wa'alaikumussalam warahmatullahi wabarakatuhu
bismillah
'afwan akhi, ana cuma bisa bantu sedikit karena keterbatasan ilmu ana,dan mohon 
maaf bila kata2 ana kurang berkenan,. karena ana cuma manusia yg tidak luput 
dari khilaf dan dosa. (mungkin ikhwah yg lain bisa mengoreksi atau menambahkan) 
akh,cinta yg datang sebelum ada tali pernikahan itu bukanlah cinta yg tulus dan 
bukan cinta sejati yg bedasarkan kecintaan kepada Allah. (maaf akhi klau ana 
berkata demikian) kenapa?? sebab kalau akhi benar2 mencintai seseorang karena 
mengharapkan cinta dan ridha dari Allah hal ini tak akan terjadi."Rasulullah 
bersabda “Hendaklah Allah dan Rasul-Nya lebih dia cintai daripada selain 
keduanya.” (HR. Bukhari & Muslim) dan bila akhi benar2 mencintai Allah dan 
Rasul-NYA hendaklah meletakkan cinta akhi kepada wanita tersebut dibawah 
kecintaan terhadap Allah dan Rasul-NYA. pernikahan itu suci akh dan tidak dapat 
dikotori dengan hawa nafsu, ikatan cinta sesungguhnya ada setelah terjadi 
pernikahan akh "“Dari sahabat Ibnu ‘Abbas rodiallahu’anhu berkata: Rasulullah 
shollallahu’alaihiwasallam bersabda: ‘Kami tidak pernah mendapatkan suatu 
ikatan bagi orang yang saling mencintai yang serupa dengan ikatan pernikahan.’” 
(Riwayat Abdurrazzaq, Ibnu Majah, At Thabrany, Al Hakim, Al Baihaqy dan 
dishahihkan oleh Al Albany)

dan bila akhi tetap nekad untuk menikahi wanita tersebut padahal wali/ortu nya 
tidak mengizinkannya maka pernikahannya tidak sah.
 “Tidak sah suatu pernikahan tanpa seorang wali dan dua orang saksi yang adil " 
(HR. Al-Baihaqi) 

“Tidak sah pernikahan kecuali dengan adanya wali” (HR. Abu Dawud)

dan  ingat firman Allah dibawah ini akh :

"Tidaklah patut bagi laki-laki  yang mukmin dan bagi perempuan yang mukminah, 
apabila Allah dan RasulNya telah menetapkan sesuatu ketetapan, akan ada bagi 
mereka pilihan (yang lain) tentang urusan mereka. Dan barang siapa mendurhakai 
Allah  dan RasulNya maka sungguhlah dia talah sesat, kesesatan yang nyata” (Al 
Ahzab : 36).

akh, kalau awal permulaan suatu ibadah sudah terkotori dengan kemaksiatan 
bagaimana dengan akhirannyaa?? kalau awalnya sudah mendapat murka dari-NYA 
bagaimana dg akhirannya???. Islam itu mudah akhi, akhwat yg shalihah itu banyak 
dan yakin akh bila kita ingin menikah karena menyempurnakan 1/2 agamaNYA dan 
didasari ketaatan kepada Allah dan Rasulullah maka insyaAllah akan dipermudah 
oleh Allah Ta'ala. ana tau pasti sangat sangat berat melepaskan "rasa cinta" 
itu karena hati terlalu condong kepadanya. terus perbanyak do'a dan istighfar 
akh. semoga Allah memudahkan jalan akhi untuk menyempurnakan setengah dari 
agama ini. carilah yang baik menurut Allah bukan menurut akhi. (maaf ya 
akh,padahal cuma tanya sah atau tidak nikah tanpa restu orang tua tp ana jwbnya 
malah panjang x lebar x tinggi).

angi ummu shafwan.

  ----- Original Message ----- 
  From: Basuki Rahmad 
  To: [email protected] 
  Sent: Thursday, August 19, 2010 10:48 PM
  Subject: [assunnah] Tentang nikah dan resu orang tua
  Assalamu'alaikum..
  Saya seorang pemuda yang mencintai seorang perempuan, saya dan perempuan itu 
benar-benar saling mencintai, namun dengan masa lalu saya yang buruk dan alasan 
perbedaan status sosial, orang tua perempuan yang saya cintai tidak merestui, 
karena orang tua perempuan itu kaya.
  Namun kami ingin nekat menikah meski tanpa restu orang tua dari fihak 
perempuan tersebut.
  Apakah dengan nekat menikah tanpa restu orang tua tadi bisa sah menurut 
ajaran islam?

  Wassallamu'laikum..

  ---- 
Sent using a Sony Ericsson mobile phone


------------------------------------

Website anda http://www.almanhaj.or.id
Berhenti berlangganan: [email protected]
Ketentuan posting : http://milis.assunnah.or.id/aturanmilis/
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/assunnah/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/assunnah/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke