wa'alaykumussallam wa rohmatullah wa baarokatuh

Nabi Ibrahim ‘*alaihis salaam* berkata,

رَبِّ هَبْ لِي مِنَ الصَّالِحِينَ

“*Robbi hablii minash shoolihiin” [**Ya Rabbku, anugrahkanlah kepadaku
(seorang anak) yang termasuk orang-orang yang saleh]”*. (QS. Ash Shaffaat:
100). Ini adalah do’a yang bisa dipanjatkan untuk meminta keturunan,
terutama keturunan yang sholeh. Dalam *Zaadul Masiir* (7/71), dijelaskan
maksud ayat tersebut oleh Ibnul Jauzi *rahimahullah*, “*Ya Rabbku,
anugerahkanlah padaku anak yang sholeh yang nanti termasuk jajaran
orang-orang yang sholeh*.” Asy Syaukani *rahimahullah *mengatakan apa yang
dikatakan oleh para pakar tafsir, “*Ya Rabb, anugerahkanlah padaku anak yang
sholeh yang termasuk jajaran orang-orang yang sholeh, yang bisa semakin
menolongku taat pada-Mu*”. Jadi yang namanya keturunan terutama yang sholeh
bisa membantu seseorang semakin taat pada Allah.

Nabi Dzakariya *‘alaihis salaam* berdo’a,

رَبِّ هَبْ لِي مِنْ لَدُنْكَ ذُرِّيَّةً طَيِّبَةً إِنَّكَ سَمِيعُ الدُّعَاءِ

*“Robbi hab lii min ladunka dzurriyyatan thoyyibatan, innaka samii’ud
du’aa’” [Ya Rabbku, berilah aku dari sisi Engkau seorang anak yang baik.
Sesungguhnya Engkau Maha Mengdengar doa]* (QS. Ali Imron: 38). Maksud do’a
ini kata Ibnu Katsir *rahimahullah*, “*Ya Rabb anugerahkanlah padaku dari
sisi-Mu keturunan yang thoyyib yaitu anak yang sholeh. Sesungguhnya Engkau
Maha Mendengar do’a*.” (Tafsir Al Qur’an Al ‘Azhim, 3/54)

Seseorang yang telah dewasa dan menginjak usia 40 tahun memohon pada Allah,

رَبِّ أَوْزِعْنِي أَنْ أَشْكُرَ نِعْمَتَكَ الَّتِي أَنْعَمْتَ عَلَيَّ
وَعَلَى وَالِدَيَّ وَأَنْ أَعْمَلَ صَالِحًا تَرْضَاهُ وَأَصْلِحْ لِي فِي
ذُرِّيَّتِي إِنِّي تُبْتُ إِلَيْكَ وَإِنِّي مِنَ الْمُسْلِمِينَ

*“Robbi awzi’nii an asy-kuro ni’matakallatii an’amta ‘alayya wa ‘ala
walidayya wa an a’mala shoolihan tardhooh, wa ash-lihlii fii dzurriyatii,
inni tubtu ilaika wa inni minal muslimiin” [Ya Rabbku, tunjukilah aku untuk
mensyukuri nikmat Engkau yang telah Engkau berikan kepadaku dan kepada ibu
bapakku dan supaya aku dapat berbuat amal yang saleh yang Engkau ridhai;
berilah kebaikan kepadaku dengan (memberi kebaikan) kepada anak cucuku.
Sesungguhnya aku bertaubat kepada Engkau dan Sesungguhnya aku Termasuk
orang-orang yang berserah diri*] (QS. Al Ahqof: 15). Do’a ini juga berisi
permintaan kebaikan pada anak dan keturunan.

‘*Ibadurrahman* (hamba Allah Yang Maha Pengasih) berdo’a,

رَبَّنَا هَبْ لَنَا مِنْ أَزْوَاجِنَا وَذُرِّيَّاتِنَا قُرَّةَ أَعْيُنٍ
وَاجْعَلْنَا لِلْمُتَّقِينَ إِمَامًا

“*Robbanaa hab lanaa min azwajinaa wa dzurriyatinaa qurrota a’yun waj’alnaa
lil muttaqiina imaamaa” [Ya Rabb kami, anugerahkanlah kepada kami,
isteri-isteri kami dan keturunan kami sebagai penyenang hati (kami), dan
jadikanlah kami imam bagi orang-orang yang bertakwa]*. (QS. Al Furqon: 74)

Al Qurtubhi *rahimahullah* berkata,

ليس شيء أقر لعين المؤمن من أن يرى زوجته وأولاده مطيعين لله عز وجل.

“*Tidak ada sesuatu yang lebih menyejukkan mata seorang mukmin selain
melihat istri dan keturunannya taat pada Allah ‘azza wa jalla.*” Perkataan
semacam ini juga dikatakan oleh Al Hasan Al Bashri. (Tafsir Al Qur’an Al
‘Azhim, 10/333)

Nabi kita *shallallahu ‘alaihi wa sallam* pernah mendo’akan anak Ummu
Sulaim, yaitu Anas bin Malik *radhiyallahu ‘anhuma* dengan do’a,

اللَّهُمَّ أَكْثِرْ مَالَهُ وَوَلَدَهُ ، وَبَارِكْ لَهُ فِيمَا أَعْطَيْتَهُ

“*Ya Allah, perbanyaklah harta dan anaknya, serta berkahilah apa yang engkau
karuniakan padanya.*” (HR. Bukhari no. 6334 dan Muslim no. 2480). Dari sini
seseorang bisa berdo’a untuk meminta banyak keturunan yang sholeh pada
Allah,

اللَّهُمَّ أكْثِرْ مَالِي، وَوَلَدِي، وَبَارِكْ لِي فِيمَا أعْطَيْتَنِي

“*Allahumma ak-tsir maalii wa waladii, wa baarik lii fiimaa a’thoitanii“ *(Ya
Allah perbanyaklah harta dan anakku serta berkahilah karunia yang Engkau
beri).”

Moga dengan lima do’a di atas, Allah menganugerahkan pada kita sekalian
keturunan bagi yang belum dianugerahi dan dikaruniai anak-anak yang sholeh
nan sholehah. *Aamiin Yaa Samii’ud Du’aa’.*



Panggang-GK, 18 Jumadats Tsaniyyah 1432 H (21/05/2011)

www.rumaysho.com

Gilroy Sardjono (Legal Consultant).


Pada 2 Oktober 2011 09:56, M. Nur Hidayat <[email protected]> menulis:

> **
>
>
> Ana mau menambahkan, do'a nabi zakariyya 'alaihissalam,silakan lihat surat
> Ali Imron ayat 38.
> Robbi habli min ladunka dzurriyyatan thoyyiba....
>
> sent from Essex 9650
>  
>

Kirim email ke