From: [email protected]
Date: Sat, 29 Jan 2011 02:13:40 +0000
Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuhu,
Seringkali kita jumpai kertas-kertas yang memuat ayat-ayat al quran atau 
hadits, seperti pada selebaran, koran, majalah, dan sebagainya.
Namun, kadang kala, karena keperluan yang mendesak, seperti untuk menjaga 
kerapihan dan kebersihan, kertas - kertas tersebut dibuang.
Lalu, bagaimana hukumnya :
1. Membuang kertas yang memuat ayat quran / hadits.
2. Membuang kertas yang hanya memuat arti dari ayat quran / hadits.
jazakumullahu khairan
>>>>>>>>>>>
 
Supaya tidak ada bagian sisa ayat-ayat alquran berceceran dan akhirnya 
disalahgunakan atau berserakan, maka hendaknya kertas-kertas yang memuat 
ayat-ayat alqur'an (dan juga hadits) dibakar sampai tidak ada berbekas lagi 
huruf-nya. Wallahu 'alam
 
Dibawah ini, saya ringkaskan riwayat membakar naskah mushaf al-qur'an pada 
periode pengumpulannya.
 
PENULISAN AL-QUR’AN DAN PENGUMPULANYA
http://almanhaj.or.id/content/2198/slash/0

...
Dalam kitab Shahih Bukhari [3] disebutkan, bahwasanya Hudzaifah Ibnu Yaman 
Radhiyallahu ‘anhu datang menghadap Utsman Ibn Affan Radhiyallahu ‘anhu dari 
perang pembebasan Armenia dan Azerbaijan. Dia khawatir melihat perbedaaan 
mereka pada dialek bacaan Al-Qur’an, dia katakan : “Wahai Amirul Mukminin, 
selamtakanlah umat ini sebelum mereka berpecah belah pada Kitab Allah Subhanahu 
wa Ta’ala seperti perpecahan kaum Yahudi dan Nasrani!” Utsman lalu mengutus 
seseorang kepada Hafsah Radhiyallahu ‘anhuma : “Kirimkan kepada kami mushaf 
yang engkau pegang agar kami gantikan mushaf-mushaf yang ada dengannya kemudian 
akan kami kembalikan kepadamu!”, Hafshah lalu mengirimkan mushaf tersebut.

Kemudian Utsman memerintahkan Zaid Ibn Tsabit, Abdullah Ibn Az-Zubair, Sa’id 
Ibnul Ash dan Abdurrahman Ibnul Harits Ibn Hisyam Radhiyallahu ‘anhum untuk 
menuliskannya kembali dan memperbanyaknya. Zaid Ibn Tsabit berasal dari kaum 
Anshar sementara tiga orang yang lain berasal dari Quraisy. Utsman mengatakan 
kepada ketiganya : “Jika kalian berbeda bacaan dengan Zaid Ibn Tsabit pada 
sebagian ayat Al-Qur’an, maka tuliskanlah dengan dialek Quraisy, karena 
Al-Qur’an diturunkan dengan dialek tersebut!”, merekapun lalu mengerjakannya 
dan setelah selesai, Utsman mengembalikan mushaf itu kepada Hafshah dan 
mengirimkan hasil pekerjaan tersebut ke seluruh penjuru negeri Islam serta 
memerintahkan untuk membakar naskah mushaf Al-Qur’an selainnya.
....
 


------------------------------------

Website anda http://www.almanhaj.or.id
Berhenti berlangganan: [email protected]
Ketentuan posting : http://milis.assunnah.or.id/aturanmilis/
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/assunnah/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/assunnah/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke