From: [email protected]
Date: Wed, 16 Nov 2011 10:30:36 +0700 





Assalamualaikum warohmatulloh wabarokatuh 
Saya ingin menanyakan jika seseorang dalam keadaan sakit dan tidak memungkinkan 
untuk sholat jumat. Apakah kita hanya sholat zhuhur saja? Atau bagaimana?
Regards,
Faisal Ardhani
PT NEC Indonesia
>>>>>>>>>>>
 
SIAPAKAH YANG DIWAJIBKAN SHALAT JUM’AT
Syaikh Al Albani berkata,”Shalat Jum’at wajib atas setiap mukallaf, wajib atas 
setiap orang yang baligh, berdasarkan dalil-dalil tegas yang menunjukkan shalat 
Jum’at wajib atas setiap mukallaf dan dengan ancaman keras bagi 
meninggalkannya.” [8]

Shalat Jum’at diwajibkan kepada setiap muslim, kecuali yang memiliki udzur 
syar’i, seperti: budak belian, wanita, anak-anak, orang sakit dan musafir, 
berdasarkan hadits Thariq bin Syihab dari Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa 
sallam, Beliau bersabda.

الْجُمُعَةُ حَقٌّ وَاجِبٌ عَلَى كُلِّ مُسْلِمٍ فِي جَمَاعَةٍ إِلَّا أَرْبَعَةً 
عَبْدٌ مَمْلُوكٌ أَوْ امْرَأَةٌ أَوْ صَبِيٌّ أَوْ مَرِيضٌ 

"Shalat Jum’at wajib bagi setiap muslim dalam berjama’ah, kecuali empat: hamba 
sahaya, wanita, anak-anak atau orang sakit" [9].
 
Oaarang yang memiliki udzur yang dibenarkan syar’i, termasuk orang yang tidak 
diwajibkan menghadiri shalat Jum’at.[16]

Orang yang mendapat udzur, tidak wajib shalat Jum’at, tetapi wajib menunaikan 
shalat Dhuhur, bila termasuk mukallaf. Karena asal perintah hari Jum’at adalah 
shalat Dhuhur, kemudian disyari’atkan shalat Jum’at kepada setiap muslim yang 
mukallaf dan tidak memiliki udzur, sehingga mereka yang tidak diwajibkan shalat 
Jum’at masih memiliki kewajiban shalat Dhuhur.
 
Selengkapnya baca http://almanhaj.or.id/content/2616/slash/0
Wallahu 'alam

 
 



                                          

Kirim email ke