الحمد لله والصلاة والسلام على رسول الله وبعد 
Ana akan coba menjwb satu persatu pertanyaan tsb -wabillahit taufiq-: 

1. Diantara hal-hal di atas, apakah ada yang dibolehkan secara syari'at? JWB: 
Tdk ada yg dibolehkan krn semuanya mrp kebiasaan kaum kuffar. Pdhl kita 
dilarang meniru kebiasaan/syi'ar mrk (HR Abu Dawud; shahih)

2. Bagaimana batasan kita ...? Apa saja yang boleh dan tidak boleh? JWB: 
a.Boleh ziarah kubur non muslim sbg ibrah (pelajaran) semata bhw kita semua 
akan mati sbgmn Nabi صلى اَللّهُ عليه وسلم pernah ziarah kubur ibunya [HR 
Muslim]. b.Tdk blh mendoakan kebaikan ato memhnkn ampun bg mrk. [HR Ahmad, 
shahih]. 

3. Apakah mengucap turut berduka cita atau ta'ziyah ke rumahnya sekedar untuk 
datang termasuk yang dibolehkan? Kalau mengucapkan ucapan 'innalillaahi ..', 
apakah berlaku secara umum? JWB: a.Tdk blh ta'ziyah kpd mrk krn tdk pernah 
dicontohkan Nabi & para shahabat. b. Ta'ziyah mrp hak khusus sesama muslim [HR 
Muslim], begitu pula ucapkan istirja' (إِنَّا لِلّهِ وَ إِنَّا إِلَيْهِ 
رَاجِعُوْنَ).  
4. Bagaimana dengan sikap sedih Nabi terhadap pamannya, Abu Thalib yang 
meninggal dunia? JWB: a.Tdk diragukan Abu Thalib mrp paman Nabi yg bnyk berjasa 
dlm dakwah Islam. Mk sdh sewajarnya beliau sedih. Bukan krn meninggalnya 
semata, tp krn tdk mendpt hidayah اَللّهُ utk msk Islam saat ditalqin. Bnyk 
ayat al-Qur'an yg menyebut "berilah kabar gembira org2 kafir dng adzab neraka" 
[QS Ali Imran: 21; al-Insyiqaq: 24 dll]. Wallahu waliyyut taufiq. 
Powered by Telkomsel BlackBerry®

-----Original Message-----
From: "Najib" <[email protected]>
Sender: [email protected]
Date: Sat, 24 Sep 2011 22:28:22 
Subject: [assunnah] Tanya: Berbela sungkawa kepada nonmuslim?

Bismillah

Mau bertanya kepada penghuni milist as-sunnah yang tahu ilmunya. Ilustrasi 
kasusnya seperti ini:
"Di kampus tempat saya kuliah, ada berita mengagetkan tentang adik kelas yang 
meninggal dunia (usianya baru 20 tahunan). Dia ini nonmuslim dan tinggal 
menunggu/baru saja dilantik menjadi dokter. Saat kami kuliah, doktrin "teman 
sejawat sesama dokter" sangat ditekankan.
Wallahu a'lam, mungkin salahsatunya karena alasan ini, banyak teman2 saya yang 
muslim melakukan hal2 berikut:
- memasang foto orang yang meninggal tersebut atau gambar hitam gelap tanda 
berkabung di display picture BlackBerry-nya
- mengatakan 'RIP (rest in peace) dari...' atau ucapan 'selamat jalan', 'turut 
berbelasungkawa', 'berkabung', dan lain-lain di personal message bb-nya"

Diantara hal-hal di atas, apakah ada yang dibolehkan secara syari'at?
Bagaimana batasan kita sebagai seorang Muslim dalam menyikapi teman kita 
nonmuslim yang meninggal dunia? Apa saja yang boleh dan tidak boleh?
Apakah mengucap turut berduka cita atau ta'ziyah ke rumahnya sekedar untuk 
datang termasuk yang dibolehkan? Kalau mengucapkan ucapan 'innalillaahi ..', 
apakah berlaku secara umum?
Bagaimana dengan sikap sedih Nabi terhadap pamannya, Abu Thalib yang meninggal 
dunia?

Maaf kalau banyak pertanyaan. Mohon jawabannya.
Jazakumullahu khairan
Powered by Telkomsel BlackBerry





------------------------------------

Website anda http://www.almanhaj.or.id
Berhenti berlangganan: [email protected]
Ketentuan posting : http://milis.assunnah.or.id/aturanmilis/
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/assunnah/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/assunnah/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke