 290), 
dari Sahabat Anas bin Malik Radhiyallahu 'anhu. Lafazh yang ada dalam 
kurung milik Muslim dan Ahmad. Lihat Qishshatul Masiihid Dajjaal oleh 
Syaikh al-Albani (hal. 53).
[3]. HR. Muslim (no. 2944), Ahmad (no. 13277) tahqiq Syaikh Ahmad 
Syakir, hadits ini derajatnya hasan, dari Sahabat Anas bin Malik 
Radhiyallahu 'anhu.
[4]. HR. Al-Bukhari (no. 1881), Muslim (no. 2943), Ahmad (III/191, 206, 
238, 292) dari Anas bin Malik Radhiyallahu 'anhu
[5]. HR. Ahmad (IV/338) dan Hakim (IV/543) dari Sahabat Mihjan bin 
al-Adru' Radhiyallahu 'anhu
[6]. HR. Ahmad. Imam al-Haitsamy berkata: “Diriwayatkan oleh Imam Ahmad,
rawi-rawinya shahih.” (Majma’uz Zawaa-id VII/343). Al-Hafizh Ibnu Hajar
ber-kata: “Rawi-rawinya tsiqah.” (Fat-hul Baari XIII/105).
[7]. HR. Muslim no. 2937 (110), Abu Dawud no. 4321.
[8]. HR. Muslim (no. 2946) dari Sahabat ‘Imran bin Hushain Radhiyallahu 
'anhu.
[9]. HR. Muslim (no. 2934 (105)) dari Sahabat Hudzaifah Radhiyallahu 
a'nahu
[10]. HR. Muslim (no. 2937 (110)).
[11] HR. At-Tirmidzi (no. 2244), Ibnu Hibban (no. 1901-Mawaariduzh 
Zham’aan), Ahmad (III/420), dari Sahabat Mujammi’ bin Jariyah al-Anshari
At-Tir-midzi berkata, “Hadits ini hasan shahih.”
[12]. HR. Muslim (no. 588 (130)) dari Sahabat Abu Hurairah Radhiyallahu 
'anhu.
[13]. HR. Muslim (no. 588 (128)) dari Sahabat Abu Hurairah Radhiyallahu 
'anhu
[14]. HR. Muslim (no. 809) dan Ahmad (VI/449) dari Sahabat Abu Darda’ 
Radhiyallahu 'anhu. Hadits ini shahih, lihat Silsilatul Ahaadiits 
ash-Shahiihah (no. 582).
[15]. HR. Muslim (no. 2937 (110)), Abu Dawud (no. 4321) dari an-Nawwaas 
bin Sam’an al-Kilabi Radhiyallahu . Hadits ini shahih, lihat Shahiih Abi
Dawud (no. 3631).
[16]. Nama lengkapnya adalah Yahya bin Syaraf bin Murri bin Hasan bin 
Husain bin Muhammad bin Jum’ah bin Hizam, Abu Zakaria an-Nawawy. Seorang
ahli fiqih dan hadits, lahir tahun 631 H. Di desa Nawa di Suriyah dan 
meninggal dunia tahun 676 H. Beliau adalah seorang yang menguasai ilmu 
hadits, fiqih, bahasa, seorang yang zuhud dan wara. Penulis dari kitab 
Riyaadhus Shaalihiin, Syarah Shahiih Muslim, al-Majmuu’ Syarhul 
Muhadzdzab, al-Adzkaar dan yang lainnya.
[17]. Nama lengkapnya al-Qadhi Iyadh bin Musa bin Iyadh bin ‘Umar 
al-Yahshabi as-Sabti t, seorang Imam yang faqih di negeri Maghrib, lahir
476 H, menjadi Imam di bidang hadits, nahwu, bahasa dan nasab. Menjadi 
Qadhi di negerinya (Sabtah) dalam waktu yang lama, kemudian menjadi 
Qadhi di Granada. Beliau meninggal dunia di Maroko tahun 544 H.
[18]. Syarah Shahih Muslim (XVIII/58).                  


------------------------------------

Website anda http://www.almanhaj.or.id
Berhenti berlangganan: [email protected]
Ketentuan posting : http://milis.assunnah.or.id/aturanmilis/
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/assunnah/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/assunnah/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke